Resources


11 Mar 2010

25 Tahun Kemudian: Prakarsa Warga di Pondok Indah

“Tidak ada perhatian dan peran pemerintah Jakarta selama ini. Pemerintah baru peduli kalau ada kepentingan, misalnya ketika mau bikin jalur khusus-bus (busway). Karena itu tidak bisa tidak kita harus mengandalkan prakarsa dan peran aktif warga untuk memelihara lingkungan Pondok Indah, termasuk memperbaiki jalan dan memelihara taman-taman.” Demikian dikatakan Mugirto, salah satu ketua RW di lingkungan Pondok Indah.

Dia mengatakan itu pada kesempatan pembukaan acara Green Exhibition yang diselenggrakan oleh Komunitas Hijau Pondok Indah. Pameran ini diselenggarakan mulai hari ini, 11 Maret, hingga 14 Maret 2010 di  lantai pertama North Skywalk, kompleks pusat perbelanjaan Pondok Indah. Puncaknya, pada tanggal 14 Maret 2010, akan diluncurkan Peta Hijau Pondok Indah yang pertama.

Tujuan Komunitas Hijau Pondok Indah lebih jauh daripada membuat Peta Hijau, yang merupakan langkah awal saja untuk mengajak masyarakat Pondok Indah menyadari potensi hijau Pondok Indah, dan tertarik untuk terlibat mencapai tujuan lebih jauh, ialah upaya transformasi lingkungan Pondok Hijau menjadi lingkungan lestari. Prakarsa yang murni dari warga ini tepat waktu, karena Pondok Indah telah berusia kurang lebih satu generasi. Dibandingkan dengan 25 tahun lampau, Pondok Indah telah berubah banyak. Struktur usia penghuni berubah. Kini ada dua pusat perbelanjaan dan bahkan dua jembatan perbelanjaan. Dan, ada jalur khusus-bus. Taman-taman tidak digunakan optimal. Memang lazim, setelah sekitar 20-25 tahun, setiap bagian kota, setiap kota, perlu ditinjau kembali dan direvitalisasi sebagai tanggapan aktif terhadap perubahan. Makanya, bahkan Jakarta secara keseluruhan kini sedang menyusun kembali tata ruangnya (Rencana Tata Ruang Wilayah Jakarta 2010-2030), yang sayangnya dilakukan secara buruk.

Keistimewaan prakarsa di Pondok Indah ini, karena itu, adalah bahwa ia muncul dari  warga itu sendiri, pada waktu yang tepat ketika memang lingkungannya sedang jatuh-tempo, memerlukan pemikiran dan upaya revitalisasi. Apakah Anda tahu ada prakarsa serupa, di mana warga berprakarsa memulai proses merevitalisasi lingkungannya?

No Comments »

| Agent of Change: Komunitas Hijau Pondok Indah Peta Hijau |


06 Mar 2010

Call for Applications: International Workshop “Climate Change Vulnerability Assessment and Urban Development Planning for Asian Coastal Cities”

The Call for Applications for an upcoming International Workshop entitled, ” Climate Change Vulnerability Assessment and Urban Development Planning for Asian Coastal Cities ” has been extended to 20 March 2010 .

The workshop is organized by the Southeast Asia START Regional Center (SEA-START) and the East-West Center with support from the Asia-Pacific Network for Global Change Research (APN). The workshop will be held 23 August – 1 September 2010 in Bangkok, Thailand .

Please help us spread the word about this opportunity by forwarding this message, with attachment, to any colleagues who might be interested to participate. Workshop organizers are particularly interested in applications from teams of researchers, urban planners, practitioners and/or policymakers tasked with actively contributing to and/or interested to build their capacity in risk and vulnerability assessments for Asian cities at risk.

For more information about the workshop and the application process, please see the attached document or visit:

http://start.org/news/call-applications-workshop-bangkok-asian-coastal-cities.html

No Comments »

| Agent of Change: none |


05 Mar 2010

Prakarsa Tetangga Mengembangkan Karakter Anak

Teks dan Foto oleh: Shanty Syahril. Tinggal di kota meminimalkan interaksi antar-tetangga. Orang dewasa habis waktu bekerja, sedang anak-anak sibuk sekolah dan kursus sesudahnya. Karena itu, beberapa ibu di Perumahan Jatinegara Baru memulai kegiatan anak-anak di mesjid lingkungan, agar dapat menjadi ruang temu bagi anak-anak.

Membangun kerjasama sejak kecil (more…)

No Comments »

| Agent of Change: none |


09 Feb 2010

Musim Segel di Menteng

Segel merah untuk pelanggaran penggunaan rumah tinggal sebagai tempat usaha (Photo by Marco Kusumawijaya, Februari 9, 2010)

Segel pelanggaran penggunaan bangunan rumah tinggal sebagai tempat usaha di Pondok Indah (Foto: Roosie Setiawan, 5 Maret 2010))

Banyak bangunan di Menteng belakangan ini mendapat tempelan “poster” berwarna merah, ialah segel dari Pemerintah Jakarta, karena melanggar aturan, yaitu menggunakanbangunan tempat-tinggal  sebagai tempat usaha. Kalau Anda lewat Jalan Cokromaninoto akan mudah melihat ini sepanjang jalan. Contoh: toko kain Baron.

