<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Ruang Keluarga Jakarta</title>
	<atom:link href="http://rujak.org/2009/07/740/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rujak.org/2009/07/740/</link>
	<description>For a Better Jakarta. Everyone is Invited.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jan 2012 09:21:22 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Dian</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/740/comment-page-1/#comment-232</link>
		<dc:creator>Dian</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 05:29:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=740#comment-232</guid>
		<description>Nama proyeknya yang keren: Urban Renewal. 
Jakarta harus di &#039;daur ulang&#039; dengan berbagai konsep dan cara. Proyek2 Urban Renewal yang berhasil untuk kelas dunia; ada di beberapa titik di Bronx - New York; Sao Paulo - Brazil. Kalau yang dua ini biar diurusin/dibahas dan dipikirin para arsitek/urban planner/city planner/master planner dll. 
Buat yang di skala rakyat dan berhasil &#039;ga pake keren2an&#039; ya itu... Stren Kali. 

Usul nih:
DKI c.q. Dinas Tata Kota - kalau mau memperbaiki suatu area; disosialisaikan dulu. Misalnya: 
1. Gambarnya dipasang di daerah tersebut. 
2. Di pasang juga kertas kosong untuk komentar terbuka dan box untuk komentar tertutup. 
3. Pada hari paling padat; urban plannernya disuruh berdiri ditempat itu dan menunggui gambarnya di komentarin publik. 
4. Diberikan setidaknya 3 alternatif dan masyarakat diminta komentar dan diminta memilih secara terbuka.

Dibanyak negara; pola seperti itu sering dilakukan untuk area yang sangat vital dalam kepentingan umum. Sering juga; universitasnya turun panggung. Artinya membuat disain dan turun kelokasi beserta mahasiswanya dan men-sosialisasikan usul &#039;urban renewal&#039;nya langsung dilokasi. 

Mengunjungi Jakarta tanpa dipandu penduduk Jakarta; sangat tidak ramah lingkungan dan tidak ramah turis. yang kelihatan cuma jalan dan mobil. Sangat tidak nyaman. 

Menjadi penduduk Jakarta, yang berkepentingan dengan pemda Jakarta juga tidak nyaman. Tidak ada Community Centre yang membantu masyarakat. 

Sebetulnya kenapa masih tinggal di Jakarta kalau tidak nyaman? Karena sumber penghasilan kan. Berarti Jakarta pajak penghasilannya juga besar sekali. Kemana aja tuh?

Apa yang membuat Jakarta menarik walaupun tidak nyaman? Uang dan Entertainment. Bagaimana caranya supaya bisa membalikkan Uang dan Entertainment ini untuk kepentingan rakyat banyak? Nah ... itu dia persoalannya... 

