<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rujak &#187; GreenLifeStyle</title>
	<atom:link href="http://rujak.org/category/agents/greenlifestyle/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rujak.org</link>
	<description>For a Better Jakarta. Everyone is Invited.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 09:55:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Bagaimana Mengatasi Macet?</title>
		<link>http://rujak.org/2010/12/bagaimana-mengatasi-macet/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/12/bagaimana-mengatasi-macet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 03:21:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[GreenLifeStyle]]></category>
		<category><![CDATA[Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2596</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi&#8230;.. Banyak warga kota yang berpikir bahwa cara untuk mengatasi kemacetan jalan adalah dengan melebarkan ruas jalan (yang untuk mobil). Padahal prinsip ini sama saja dengan mengatasi masalah berat badan dengan menggunakan celana yang lebih besar, yang justru akan membuat yang bersangkutan makan lebih banyak hingga celana terasa sempit lagi, lalu kemudian diganti lagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/12/car-bus-bicycle.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2605" title="car-bus-bicycle" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/12/car-bus-bicycle.jpg" alt="" width="468" height="313" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/12/busway-map.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2603" title="busway map" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/12/busway-map.jpg" alt="" width="423" height="423" /></a></p>
<p>Selamat pagi&#8230;..</p>
<p>Banyak warga kota yang berpikir bahwa cara untuk mengatasi kemacetan jalan adalah dengan melebarkan ruas jalan (yang untuk mobil).<br />
Padahal prinsip ini sama saja dengan mengatasi masalah berat badan dengan menggunakan celana yang lebih besar, yang justru akan membuat yang bersangkutan makan lebih banyak hingga celana terasa sempit lagi, lalu kemudian diganti lagi dengan celana yang lebih longgar.<br />
Begitu seterusnya&#8230;..Tak habis-habisnya, sampai ahan kota habis untuk bikin jalan?<br />
<em><br />
Lalu bagaimana dong caranya mengatasi kemacetan?</em></p>
<p>Di tautan ini terdapat dua materi presentasi konferensi pers koalisi warga Jakarta mengenai pembangunan jalan layang Antasari &amp; Casablanca.<br />
<a href="http://greenlifestyle.or.id/files" target="_blank">http://greenlifestyle.or.id/files</a></p>
<p>Di dalamnya terdapat beberapa data, fakta, contoh inspirasional dari kota lain, ilustrasi dan foto tentang masalah transportasi.<br />
Walau banyak data mengenai jakarta, tapi dijamin banyak hal yang berguna juga bagi warga di kota-kota lain.<br />
Slide-side presentasi tersebut bisa membantu <em>GLers</em> utk membandingkan kota tempat tinggalnya, apatah walikotanya sudah tepat menata kotanya, atau justru berpotensi mengalami kemacetan seperti Jakarta di kemudian hari.</p>
<p>Bagi yang punya data dan informasi menarik lain tentang transportasi kota: yuk dibagi ke khalayak ramai, supaya data jadi lebih bermanfaat.</p>
<p>salam,<br />
melly, <a href="mailto:greenlifestyle@googlegroups.com">greenlifestyle@googlegroups.com</a><br />
<span style="color: #888888;"> </span></p>
<div><span style="font-family: Georgia; line-height: 15px;"><br />
</span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/12/bagaimana-mengatasi-macet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kompetisi Blog &amp; Facebook</title>
