Rujak Answers


30 Jan 2013

#RelawanKota untuk Jakarta

IMG_4996

Pada akhir November 2012, beberapa orang berkumpul di balai warga di Muara Baru, Jakarta Utara. Mereka tampak asyik berdiskusi tentang isu kemiskinan kota bersama beberapa organisasi yang bergerak di isu tersebut. Di antara wajah yang tengah semangat berdiskusi ada kaum muda  yang tergabung dalam program #RelawanKota yang digagas oleh Rujak sejak awal November 2012.

IMG_5035

 

Untuk kegiatan di atas, #RelawanKota tergabung dalam Tim Penataan Kampung Partisipatif.  Bersama warga dan sejumlah organisasi seperti Urban Poor Consortium (UPC), Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK), dan Arsitek Komunitas (Arkom), #RelawanKota merancang konsep alternatif dalam penataan kampung miskin di Jakarta. Cita-cita besar mereka adalah merancang penataan kampung, secara partisipatif, dalam skala kota Jakarta.

20121201_140543

Seminggu setelah diskusi pengenalan isu tentang kemiskinan kota, tim Penataan Kampung Partisipatif terlibat dalam workshop dua hari di awal Desember bersama perwakilan warga dari kampung miskin di berbagai wilayah Jakarta seperti Muara Baru, Walang, Papanggo, Kebun Tebu, Rawa Malang, dan Kampung Melayu yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK). Dalam workshop dua hari tersebut, #RelawanKota bersama Arkom dan UPC memfasilitasi proses pra pemetaan yang membahas  tentang peta fisik kampung, masalah kampung, dan impian warga terhadap penataan kampung nya ke depan.

 

20121201_110326

Tim penataan kampung partisipatif merupakan bagian dari Program Rujak bernama #RelawanKota. Tujuan Rujak membuka program #RelawanKota adalah membuka kesempatan pada warga Jakarta untuk berkontribusi dalam akumulasi pengetahuan perkotaan. Rujak selama ini belajar bahwa pengetahuan perkotaan ada dimana saja, dan termasuk ada di dalam warga kota. Warga kota yang beragam membentuk wajah kota dan pengetahuan itu sendiri.

Kegiatan #RelawanKota terbuka untuk umur berapapun dan latar belakang apapun. Peserta #RelawanKota yang saat ini terlibat dalam beragam kegiatan di Rujak berasal dari latar belakang berbeda. Ada mahasiswa, perawat, pekerja kantoran, pekerja lepas, PNS, dan lain-lain.

Dalam program Relawan Kota ada kegiatan yang mengharuskan kehadiran secara fisik, tapi ada juga kegiatan yang bisa dilakukan dari jarak jauh. Semua produksi yang dihasilkan dari kegiatan ini akan berlisensi Creative Commons ( CC BY (By Attribution) SA (Shared-Alike) NC (Non Commercial), yang artinya produk ini bebas dipakai orang lain untuk bentuk media dan kegiatan serupa, asalkan menyebutkan pembuat/asal dan bertujuan untuk Non Komersial. Dengan ini teman-teman sekalian menjadi penyebar pengetahuan (secara bebas tanpa copyright) kepada orang banyak.

Kegiatan #RelawanKota yang Rujak tawarkan adalah sebagai berikut:

  1. Diskusi Kota

Deskripsi : mengelola diskusi kota yang diadakan secara rutin berupa Program SabtuKota yang diadakan di Institut Francais Indonesia (IFI) dan Diskusi Tematik di Goethe Institut. #RelawanKota akan mengelelola kegiatan yang dibagi menjadi tim reportase, Live Tweet, Dokumentasi dan Moderator acara.

Berikut adalah salah satu reportase diskusi SabtuKota.

2.    Penataan Kampung Partisipatif

Deskripsi : terlibat dalam proses penataan kampung partisipatif seperti proses pemetaan kampung, perencanaan kampung dan pelaksanaan penataan kampung. Program ini bekerjasama dengan Arsitek Komunitas (Arkom), Urban Poor Consortium (UPC), Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK).

3.    Perpustakaan Rujak 

Deskripsi: Mengklasifikasikan buku baik versi elektronik maupun versi buku, video dan DVD; pembuatan katalog perpustakaan.  Keterangan: Kegiatan ini memerlukan kehadiran fisik secara rutin minimal 1xseminggu. Harap membawa laptop. Keuntungan: Tiap relawan Perpustakaan Rujak mendapatkan keuntungan untuk meminjam buku-buku di Perpustakaan Rujak selama menjadi #RelawanKota di bidang ini.

4.    KlikJKT

Deskripsi: mengasuh dan menyunting isi laporan warga yang masuk via KLIKJKT, serta menyampaikan laporan reguler kepada Gubernur, Wakil Gubernur dan SKPD terkait. KlikJKT saat ini juga dikirmkan langsung kepada Pemprov DKI Jakarta, karenanya butuh banyak relawan untuk mengapprove laporan yang setiap saat masuk dari berbagai media.

Keterangan: KlikJKT tidak membutuhkan kehadiran fisik di Jakarta, hanya perlu training 1 kali untuk menggunakan Ushaidi.

5.    ResensiKota

Deskripsi: memberikan resensi terhadap buku-buku perkotaan ataupun kliping-kliping yang telah dikumpulkan oleh Tim #ManajemenPengetahuanPerkotaan. Relawan diharapkan membaca buku-buku ataupun kliping dengan topik tertentu dan kemudian memberikan resensi terhadap buku tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyebarkan pengetahuan perkotaan yang ada di dalam buku-buku dimana buku-buku tersebut tidak mungkin dibaca oleh semua orang. Resensi buku akan tersedia dalam bentuk Wikipedia di wiki.rujak.org ataupun di Wikipedia Indonesia.

Berikut adalah salah satu contoh resensi kota yang dibuat oleh #RelawanKota

6.    Manajemen Pengetahuan Perkotaan

Deskripsi: melakukan kliping elektronik terhadap topik-topik perkotaan tertentu. Kliping tersebut akan tersedia dan diakses untuk umum. Dan akan diinformasikan secara berkala melalui media sosial dan situs. Tujuannya: Untuk membantu masyarakat untuk Melawan Lupa terhadap kejadian perkotaan.

Keterangan: Kegiatan ini tidak memerlukan kehadiran fisik dan bisa dilakukan dimanapun, hanya memerlukan internet.

 7.    InfoKOTA

Deskripsi: membuat infografis tentang berbagai masalah perkotaan dan kebijakan perkotaan. Kegiatan ini akan menerjemahkan berbagai macam kerumitan peraturan dan masalah perkotaan kedalam infografis, dengan harapan semakin banyak warga-warga Jakarta dapat memahami isu perkotaan, sehingga meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki kualitas partisipasi perkotaan. Hasil dari kegiatan ini akan berlisensi CC-BY-SA-NC.

Keterangan: Kegiatan ini tidak memerlukan kehadiran fisik dan bisa dilakukan dimanapun. egiatan ini memerlukan kemampuan untuk menggunakan software desain. Contoh yang pernah dibuat dan dimuat di website Rujak adalah infografis tentang transportasi.

8.    Pelatih Tata Ruang

Deskripsi: memberikan pelatihan kepada warga sebanyak-banyaknya tentang dasar-dasar pengetahuan tata ruang. #RelawanKota disini harus mendapatkan pelatihan sebanyak 2 kali sebelum bisa melatih sesama warga. Keterangan: Peminat disini diharapkan untuk melatih warga di lingkungan sekitarnya (rumah, kantor, sekolah, dll), dengan bekal toolkits tata ruang untuk kita. Kegiatan ini hanya berlaku utk domisil Jakarta. Saat ini Rujak telah melatih ratusan orang, dari berbagai kalangan. Harapan kami adalah agar banyak orang dapat memahami tata ruang.

Bagi warga Jakarta lainnya yang tertarik untuk bergabung dalam program #RelawanKota, dapat menghubungi Rujak melalui info@rujak.org

 

 

1 Comment »

Topics: , , , , , , , | Agent of Change: none |


20 Jan 2013

Belajar dari Sejarah: Tentang Pantai Indah Kapuk

Dari Timur ke Barat: Waduk Pluit, Pantai Mutiara, Pluit, Muara Karang & Pantai Indah Kapuk di tahun 2013

Tulisan dibawah adalah rangkuman dari buku Gagalnya Sistem Kanal: Pengendalian Banjir Jakarta dari Masa ke Masa oleh Restu Gunawan dan 2 artikel Kompas oleh Agus Hermawan di harian Kompas pada tanggal 16 September 1992 dan 17 September 1992.