Mari dipikirkan dan diusulkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nama proyeknya yang keren: Urban Renewal.<br />
Jakarta harus di &#8216;daur ulang&#8217; dengan berbagai konsep dan cara. Proyek2 Urban Renewal yang berhasil untuk kelas dunia; ada di beberapa titik di Bronx &#8211; New York; Sao Paulo &#8211; Brazil. Kalau yang dua ini biar diurusin/dibahas dan dipikirin para arsitek/urban planner/city planner/master planner dll.<br />
Buat yang di skala rakyat dan berhasil &#8216;ga pake keren2an&#8217; ya itu&#8230; Stren Kali. </p>
<p>Usul nih:<br />
DKI c.q. Dinas Tata Kota &#8211; kalau mau memperbaiki suatu area; disosialisaikan dulu. Misalnya:<br />
1. Gambarnya dipasang di daerah tersebut.<br />
2. Di pasang juga kertas kosong untuk komentar terbuka dan box untuk komentar tertutup.<br />
3. Pada hari paling padat; urban plannernya disuruh berdiri ditempat itu dan menunggui gambarnya di komentarin publik.<br />
4. Diberikan setidaknya 3 alternatif dan masyarakat diminta komentar dan diminta memilih secara terbuka.</p>
<p>Dibanyak negara; pola seperti itu sering dilakukan untuk area yang sangat vital dalam kepentingan umum. Sering juga; universitasnya turun panggung. Artinya membuat disain dan turun kelokasi beserta mahasiswanya dan men-sosialisasikan usul &#8216;urban renewal&#8217;nya langsung dilokasi. </p>
<p>Mengunjungi Jakarta tanpa dipandu penduduk Jakarta; sangat tidak ramah lingkungan dan tidak ramah turis. yang kelihatan cuma jalan dan mobil. Sangat tidak nyaman. </p>
<p>Menjadi penduduk Jakarta, yang berkepentingan dengan pemda Jakarta juga tidak nyaman. Tidak ada Community Centre yang membantu masyarakat. </p>
<p>Sebetulnya kenapa masih tinggal di Jakarta kalau tidak nyaman? Karena sumber penghasilan kan. Berarti Jakarta pajak penghasilannya juga besar sekali. Kemana aja tuh?</p>
<p>Apa yang membuat Jakarta menarik walaupun tidak nyaman? Uang dan Entertainment. Bagaimana caranya supaya bisa membalikkan Uang dan Entertainment ini untuk kepentingan rakyat banyak? Nah &#8230; itu dia persoalannya&#8230; </p>
<p>Mari dipikirkan dan diusulkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Marco Kusumawijaya</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/740/comment-page-1/#comment-208</link>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 09:39:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=740#comment-208</guid>
		<description>Tugas Akhirnya Yanaika ada di: http://rujak.org/2009/07/sebuah-tempat-warga-mengenal-jakarta-dan-berpartisipasi-membangunnya/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tugas Akhirnya Yanaika ada di: <a href="http://rujak.org/2009/07/sebuah-tempat-warga-mengenal-jakarta-dan-berpartisipasi-membangunnya/" rel="nofollow">http://rujak.org/2009/07/sebuah-tempat-warga-mengenal-jakarta-dan-berpartisipasi-membangunnya/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Marco Kusumawijaya</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/740/comment-page-1/#comment-207</link>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 09:35:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=740#comment-207</guid>
		<description>iya ya, jadi ingat Gedung Pola. Jadi &quot;demokrasI&#039; tata kota sudah ada di jaman Bung Karno itu. Sekarang lihat ditiru di URA (urban Redevelopment Authority?) Singapura dan kota-kota lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya ya, jadi ingat Gedung Pola. Jadi &#8220;demokrasI&#8217; tata kota sudah ada di jaman Bung Karno itu. Sekarang lihat ditiru di URA (urban Redevelopment Authority?) Singapura dan kota-kota lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: priscilla</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/740/comment-page-1/#comment-206</link>
		<dc:creator>priscilla</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 06:58:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=740#comment-206</guid>
		<description>Dulu kala..
Bung Karno sudah pernah memikirkannya..
lahirlah Gedung Pola
namun.. saat pergantian kepeimpinan republik ini, semua visi turut bergeser..
kini Gedung Pola hanya tinggal nama dan kenangan fisik..
fungsi?
Coba kita lihat proyeknya Yanaika, siap tahu ada yang baru :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu kala..<br />
Bung Karno sudah pernah memikirkannya..<br />
lahirlah Gedung Pola<br />
namun.. saat pergantian kepeimpinan republik ini, semua visi turut bergeser..<br />
kini Gedung Pola hanya tinggal nama dan kenangan fisik..<br />
fungsi?<br />
Coba kita lihat proyeknya Yanaika, siap tahu ada yang baru <img src='http://rujak.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wike</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/740/comment-page-1/#comment-195</link>
		<dc:creator>Wike</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 02:47:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=740#comment-195</guid>
		<description>sepertinya kita perlu NUKLIR untuk membangun ulang Jakarta... hahaha...
*meskipun gak mungkin...* ^__^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sepertinya kita perlu NUKLIR untuk membangun ulang Jakarta&#8230; hahaha&#8230;<br />
*meskipun gak mungkin&#8230;* ^__^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Inisiatif dan Partisipasi Warga &#171; Rujak</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/740/comment-page-1/#comment-168</link>
		<dc:creator>Inisiatif dan Partisipasi Warga &#171; Rujak</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 13:40:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=740#comment-168</guid>
		<description>[...] Bersama adalah gerakan mengadakan perumahan oleh inisiatif dan untuk  kelompok warga kota biasa. Ruang Keluarga Jakarta adalah ulasan tentang pelayanan publik di Jakarta. Jakarta Tiga Masa adalah tugas akhir Yanaika [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Bersama adalah gerakan mengadakan perumahan oleh inisiatif dan untuk  kelompok warga kota biasa. Ruang Keluarga Jakarta adalah ulasan tentang pelayanan publik di Jakarta. Jakarta Tiga Masa adalah tugas akhir Yanaika [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