		<link>http://rujak.org/2010/03/kompetisi-blog-facebook/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/03/kompetisi-blog-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 16:42:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agents for Change]]></category>
		<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[GreenLifeStyle]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=1787</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini terlihat kampanye &#8216;green&#8217; ada dimana-mana. Tapi, apa iya ada orang-orang yg sudah mengubah gaya hidupnya menjadi lebih ramah lingkungan? Atau jangan-jangan lebih banyak orang yang terjebak pada perilaku NATO alias No Action, Talk Only. Jika kalian termasuk orang-orang yang sudah mulai mengubah gaya hidup sehari-harinya atau terinspirasi dari orang lain utk ikut mengubah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Akhir-akhir ini terlihat kampanye &#8216;green&#8217; ada dimana-mana. Tapi, apa iya ada orang-orang yg sudah mengubah gaya hidupnya menjadi lebih ramah lingkungan? Atau jangan-jangan lebih banyak orang yang terjebak pada perilaku NATO alias <em>No Action, Talk Only</em>.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Jika kalian termasuk orang-orang yang sudah mulai mengubah gaya hidup sehari-harinya atau terinspirasi dari orang lain utk ikut mengubah gaya hidupnya, dan kalian punya blog atau FB, ayo jangan sungkan-sungkan utk berbagi cerita &amp; inspirasi di dalam KumKum Blog Competition.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Tenggat waktu pengumpulan tulisan tgl <strong>30 Maret 2010.</strong></div>
</div>
<p>******************************</p>
<div>
<h2>Kumkum Blog Competition</h2>
<p>Sebagai rangkaian dari acara <a href="http://kumkum.dagdigdug.com/" target="_blank">KumKum</a> pada tanggal <strong>17-18 April 2010</strong>, <strong>Dagdigdug.com </strong>bekerjasama dengan <a href="http://www.greenlifestyle.or.id/" target="_blank"><strong>Komunitas GreenLifestyle</strong></a>, menyenggarakan sebuah kompetisi blog. Pemilik  blog diminta untuk membuat tulisan mengenai :</p>
<ul type="disc">
<li>Pengalaman penulis ketika mempraktekkan <strong>gaya hidup hijau</strong>; ATAU</li>
<li>Pendapat penulis ketika melihat orang lain yang mempraktekkan <strong>gaya hidup hijau</strong></li>
</ul>
<h2>Apa sih gaya hidup hijau yang  dimaksud?</h2>
<p>Ada banyak sekali contoh gaya hidup hijau  yang dapat diterapkan, namun untuk kontes kali ini akan dibatasi dalam <strong> 4 tema</strong> saja, yaitu:</p>
<ol>
<li><strong>Upaya untuk hemat listrik</strong> (misal: menggunakan timer pada peralatan elektronik, mengganti lampu bohlam dengan lampu CFL, mengurangi jam nonton tv/main PS, ikut berpartisipasi dalam Earth Hour, dll)</li>
<li><strong>Menggunakan transportasi ramah lingkungan</strong> (misal: jalan kaki, naik sepeda/becak, naik angkutan umum, naik otopet, pakai skateboard, naik gerobak/rakit, dsb).</li>
<li><strong>Upaya mengurangi penggunaan kantong kresek</strong> (misal: barang belanjaan dimasukkan ke dalam tas yang sedang dibawa, memilih tidak jajan karena lupa bawa tas kain atau kotak makan, dll)</li>
<li><strong>Kegiatan mengurangi sampah kering</strong> (bisa sampah kertas, sampah air kemasan, kotak styrofoam, sampah kemasan produk, sampah kertas, dll).</li>
</ol>
<p>Beberapa contoh praktek gaya hidup hijau  bisa dilihat di: <strong><a href="http://www.greenlifestyle.or.id/tips" target="_blank">www.greenlifestyle.or.id/tips</a></strong></p>
<p><em><strong>Harapannya, tulisan-tulisan ini bisa menjadi inspirasi atau ide bagi orang lain yang membacanya, sehingga tergerak untuk ikut menerapkan hal yang sama.</strong></em></p>