(more…)

9 Comments »

Topics: , , , , | Agent of Change: none |


20 Jan 2013

Belajar dari Sejarah: Tentang Pluit

Dari Timur ke Barat: Waduk Pluit, Pantai Mutiara, Pluit, Muara Karang & Pantai Indah Kapuk di tahun 2004

Tulisan dibawah adalah rangkuman dari buku Gagalnya Sistem Kanal: Pengendalian Banjir Jakarta dari Masa ke Masa oleh Restu Gunawan dan 2 artikel Kompas oleh Agus Hermawan di harian Kompas pada tanggal 16 September 1992 dan 17 September 1992.

(more…)

1 Comment »

Topics: , , , , | Agent of Change: none |


27 Nov 2012

Serial Infografis: Transportasi Umum VS Pribadi

Salah satu bentuk infografis oleh @idznie

Selalu ada pergumulan antara Transportasi Umum vs Transportasi Pribadi. Apakah benar 6 ruas tol dalam kota baru akan mengurangi kemacetan Jakarta? Apakah benar kebijakan transportasi di Jabodetabek selama ini? Apa saja dampak pencemaran udara jika jalan tol dalam kota baru (6 ruas) terus dibangun?

Ada 3 infografis dari 3 @RelawanKota, yaitu: Adam Rizki Taufik (@namasayaadam), Reshan Janotama (@echanov) dan Mulia Idznillah (@idznie).

Infografis ini menggunakan lisensi CC-BY-NA/Atribusi Berbagi Serupa.

Silakan dilihat disini, dan bisa diunduh loh:

 

1 Comment »

| Agent of Change: none |


01 Nov 2012

Tiga Buku Baru di Pustaka Rujak

Restu GUNAWAN, Gagalnya Sistem Kanal, Pengendalian Banjir Jakarta dari Masa ke Masa.

” Sistem kanal tidak berhasil karena topografi Jakarta yang datar sehingga air tidak bisa mengalir secara gravitasi. Sedimentasi lumpur dan sampah juga menyebabkan aliran air tidak lancar. Pengendalian banjir dengan pembangunan kanal atau saluran hanya mampu mengurangi beban banjir sesaat.”

Erlita RACHMAN, Jakarta dalam Dinamika Penataan Kota 1987-1992
Ini buku tentang pembangunan Jakarta di masa Wijogo Atmodarminto yang baru wafat tanggal 19 Oktober 2012.

Ramadhan K.H., Ali Sadikin, Membenahi Jakarta Menjadi Kota yang Manusiawi.

Saya berbicara di Teater Arena di TIM, sebelum melantik anggota DKJ masa kerja ke-4 tahun 1977-1979.

“Saya tekankan kepada mereka, agar seluruh anggota DKJ tidak merasa takut berbuat sesuatu demi kepentingan nasional. “Tanggung jawab bangsa bukan monopoli sesuatu pihak,”

kata saya.

Kata-kata itu, di masa itu, amat penting, mengandung arti. Saya merasa waktu itu, bahwa ketakutan menjalar ke mana-mana. Padahal banyak pihak yang merasa takut ingin berbuat baik untuk tanah air dan bangsa. Maka saya cambuk para seniman itu.

 

 

 

 

 

 

 

No Comments »

Topics: , , , , | Agent of Change: none |


12 Oct 2012

Resensi: City Life from Jakarta to Dakar

Salah satu koleksi di Perpustakaan Rujak yang bercerita soal proses berkota (cityness).
Resensi oleh Umi Lestari.

Riuhya perkotaan menjadikan kota sebagai tempat eksperimen. Hal itulah yang coba dikaji dalam City Life from Jakarta to Dakar. Alih-alih mendefinisikan kembali apa itu city (kota), Simone menawarkan sebuah term baru yakni “cityness”. Istilah ini menunjukkan bahwa kota-kota dari Jakarta hingga Dakar yang disebut sebagai kawasan Global South yang berbeda jauh dengan kota-kota di Eropa dan Amerika Utara berada dalam narasi pergerakan di persimpangan yang menawarkan banyak pilihan.