Tetapi bagaimana dengan di jalan-jalan lain di Menteng yang tidak seramai dan semenyolok Jalan Cokromaminoto?

Saya lihat banyak yang kelihatannya masih dibiarkan. Tetapi karena saya tidak yakin benar, saya tidak mau menyebut alamat persis dari beberapa bangunan yang digunakan sebagai tempat usaha, tetapi dapat diduga sebenarnya melanggar penggunaan seharusnya sebagai rumah.

Yang menarik, ternyata ada juga tiang telekomunikasi liar yang disegel dengan “poster” berwarna kuning. Contohnya di pojok  pertemuan Jalan Cokroaminoto-M. Yamin, pojok jembatan, dekat Taman Menteng (lihat foto). Heran juga, bisnis telekomunikasi yang begitu hebat ternyata dijalankan dengan sembarangan begini.

Inginkah Anda melaporkan pelanggaran yang Anda lihat di seluruh Jakarta? Apakah Rujak perlu menyediakan ruang atau kanal untuk keperluan Anda melaporkan ini?

Untuk masalah pelestarian Menteng lebih luas, klik juga di sinidi sini dan di sini

Segel kuning untuk antena yang diduga ilegal

Segel kuning untuk antena yang diduga ilegal

5 Comments »

Topics: , | Agent of Change: none |


05 Feb 2010

Management and Conservation of World Heritage Sites

IMG_1286The United Nations Institute for Training and Research (UNITAR) is pleased to announce the call for applications for the Seventh Session in its Series on the Management and Conservation of World Heritage Sites, to take place between 18-23 April 2010, in Hiroshima, Japan. Entitled Conservation for Peace: World Heritage Conservation Monitoring, the Session will focus on issues surrounding the monitoring of World Heritage Sites, as required by the World Heritage Convention. (more…)

No Comments »

| Agent of Change: none |


01 Feb 2010

Sampaikan Pandangan dan Harapan Anda atas Jakarta!

Tahukah Anda, saat ini nasib kota Jakarta 20 tahun ke depan sedang dipertaruhkan?

Kota bukanlah hanya sebagai tempat kita tinggal atau mencari nafkah, tapi juga tempat membesarkan anak-cucu, menuntut ilmu, menjalin pertemanan, berekreasi, dan beragam aktivitas lainnya.

Rancangan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jakarta 2030, sebuah perencanaan yang menentukan wajah kota Jakarta dalam 20 tahun mendatang, saat ini sudah di tangan DPRD dan bisa disahkan sewaktu-waktu. Tapi sayangnya, rencana yang akan menentukan nasib warga tersebut justru disusun nyaris tanpa melibatkan warga.

Padahal sebagai warga kota, Anda tentu punya mimpi tentang masa depan kota Jakarta. Kota yang layak huni tidak hanya bagi orang dewasa yang aktif, tapi juga anak-anak, remaja, lansia, ibu-ibu, dan difabel.

Survei ini bertujuan untuk menggali aspirasi warga Jakarta dan komuter tentang masa depan kota Jakarta dalam 20 tahun mendatang. Survei ini dilakukan oleh dan dari warga, untuk masa depan kota Jakarta yang lebih baik.

Sampaikan aspirasi Anda sekarang. Perlu 1 juta suara terkumpul dalam waktu sesingkat-singkatnya untuk membuat perubahan berarti. Kini nasib kota ada di tangan Anda!

Ajaklah sebanyak-banyaknya anggota keluarga, tetangga, kerabat, teman, anak didik, dan kenalan Anda untuk mengisi survei ini.

Tertarik menjadi relawan surveyor? Hubungi Koalisi Warga untuk Jakarta 2030 melalui emailjakarta2030@gmail.com

Catatan:
Warga Jakarta = semua orang yang tinggal di Jakarta baik pemegang KTP Jakarta maupun tidak
Komuter = warga Bodetabek yang sehari-hari bekerja/bersekolah ke Jakarta

1 Comment »

Topics: , , | Agent of Change: none |


01 Feb 2010

Tokyo Green Space

http://tokyogreenspace.com/

No Comments »

Topics: , , , , | Agent of Change: none |


04 Jan 2010

Peta Rencana Jakarta 2010-2030

Silakan amati, apa yang akan terjadi pada daerah anda untuk kurun waktu 20 tahun yang akan datang.

No Comments »

Topics: , , , | Agent of Change: none |


04 Jan 2010

Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah DKI Jakarta 2010-2030

Nasib kita untuk 20 tahun mendatang tergantung pada Perda tersebut. Apakah Anda punya komentar yang ingin disampaikan?

1 Comment »

Topics: | Agent of Change: none |


28 Dec 2009

Pemenang Sayembara Tanpa Hadiah

Yusing Lim STP

Pemenang Sayembara Tanpa Hadiah, hunian untuk empat kelurga kelas menengah Kota Jakarta di jalan Rembang No. 11, Jakarta 10310, adalah Yusing Lim dan kawan-kawan. Judul proposal Lim dkk adalah “Satu dalam Keragaman. Selengkapnya 6 halaman pdf karya mereka dapat dilihat disini.

Apakah menurut Anda rancangan ini layak diwujudkan? Apa saja pendapat Anda? Kami tunggu pertimbangan Anda.

9 Comments »

| Agent of Change: none |