<p>Info lengkap mengenai syarat &amp; ketentuan bisa disimak di:  <strong>http://kumkum.dagdigdug.com/kompetisi-blog/</strong></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/03/kompetisi-blog-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sayembara Prakarsa Mayarakat untuk Kota Lestari</title>
		<link>http://rujak.org/2009/12/prakarsa-mayarakat-untuk-kota-lestari/</link>
		<comments>http://rujak.org/2009/12/prakarsa-mayarakat-untuk-kota-lestari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 07:28:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[GreenLifeStyle]]></category>
		<category><![CDATA[Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[collaboration]]></category>
		<category><![CDATA[inisiatif warga]]></category>
		<category><![CDATA[lestari]]></category>
		<category><![CDATA[sustainability]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=1427</guid>
		<description><![CDATA[Prakarsa Masyarakat untuk Kota Lestari adalah sayembara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Tata Ruang, Departemen Pekerjaan Umum, bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kota Lestari yang sebagian anggotanya adalah pendiri rujak.org. Tanggal 21 Desember 2009 Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, menyerahkan piagam dan plakat kepada enam pemenang dari seluruh 46 proposal yang diajukan. Seluruh proposal yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1428" class="wp-caption aligncenter" style="width: 614px"><img class="size-full wp-image-1428" title="20761_220594216830_591556830_3628994_6788462_n" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/12/20761_220594216830_591556830_3628994_6788462_n.jpg" alt="Forum Hijau Bandung, salah satu pemenang sayembara Prakarsa Masyarakat untuk Kota Lestari, bersama dua anggota dewan juri, Yuyun Ismawaty (pemenang Goldman Prize untuk lingkungan, 2009), dan Marco Kusumawijaya, editor Rujak.org " width="604" height="453" /><p class="wp-caption-text">Forum Hijau Bandung, salah satu pemenang sayembara Prakarsa Masyarakat untuk Kota Lestari, bersama dua anggota dewan juri, Yuyun Ismawaty (pemenang Goldman Prize untuk lingkungan, 2009), dan Marco Kusumawijaya, editor Rujak.org. Foto: Tripod, Forum Hijau Bandung, 21 Desember 2009</p></div>
<p>Prakarsa Masyarakat untuk Kota Lestari adalah sayembara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Tata Ruang, Departemen Pekerjaan Umum, bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kota Lestari yang sebagian anggotanya adalah pendiri rujak.org. Tanggal 21 Desember 2009 Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, menyerahkan piagam dan plakat kepada enam pemenang dari seluruh 46 proposal yang diajukan.</p>
<p>Seluruh proposal yang diajukan dapat dibaca <a href="http://www.scribd.com/elisa3da">disini</a>.</p>
<p>Karena keterbatasan kemampuan, dewan juri hanya memilih enam pemenang (bukan juara). Tetapi, sebenarnya semua proposal yang diajukan layak mendapat dukungan. Karena itu rujak.org memuat semuanya. Silakan membantu menyebarkan semua prakarsa ini untuk mendapat dukungan dari siapa saja yang berminat.</p>
<p>Para pemenang tidak mendapatkan hadiah langsung; tetapi dijanjikan akan mendapat dukungan dana untuk melaksanakan prakarsa yang telah diusulkannya dalam tahun anggaran 2010 nanti. Bila ini terlaksana, maka boleh jadi inilah pertama kalinya prakarsa masyarakat yang diusulkan secara terbuka melalui sayembara mendapatkan dukungan pendanaan langsung dari pemerintah pusat.</p>
<p>Para pemenang adalah (urutan tidak mencerminkan tingkat kejuaraan. Tidak ada juara, hanya pemenang):</p>
<p>1. Judul: Noto Tuladha Resik Ingkang Morokrembangan, Usulan<br />
Penataan Kawasan dengan Pendekatan Lokal oleh Gabungan<br />
Mahasiswa Peduli Rakyat<br />
Pemrakarsa : Barefoot Architect-ITS Surabaya, dan kawan-kawan<br />
Lokasi : Permukiman Kawasan Boezem Morokrembangan, Surabaya Utara</p>
<p>2. Judul : Menciptakan Masyarakat Kampung Code Utara Berdaya<br />
dengan Optimasi Komunitas Warga<br />
Pemrakarsa : Bapak Ariyanto dan kawan-kawan<br />
Lokasi : Kampung Code Utara RT 01/RW 01 Kotabaru, Yogyakarta</p>
<p>3. Judul : Penataan Bantaran Sungai Berbasis Masyarakat (Pbs-Bermas)<br />
Pemrakarsa : Tim dari Prodi Arsitektur Universitas Teknologi Yogyakarta yaitu<br />
Endy Marlina ST, MT, dan kawan-kawan<br />
Lokasi : Kelurahan Cokrodingratan dan Kelurahan Terban, Kecamatan Jetis</p>
<p>4. Judul : Pengelolaan dan Pembinaan Kebun Bibit Pohon Oleh Siswa<br />
Sekolah Dasar di Kota Bengkulu dalam Rangka Penghijauan<br />
Kawasan Non Hutan di Kota Bengkulu<br />
Pemrakarsa : Bowo Tamtulistio, SP, dan kawan-kawan<br />
Lokasi : Kota Bengkulu</p>
<p>5. Judul: Memperkuat Pendekatan Partisipatif Dalam Penataan dan<br />
Pengelolaan Kanal “Sungai Jawi” Kota Pontianak<br />
Pemrakarsa : Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Kalimantan Barat<br />
Lokasi : Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat</p>
<p>6. Judul: Kolaborasi Antar Partisipan Forum Hijau Bandung menuju<br />
Kota Lestari<br />
(Penerapan 3 Program Kolaborasi: Peta Hijau Persampahan,<br />
Eco-Hotel Rating, dan Masuk RT)<br />
Pemrakarsa : Irmansjah Madewa (Penasehat Forum Hijau Bandung) dan kawankawan<br />
Lokasi : Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat</p>
<p>Penggagas sayembara ini, yaitu Direktorat Jenderal Penataaan Ruang, Departemen PU, dan Kelompok Kerja Kota Lestari, mengganggap penting mendorong prakarsa dari masyarakat dalam rangka transisi menuju kota lestari. Sebab, pada akhirnya perubahan harus terjadi pada tingkat komitmen pribadi, baik secara individual maupun secara berkomunitas, sehingga kepemilikan masyarakat atas perubahan penting dibangkitkan melalui prakarsa aktif.</p>
<p>Kelompok Kerja Kota Lestari adalah kelompok prakarsa terbuka yang terdiri dari antara lain Elisa Sutanudjaja (dosen Universitas Pelita Harapan, editor rujak.org), Nana Firman (campaigner WWF), Yuli Kusworo (arsitek), Armely Meiviana (editor Freetodecide.org, pendiri Green Lifestyle), Shanty Syahril (pekerja lingkungan, pendiri freetodecide.org, pendiri Green Lifestyle dan koordinator Rumah Bersama), Suryono Herlambang (Ketua Jurusan Perencanaan Kota dan Pengembangan Real Estat, Universitas Tarumanagara), Andrea Fitrianto (aritek pada Uurban Poor Consortium), dan Marco Kusumawijaya.</p>
<p>Dewan Juri terdiri dari Deni Ruchyat (Sekretaris Ditjen Tata Ruang, Departemen PU), Yuyun Ismawaty (direktur Bali Fokus, pemenang Goldman Prize untuk lingkungan, 2009) dan Marco Kusumawijaya (Ketua Pengurus Harian Dewan Kesenian Jakarta, editor rujak.org).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2009/12/prakarsa-mayarakat-untuk-kota-lestari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika para bocah ikut meramaikan acara diskusi</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/para-bocah-yang-ikut-meramaikan-diskusi/</link>
		<comments>http://rujak.org/2009/07/para-bocah-yang-ikut-meramaikan-diskusi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 12:41:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[GreenLifeStyle]]></category>
		<category><![CDATA[Guest Column]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=800</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Armely Meviana Di tengah sebuah acara diskusi mengenai pemukiman, tiba-tiba peserta dikejutkan oleh teriakan lantang seorang anak perempuan berusia 2 tahun yang baru saja masuk ke dalam ruangan, “Kakaaakk….kakaakk di manaa??” Ternyata si bocah bernama Uma sedang mencari sang kakak, Atta (9thn), yang duduk bersama orang tuanya di antara para peserta diskusi. Walau sempat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Armely Meviana</strong></p>
<p><strong><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/para_bocah.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-827" style="margin-left: 15px; margin-right: 15px;" title="para_bocah" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/para_bocah-300x225.jpg" alt="para_bocah" width="331" height="247" /></a></strong>Di tengah sebuah acara diskusi mengenai pemukiman, tiba-tiba peserta dikejutkan oleh teriakan lantang seorang anak perempuan berusia 2 tahun yang baru saja masuk ke dalam ruangan, “Kakaaakk….kakaakk di manaa??” Ternyata si bocah bernama Uma sedang mencari sang kakak, Atta (9thn), yang duduk bersama orang tuanya di antara para peserta diskusi.</p>
<p>Walau sempat terkejut, namun kemudian peserta hanya tersenyum geli dan kembali memusatkan perhatian pada jalannya diskusi.</p>
<p>Kejadian unik ini terjadi di sebuah acara diskusi dengan tema “Cohousing: Membangun Perumahan, Merealisasikan Mimpi”, yang diselenggarakan oleh Komunitas Rumah Bersama pada Sabtu lalu (25/7). Kebetulan acara ini memang memungkinkan para peserta untuk membawa serta anak-anaknya, mengingat bahwa acara diselenggarakan di akhir pekan.</p>
<p>Untuk sebuah acara diskusi yang cukup serius, rasanya langka sekali bisa menemui kehadiran anak-anak di dalamnya. Apalagi bisa melihat mereka tetap asyik bermain di dalam ruangan yang sama, tanpa merasa takut akan ditegur.</p>
<p><span id="more-800"></span>Jangan heran ketika di tengah-tengah presentasi yang dibawakan oleh para mahasiswa arsitektur Universitas Pelita Harapan, terdengar suara seorang bocah berusia 4 tahun yang sedang asyik bermain sendiri dengan mainannya. Noe, nama bocah tersebut, juga tidak sungkan untuk merangkak dan berguling di lantai podium, sambil memainkan mobil-mobilannya.</p>
<p>Atau bahkan ketika Kaysan, bocah berusia 5 tahun, berdiri di depan bersama sang ibu yang sedang berbicara di depan para peserta diskusi.</p>
<p><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/para_bocah2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-836" style="margin-left: 15px; margin-right: 15px;" title="para_bocah2" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/para_bocah2.jpg" alt="para_bocah2" width="200" height="217" /></a>Sementara di deretan bangku paling belakang, tampak dua kakak beradik &#8211; Toby (10 thn) &amp; Thomas (8 thn) &#8211; asyik bermain <em>game</em> PSP2 sejak awal acara berlangsung. Dengan begitu, sang ayah dapat dengan tenang memberikan presentasi di depan forum, dan sang ibu pun tidak perlu pusing memikirkan anaknya selama acara berlangsung.</p>
<p>Para peserta diskusi tampaknya tidak terganggu dengan adanya kehadiran bocah-bocah lucu ini. Diskusi pun tetap berjalan lancar hingga selesai. Bahkan bagi pengunjung, tingkah polah mereka menjadi hiburan tersendiri di tengah diskusi.</p>
<p>Untuk sebuah acara diskusi yang membahas tentang pemukiman berbasis komunitas, kehadiran anak-anak di tengah-tengah peserta diskusi memberikan nuansa kekeluargaan yang sangat kuat.</p>
<p>Di akhir acara, salah seorang peserta yang juga ibunda dari Noe berkomentar,”Asyik juga ya kalau ada banyak acara diskusi seperti ini, yang membolehkan peserta untuk membawa anaknya.”</p>
<p>Wah ide menarik! Bagaimana, setujukah Anda, jika pada beberapa acara diskusi/seminar yang diselenggarakan di akhir pekan, peserta dimungkinkan untuk membawa serta anaknya?”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2009/07/para-bocah-yang-ikut-meramaikan-diskusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa &amp; Bagaimana Memilih Makanan Organik?</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/ngobrol-ngobrol-kenapa-bagaimana-memilih-makanan-organik/</link>
		<comments>http://rujak.org/2009/07/ngobrol-ngobrol-kenapa-bagaimana-memilih-makanan-organik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 13:59:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[GreenLifeStyle]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=759</guid>
		<description><![CDATA[Apa sih syarat sebuah produk bisa dibilang organik? Bagaimana memilih sayur/buah organik yang asli? Adakah sertifikasi untuk produk organik? Kenapa sih harga makanan organik mahal? Apa manfaatnya membeli makanan organik? Kemana kita bisa membeli produk organik?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa syarat sebuah produk disebut organik? Bagaimana memilih sayur/buah yang sungguh organik? Adakah sertifikasi untuk produk organik? Kenapa makanan organik mahal? Apa manfaat makanan organik? Di mana membeli produk organik? </p>
<p>Semua pertanyaan itu, dan banyak lainnya, akan terjawaba pada acara Obrolan GL.</p>
<p><strong>Sabtu, 1 Agustus 2009</strong> (iya&#8230;sabtu besok!)<br />
<strong>pk. 10.00-13.00<span id="more-759"></span><br />
</strong></p>
<p><strong>Bintang Tamu:</strong><br />
<strong>Ibu Bibong</strong> dari Rumah Organik<br />
<strong>Ida Pardosi </strong>dari Perkumpulan Indonesia Berseru (fyi, ini bukan nama partai <img src='http://rujak.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  )</p>
<p><strong>Acara:<br />
<span style="font-weight: normal;"><strong>pk. 10.00-12.00</strong> : Ngobrol-ngobrol santai bersama para bintang tamu<br />
<strong>pk. 12.00-13.00</strong> : ACARA PUNCAK, makan siang dengan menu serba organik. Nasi, sayur asem, ikan asin, ayam goreng, &amp; sambel lalapan&#8230;.sluuurps! <img src='http://rujak.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></strong></p>
<p><strong>Tempat:</strong><br />
Kompleks TNI AL Rawa Bambu, Jl. Teluk Bayur I No. 7C, Pasar Minggu. (Sebelah Puskesmas Rawa Bambu).</p>
<p><strong>Kalau mau ikut, caranya gimana?</strong><br />
1. Berhubung tempatnya terbatas, jadi peminat kudu <strong>DAFTAR DULU!</strong> Kirim imel/sms, tuliskan nama, jumlah orang yang akan ikut, dan jenis kendaraan pribadi (jika ada).</p>
<p>Misal: <strong>Keanu, 2.5 org, mobil kijang</strong> atau <strong>Britney, 3 org, naik bis.</strong></p>
<p>2. Kirim imel japri ke <strong>ameiviana@gmail.com</strong> atau sms ke <strong>0815 950 6400</strong>.</p>
<p>3. Batas terakhir pendaftaran hari <strong>Jum&#8217;at, 31 Juli 2009, pk. 12.00 </strong></p>
<p>4. Ingat ya, harus <strong>DAFTAR DULU</strong>&#8230;.supaya dapat konsumsi di sana.</p>
<p>Acara ini <strong>GRATIS</strong>, tidak ditarik bayaran. Tapi siap-siap bawa uang ya, barangkali mau bela-beli produk organik di acara tsb.</p>
<p><strong>Cara ke lokasi?</strong><br />
Akan diinformasikan kemudian, kepada para peserta yang sudah mendaftar. Jika ada yang membawa kendaraan pribadi, akan diupayakan untuk <em>carpooling</em> alias satu mobil rame-rame <img src='http://rujak.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Kostum?</strong></p>
<p>Santai&#8230;.karena kita akan ngobrol sambil leyah-leyeh di saung PIB.</p>
<p>Acara ini diselenggarakan oleh Komunitas GreenLifestyle.<strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2009/07/ngobrol-ngobrol-kenapa-bagaimana-memilih-makanan-organik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