(more…)

No Comments »

| Agent of Change: none |


27 Jul 2012

Terbaru dari Rujak: Petrodollar

Rujak Center for Urban Studies baru saja mengeluarkan buku berjudul Petrodollar: Harapan akan Kepulauan Seribu yang Lebih Lestari.

Buku ini merupakan hasil perkembangan dari buku sebelumnya yang bertajuk Jakarta Petrodollar. Dalam buku pertama, dibahas tentang PAD yang diperoleh Pemprov DKI Jakarta dari usaha ekstraksi migas di Pulau Pabelokan yang masuk menjadi bagian dari wilayah kepulauan Seribu. Dalam buku pertama, ditelaah bagaimana kontribusi pendapatan dari sektor migas terhadap kesejahteraan masyarakat Kepulauan Seribu.

Buku ke-dua ini melihat lebih jauh bagaimana Pemprov DKI Jakarta khususnya Pemerintah Administrasi Kepulauan Seribu mengembangkan wilayah Kepulauan Seribu berdasarkan tiga sektor ekonomi yaitu eksplorasi migas, perikanan dan pariwisata.

Dalam buku ini dianalisa juga aspek kelembagaan juga partisipasi masyarakat dalam usaha pengembangan wilayah Kepulauan Seribu.

Temukan eksplorasi kami dalam buku terbaru ini. Jika berminat memiliki, silakan hubungi kami di info@rujak.org. Untuk penerbitan ini, kami menerapkan sistem donasi kepada orang yang mau memilikinya.

6 Comments »

| Agent of Change: none |


13 Oct 2011

Buku “Kata Fakta Jakarta” Dapat Dipesan

 

Kata Fakta Jakarta” dapat dipesan dengan mengisi formulir ini: https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?hl=en_US&formkey=dGM5Ym1LWllMMEEyVktrc3R6WENrbmc6MQ#gid=0

10 Comments »

Topics: | Agent of Change: none |


22 Jul 2011

Komunitas Pecinta Taman Kampung Sawah

Saya Andy, saat ini saya tertarik untuk mengajak massyarakat sekitar tempat saya untuk kembali ke taman, saat ini yg tengah saya lakukan di lingkungan sekitar adalah mengajak massyarakat berkunjung ke Taman kota tomang sembari membentuk komunitas pencinta taman ini ( http://www.facebook.com/?ref=home#!/pages/Komunitas-Pencinta-Taman-Kampung-Sawah-Asean-Kota-Tomang/206120502772290 ). Nota bene kawan2 yang saya ajak adalah rekan2 pesepeda sekitar jakarta barat.

Saya tertarik dengan warga kota austin dalam pengelolaan dan keikutsertaan mereka dalam merencanakan dan membangun serta membantu pemerintah kotanya dalam upaya pengembangan taman kota. Blog mereka di ( http://austinparks.wordpress.com/about/ )  situs resmi mereka di (http://www.austinparks.org/about.html ),

Program awal saya untuk lebih meningkatkan pemanfaatan dan kepedulian terhadap taman adalah dengan mengajak rekan2 sepeda untuk berkumpul di taman ini pada Jum’at ini. ( http://www.facebook.com/?ref=home#!/event.php?eid=192982917425469 ). Selain itu saya berencana untuk membangun sarana aktifitas bersepeda di lingkungan taman ini untuk lebih meningkatkan keinginan anak2 muda berkumpul di lokasi ini dimana mungkin nantinya mereka bisa lebih mempunyai kegiatan positif dan lebih bersedia menjadi volunteer. Gambaran sarana sepeda yang ingin saya bangun ada di ( http://www.facebook.com/?ref=home#!/media/set/?set=a.110775315685871.18279.100002602088891 ).

Jika tidak keberatan, bisa saya dikasih masukan mengenai gerakan sejenis ini di jakarta, atau dengan siapa saya bisa bekerjasama.

Catatan redaksi: Klik juga tulisan ini Mencari Taman di Jakarta.

No Comments »

| Agent of Change: none |


12 Jun 2011

More on bike sharing.

It’s the summer of bike sharing around the world. From the National Geographic.

No Comments »

Topics: , , , | Agent of Change: none |