Previous Next

Dari balkon tanpa gossip, di tepian Mekong

13/09/2012 By Elisa Sutanudjaja

Teksdanfoto:RikaFebriyani

Hujantakturunderasdansebentarsaja.Jalan-jalanpenasarantakperluberhenti.Pencakarlangitbelumterlintasi,atausayatakmengingatnya.Sepanjangjalan,bangunanbertingkatempatmenjadiraja.Merekaterusmenjajar,sepertitanpaujung.

Ibukotaini,meskilebihluasdariJakarta,bukankotabesar.WargayangsayatemuicenderungmengidentifikasikankotamerekainidenganJogjakarta.“Duakotainimemilikikesamaan,meskiletaknyaberjauhan*”kataVamnakSeng,arsitekdanurbanplannerPhnomPenh.Dilainkesempatan,fotograferPhnomPenh,CheaPhal,berkomentar“SayatidaksukakotabesarsepertiJakarta.SayainginmengunjungiJogjakarta,danbanyaktemanyangmerekomendasikannya.”Agaknya,diantaramereka,telahtersiarkedekatankarakterantaraPhnomPenhdanJogjakarta.

KotaPhnomPenhmemilikiluas + 678km2.Beberapajalanutamamembelahkotadanhanyajalan-jalaniniyangdisebutdengannama.Misalnya,NorodomBoulevard,MonivongBoulevard,MaoTseTungBoulevard,jugaMonirethBoulevard.Sedangkahruasjalanlaindiberiangka,misalnyast178(jalan178),st252,danlainnya.Gedung-gedungpemerintahdanperkantoranmengisijalan-jalanutama,kebanyakantidakdibangunberpuluhlantai.Padabanyakbangunan,gayaarsitekturPerancis–Khmermasihterasamelekat.Walausepertidikota-kotalain,gedungberlapiskacatakketinggalanunjukdiri.Dan,yangpalingmembuatmatasayaterbelalakadalahderetanbalkon.

Sipenyambut

Balkonmerupakanteraslantaiataspadabangunanbertingkat.DiPhnomPenh,terutamadipusatkota,modelhunianrumahtoko(ruko)menjadiandalan.Saturukotersusundaritigahinggaempatlantaikeatas,dansetiaplantaiatastersebutmemilikibalkon.Setiaprukoberdampingansatusamalain,sehinggabukanrukosajayangmemenuhikotaberpenduduk2jutajiwaini,tapijugaribuanbalkon.

Sayabayangkanbermacamgayadanaktivitaswargatermuatdidalamsusunanbalkontakterhinggaini.Apasajayangmungkinterjadidaribalikjemurandantanamanhias.Mulaidaripertukaraninformasidangosip,transaksibisnis,tawar-menawar,percecokkan,aksicari-cariperhatian,hinggaperselingkuhan.MenurutVamnakSeng,rukodibangunpertamakalioleh developer dariVietnam.SejarahmemangmencatatVietnammendudukiKambojadari1978hingga1990-an.

Hinggakini,konsepdanbangunanrukomasihdipertahankan,malahmungkinyangdianggappalingcocokbagiwargadikotatepisungaiMekongini.Sepertikonseprukoyangkitakenal,kegiatanniagadankomersialberadadilantaidasar,sedangkanperuntukkanhuniandilantaiatas.Demikian,adasatu-dualantaiatasyangdifungsikansebagaikafe,salon,ataugaleri.Merekamenampakkannyadenganmemasangpapannamaatauaksentertentudibalkon.

Ruko-rukobarupunterusdibangunhinggapinggirankota.Memang,jarangada developer yangmembangunperumahan,sepertidiBintaroatauSerpong.Adayangmencobamembangunapartemenberlantai30,hasilnyatampakkosongtakberpenghuni.Sayangnya,dipinggirankota,ruko-rukokelihatannyatakbegitudiminati.Kebanyakanwargamemilihmenghunirumahberpagartinggi.Padapinggiranrawa,masihditemuirumahyangmenyerupairumahpanggung,rumahkhassukuKhmer.Rumahmodelinisudahterbilanglangka,meskisebagianbesarpendudukadalahsukuKhmer,danPhnomPenhterbilangkotayangrawanbanjir.

 

Kabel-kabelmenjulur

Siapayangmenghunilantaiatas,belumtentupemilikdarikegiatankomersialyangadadilantaidasar.Pemilikrukoumumnyamenyewakanlantaiperlantai,bukansatuunitkeseluruhan.Iuranlistrik,air,danteleponmenjaditanggunganpenyewa,menurutjumlahpemakaianpadameteran.Setiaplantaidideretanrukoinimemilikimeteranmasing-masing,yangdisambunglangsungdaritianglistrikterdekat.Takheran,jikakotainidilewatitumpukkankabel-kabelyangrautnyabagairambutkusut.

“Sayadibesarkandenganpengetahuantentangbahayamenyentuhkabellistrikatauberadadidekatnyasaathujan,tapidisinihal-halitutidakterjadi”tuturEmikoStock,penelitisosialyangsudahbelasantahunmenetapdiPhnomPenh.

Memangmudahmenemukankabel-kabellistrikterputusbegitusajadanmenjuntaiketrotoar.Tampaknyaperhatianpemerintahsetempattakseberapabesar.Dibeberapapenggaljalan,kabel-kabelmalahmenggantungterlalurendahsehinggamudahmenyentuhsiapasajayangmelintasdibawahnya.Demikiandalamkeseharian,Emikomengakutakadakejadianwargatewaskesetrumkabel-kabellistrikini,sepertiterjadidiJakartawaktulalu.“Kecualipada WaterFestival 2010,lebihdari300orangtewas,sebagiankarenakesetrum.”lanjutnyamenyesali.

