Rujak Answers

Lirik Lagu Iwan Fals tentang Jakarta

by Marco Kusumawijaya, 25.12.2009

Iwan Fals, 26 Juli 2009

Iwan Fals bersama editor Rujak, 26 Juli 2009, pada TEDxTalk di Kemang

Redaksi menerima lirik lagu Iwan Fals tentang Jakarta!
Semua koleksi lirik lagu-lagu tentang Jakarta yang Anda telah kirimkan ada di sini.
Lagu apa lagi yang Anda ingat? Mohon tuliskan lirik yang Anda ingat pada kotak komentar di bawah ini. Boleh ingat sebagian, kalau tidak seluruhnya.
Terima kasih!


Topics: | Agent of Change: none

13 Responses to “Lirik Lagu Iwan Fals tentang Jakarta”

  1. Deddy duke says:

    Ke jakarta akuuu kan kembaliiiiiii..
    Walaupun apa yang kan terjadi …( terjadi banjir,terjadi penggusuran, phk dan lain lain)

    Disana rumahku..

  2. Nana Firman says:

    LENGGANG JAKARTA

    Lenggang Lenggok Jakarta
    Bagai Pinggul Gadis Remaja
    Setiap Pandangan Slalu Menatap
    Penuh Harapan Untuk Menjamah

    Lenggang Lenggok Jakarta
    Suka Membuat Orang Lupa
    Terpikat Oleh Manisnya Cerita
    Mudah Jadi Jutawan Di Sana

    Ribuan Mimpi-mimpi Ada
    Menggoda Mereka
    Jangankan Cari Surga Dunia
    Neraka Dunia Pun Ada

    Lenggang Lenggok Jakarta
    Jadi Simbol Maju Usaha
    Tak Kurang Banyak Juga Yang Kecewa
    Akhirnya Cuma Buang Waktu Saja

    Artist : Andi Meriem Matalatta
    Composer : Harry Sabar

  3. marco kusumawijaya says:

    Dedy, Nana, terima kasih. Siapa menyusul? Ditunggu lirik lagi Jakarta yg Anda ingatM

  4. Cak2 says:

    Aah….! Nya’ banjir!

    Jakarta kebanjiran, di Bogor angin ngamuk
    Ruméh ané kebakaran garé-garé kompor mleduk
    Ané jadi gemeteran, wara-wiri keserimpet
    Rumah ané kebanjiran gara-gara got mampet

    Aa~ti-ati kompor meledug
    Aa~ti ané jadi dag-dig-dug (heh.. jatuh duduk)
    Aa~yo-ayo bersihin got
    Jaa~ngan takut badan blépot

    Coba enéng jangan ribut, jangan padé kalang kabut

    Aarrrgh!!…

    -Kompor Meledug, Benyamin S.

  5. dhika says:

    Gang kelinci…

    Jakarta kota ku indah dan megah
    di situlah aku di lahirkan
    rumahku di salah satu gang
    namanya gang kelinci
    entah apa sampai namanya kelinci
    mungkin dulu kerajaan kelinci
    karena manusia bertambah banyak
    kasihan kelinci terdesak

    sekarang rumahnya berjubel
    oh…padat penghuninya
    anak-anak segudang
    krudak… kruduk…
    kayak kelinci

    kami semua hidup rukun dan damai
    hanya satu yang aku herankan
    badanku bulat tak bisa tinggi
    persis kayak anak kelinci

  6. tantiahariyani says:

    Ado kasian yeng mama
    Jauh-jauh merantau
    mancari hidup mama
    nasib tidak beruntung
    Siang dan malam yeng mama
    Jalan kesana kemari
    Sanak saudara mama
    semua tidak peduli

    Sapa suru datang Jakarta
    Sapa suru datang Jakarta
    Sandiri suka, sandiri rasa
    Eh doe sayang

    Sungguh tiada kuduga aah…
    Hidup akan merana
    Tinggalkan kampung desa
    dapatkan gubuk di kota

    -melky goeslaw

  7. Marco Kusumawijaya says:

    Terima kasih Tantia Hariyani dan Dhika

  8. sarjono says:

    Sebagai sebuah kota metropolis, kesadaran warga jakarta terhadap kotanya memang masih memprihatinkan. Dari jutaan lagu yg keluar per tahun.. satu aja nggak ada yg bawa-bawa jakarta. Padahal lumayan bagus buat City Promotion ya Pak.

    Kita tahu, setiap perayaan tahun baru kota New York biasanya memperdengarkan lagu “New York – New York” nya Louis Amstrong. Kenapa jakarta ga punya ya..?

    Salam kenal Pak Marco, tetap berjuang untuk Jakarta yang lebih baik.

  9. Tjahyadi says:

    Ada lagu tentang jakarta, saya lupa judulnya, tapi kata-kata yg saya ingat adalah :

    Inilah jakarta ….

    Ada kata-kata Perancisnya…
    dansez avec moi

    …. London, paris, new York

    Saya juga pengin tahu Judulnya, klo ada yg tahu, sukur -punya , bisa upload di : Youtube

  10. balibul says:

    Lintas Melawai – Gito Rollies

    gimana kalo kita tambahin juga puisi tentang jakarta

    1. Silakan, jika ada puisi menarik tentang Jakarta, sekalian mohon dibagi.

  11. sendaljepit says:

    Iwan Fals banyak sekali deh yang lagunya bertutur tentang Jakarta…

    Berkacalah Jakarta

    Langkahmu cepat seperti terburu
    Berlomba dengan waktu
    Apa yang kau cari belumkah kau dapati
    Diangkuh gedung gedung tinggi

    Riuh pesta pora sahabat sejati
    Yang hampir selalu saja ada

    Isyaratkan enyahlah pribadi

    Lari kota Jakarta lupa kaki yang luka
    Mengejek langkah kura kura
    Ingin sesuatu tak ingat bebanmu
    Atau itu ulahmu kota

    Ramaikan mimpi indah penghuni

    Jangan kau paksakan untuk berlari
    Angkuhmu tak peduli
    Luka di kaki

    Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari
    Bila luka di kaki belum terobati
    Berkacalah Jakarta

    Lari kota Jakarta lupa kaki yang luka
    Mengejek langkah kura kura
    Ingin sesuatu tak ingat bebanmu
    Atau itu ulahmu kota

    Ramaikan mimpi indah penghuni

    Jangan kau paksakan untuk berlari
    Angkuhmu tak peduli
    Luka di kaki

    Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari
    Bila luka di kaki belum terobati
    Berkacalah Jakarta

    Ada beberapa lagi (Googling saja lirik lengkapnya ya :)
    - Sore Tugu Pancoran
    - Ujung Aspal Pondok Gede
    - Kontrasmu Bisu

  12. sendaljepit says:

    Lagu-lagu Iwan Fals tentang Jakarta kayaknya selalu bernada pesimis ya? Kayak yang ini..

    Lagu Dua (album Hijau – 1992)

    Jakarta sudah habis
    Musim kemarau api
    Musim penghujan banjir

    Jakarta tidak bersahabat
    Api dan airnya bencana
    Entah karena kebodohan kecerobohan
    Atau keserakahan

    Jakarta sudah habis
    Diatasnya berdiri bangunan bangunan industri
    Disekitar bangunan bangunan itu
    Bangunin bangunin memproduksi belatung

    Jakarta sudah habis
    Warna tanahnya merah kecoklat coklatan
    Mirip dengan darah
    Mirip dengan api
    Mirip dengan air mata

    Tanah Jakarta sedang gelisah
    Jangan lagi dibuat marah
    Tanah Jakarta sedang gelisah
    Jangan lagi dibuat marah

    Jakarta sudah habis
    Dijalan jalan marah ( Dijalan )
    Dijalan marah marah
    Dirumah rumah marah ( Dirumah )
    Dirumah marah marah
    Apa enaknya ?

    Jakarta sudah habis
    Empat puluh persen rakyatnya
    Beli air dari PAM
    Sisanya gali sendiri

    Persoalannya gali pakai apa ?
    Tentu saja gali pakai duit
    Duitnya terbuat dari air mata asli

    Jakarta sudah habis

    Sebentar lagi kita akan menjual
    Air mata kita sendiri
    Karena air mata kita
    Adalah air kehidupan

    Jakarta sudah habis
    Tetapi Indonesia bukan hanya Jakarta

    Jakarta
    Jakarta

    Cuma enak buat cari duit
    Nah kalau duit sudah punya
    Hijrah saja
    Hijrah saja
    Hijrah saja
    Hijrah saja

    Tanah Jakarta sedang gelisah
    Jangan lagi dibuat marah
    Tanah Jakarta sedang gelisah
    Jangan lagi dibuat marah

    Jakarta
    Jakarta
    Jakarta
    Hijrah saja

    Jakarta sudah habis
    Musim kemarau api
    Musim penghujan banjir

    Jakarta tidak bersahabat
    Api dan airnya bencana
    Entah karena kebodohan kecerobohan
    Atau keserakahan

    Jakarta sudah habis
    Jakarta sudah habis

Leave a Reply