Takadaketeranganpasti,apakahkabellistriknanruwetitumengalirkanenergikeparapenggunasesuaiprosedur?BerkacadariJakarta,seringpedagangditrotoardanpemukiminformalmengambilenergilistrikdenganmenyambungkankabeltanpasepengetahuanPLN,ataudenganmembayarpetugasPLNtapitidakberarti‘membayar’kePLN,ataubisajugatercatatsecararesmisebagaipelangganPLNtetapitidakmemilikiizinpemilikandanpenggunaanlahansecararesmi.DiPhnomPenh,halserupaagaknyajugaterjadi.

Banyakkabeldaritianglistrikmengarahkebangunan-bangunantuayangdifungsikansebagaitempathunian.Penghunianbangunantuainidilakukansepenuhnyaataskehendakwarga.Misalnya,disebuahgerejatuabernama TheChapeloftheSistersofProvidenceHospice,adapuluhankeluargatelahbermukimbelasantahun.Berdasarkankesepakatandiantaraparapenghuni,ruangdalambangunantelahdisekat-sekatmenjadipetak-petakpemukiman.Merekamendapataliranlistrik,walaubelumtentumemilikidokumenpenggunaanataupemilikanlahantersebut.

 

Senjapenuhaksi

Dengankenyataansebagianbesarwargatidakmemilikihalamanrumah,makasayamengganggapbalkonmenjadisuatupenggantihalaman.Sebab,sesuaikapasitasruang, sulitbagimerekayangtinggaldilantaiatas,maupunyangtinggaldibangunantua,untukmenikmatihalaman.Nyatanya,wargaPhnomPenhpunyacaralain.

“Orang-orangPhnomPenhsenangkelilingkota,bersamateman,keluarga,ataupacar,naiksepeda,motor,atautuk-tuk.Biasanyamerekaberhentidisatutamanuntukbercengkramadanberkumpulbeberapasaat,lalupindahketamanlain,danbegituseterusnyasampaisekitarjam8malam”tuturGabrielFauveaud,mahasiswadanpenelitigeografidenganlokasistudidiPhnomPenh.

Beberaparuasditengahjalan-jalanutama,terdapatruangterbukaberupajalurpedestrianmemanjangmengelilingitaman.LuasnyabisamencapailimakaliTamanMentengdiJakarta.Setiapsore,takterhitungwargayangberolahragadanbercengkrama.Bahkanadayangmembawa tape, menyetelmusikkeras-keras,danmenari-narisambilbersenamria.Siapapunyangmelintasbisasegerabergabungdengangerakanberiramaini.TempatyangjugatakkalahdiminatiadalahtepiansungaiMekong.Jalurpedestrianterbentangberkilometerdanmampumengakomodasiwargaberjalansantai,jogging,bersepeda,bermainbola,atausekedardudukmemandangsungaiyanglebarnyaberkalilipatdariCiliwung.

Jikakedaidapatdikatakansebagairuangterbuka,meskiberbayar,makatempatinijugamenjadikesukaanwarga.Kebanyakankedaidibanyakruasjalanterlihatdiperuntukkanbagipriasetengahbaya.Merekadatanguntukbermaincatur,menontonacaradilayartelevisi,atausekedarramai-ramaiberbincangsantai.Tapi,taksedikitkedaiyangmenyasarkalanganselainpria-priaini.Misalnyakedai–kedaidijalan214danjalan51,yanglebihbanyakdikunjungimahasiswa,muda-mudikelasmenengah,danwargaasing.Selebihnya,bisadikatakantaksulitmenemukantempat kongkow diPhnomPenh,apalagidisepanjangsungaiMekong,tepatdiseberangjalurpedestrian.

“PhnomPenhkinimemang berbedadari10tahunlalu.Dulurawankejahatan,sekarangsudahaman”kataseorangsupirtaksi.

 

Parapenghunibalkon

Sekitartahun1990-an,wargaPhnomPenhkembalikepusatkota,setelahbertahunsebelumnyaterpaksamengungsiakibatperang.Masaperalihanituterbilangrawanpencuriandanperampokkan.Akibatnya,hargasewalantaiteratasmenjadipalingmahal,sebabdianggaplebihamankarenasulitdijangkaupelakukejahatan.Kini,keadaanberbalik.Kondisiyangrelatifsemakinaman,membuathargasewadilantaiatassemakinturun.Semakinmudahaksesdariperingkatlantaikelingkungansekitar,semakinmahalhargasewa.Lantaiterbawahkiandiminati,kebanyakanwargapuntinggaldilantaiduadantiga,daripadadilantaiempat.

Tandapalingumumdariadanyapenghuniadalahtanamandanjemurandibalkon.Tapi,diantararibuanbalkon,tidakmudahmenemukanbalkonberperangkatkursidanmeja,apalagipenghuniyangduduk-duduksantai.“OrangPhnomPenhkurangsukaduduk-dudukdibalkon.Umumnyabalkondigunakanuntukmenjemurpakaiandanmeletakkantanaman”kataPreamChap,dosensosiologidiSvayRiengUniversity.

WargatepiansungaiMekonginimemangsenangmengisisenggangditempatterbukadaripadadiareaprivat.Berbagaiceritatentangdandiantaramereka,sepertinyatersampaikandantersebarditempatumumdaripadadiribuanbalkon.Keinginansayauntukmengamatiaksiseisikotalewatribuanbalkon,mestipupusolehkenyataanini.KenyataanbahwahalamanrumahbagipenghuniPhnomPenh,bolehjadi,adalahkotaitusendiri.***

*KutipandarinarasumbertelahditerjemahkanpenulisdariBahasaInggris.

 

One thought on “Dari balkon tanpa gossip, di tepian Mekong

  1. Pingback: Rika Febriyani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *