<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rujak &#187; Rujak Answers</title>
	<atom:link href="http://rujak.org/category/rujak-answers/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rujak.org</link>
	<description>For a Better Jakarta. Everyone is Invited.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 09:55:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Buku &#8220;Kata Fakta Jakarta&#8221; Dapat Dipesan</title>
		<link>http://rujak.org/2011/10/buku-kata-fakta-jakarta-dapat-dipesan/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/10/buku-kata-fakta-jakarta-dapat-dipesan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 14:31:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3104</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#8220;Kata Fakta Jakarta&#8221; dapat dipesan dengan mengisi formulir ini: https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?hl=en_US&#38;formkey=dGM5Ym1LWllMMEEyVktrc3R6WENrbmc6MQ#gid=0]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/10/KataFaktaJakarta.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3243" title="KataFaktaJakarta" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/10/KataFaktaJakarta.jpg" alt="" width="540" height="404" /></a></p>
<p>&#8220;<a href="http://rujak.org/2011/10/buku-kata-fakta-jakarta/">Kata Fakta Jakarta</a>&#8221; dapat dipesan dengan mengisi formulir ini: <a href="https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?hl=en_US&amp;formkey=dGM5Ym1LWllMMEEyVktrc3R6WENrbmc6MQ#gid=0" rel="nofollow">https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?hl=en_US&amp;formkey=dGM5Ym1LWllMMEEyVktrc3R6WENrbmc6MQ#gid=0</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/10/buku-kata-fakta-jakarta-dapat-dipesan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komunitas Pecinta Taman Kampung Sawah</title>
		<link>http://rujak.org/2011/07/komunitas-pecinta-taman-kampung-sawah/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/07/komunitas-pecinta-taman-kampung-sawah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jul 2011 02:23:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2970</guid>
		<description><![CDATA[Saya Andy, saat ini saya tertarik untuk mengajak massyarakat sekitar tempat saya untuk kembali ke taman, saat ini yg tengah saya lakukan di lingkungan sekitar adalah mengajak massyarakat berkunjung ke Taman kota tomang sembari membentuk komunitas pencinta taman ini ( http://www.facebook.com/?ref=home#!/pages/Komunitas-Pencinta-Taman-Kampung-Sawah-Asean-Kota-Tomang/206120502772290 ). Nota bene kawan2 yang saya ajak adalah rekan2 pesepeda sekitar jakarta barat. Saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/07/Taman-Tomang.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2991" title="Taman Tomang" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/07/Taman-Tomang.jpg" alt="" width="542" height="313" /></a></p>
<p>Saya Andy, saat ini saya tertarik untuk mengajak massyarakat sekitar tempat saya untuk kembali ke taman, saat ini yg tengah saya lakukan di lingkungan sekitar adalah mengajak massyarakat berkunjung ke Taman kota tomang sembari membentuk komunitas pencinta taman ini ( <a href="http://www.facebook.com/?ref=home#!/pages/Komunitas-Pencinta-Taman-Kampung-Sawah-Asean-Kota-Tomang/206120502772290">http://www.facebook.com/?ref=home#!/pages/Komunitas-Pencinta-Taman-Kampung-Sawah-Asean-Kota-Tomang/206120502772290</a> ). Nota bene kawan2 yang saya ajak adalah rekan2 pesepeda sekitar jakarta barat.</p>
<p>Saya tertarik dengan warga kota austin dalam pengelolaan dan keikutsertaan mereka dalam merencanakan dan membangun serta membantu pemerintah kotanya dalam upaya pengembangan taman kota. Blog mereka di ( <a href="http://austinparks.wordpress.com/about/">http://austinparks.wordpress.com/about/</a> )  situs resmi mereka di (<a href="http://www.austinparks.org/about.html">http://www.austinparks.org/about.html</a> ),</p>
<p>Program awal saya untuk lebih meningkatkan pemanfaatan dan kepedulian terhadap taman adalah dengan mengajak rekan2 sepeda untuk berkumpul di taman ini pada Jum&#8217;at ini. ( <a href="http://www.facebook.com/?ref=home#!/event.php?eid=192982917425469">http://www.facebook.com/?ref=home#!/event.php?eid=192982917425469</a> ). Selain itu saya berencana untuk membangun sarana aktifitas bersepeda di lingkungan taman ini untuk lebih meningkatkan keinginan anak2 muda berkumpul di lokasi ini dimana mungkin nantinya mereka bisa lebih mempunyai kegiatan positif dan lebih bersedia menjadi volunteer. Gambaran sarana sepeda yang ingin saya bangun ada di ( <a href="http://www.facebook.com/?ref=home#!/media/set/?set=a.110775315685871.18279.100002602088891">http://www.facebook.com/?ref=home#!/media/set/?set=a.110775315685871.18279.100002602088891</a> ).</p>
<p>Jika tidak keberatan, bisa saya dikasih masukan mengenai gerakan sejenis ini di jakarta, atau dengan siapa saya bisa bekerjasama.</p>
<p>Catatan redaksi: Klik juga tulisan ini <a href="http://id.berita.yahoo.com/blogs/newsroom-blog/mencari-taman-di-jakarta-020500344.html;_ylt=An06ikF3yIhqMunZUAgtF8SnV8d_;_ylu=X3oDMTNkOGQyOWMzBHBrZwM0NTk3Y2U5Ny1mOGQ4LTNjODMtOWQ5Mi1mYWZhMjRkN2Y0MjgEcG9zAzQEc2VjA01lZGlhRmVhdHVyZWRMaXN0BHZlcgNkM2MyMWRlMi1iNzNlLTExZTAtOTc5OC03OGU3ZDFmNTU5YTA-;_ylg=X3oDMTFpOGhjNWg5BGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDBHBzdGNhdANibG9nBHB0A3NlY3Rpb25z;_ylv=3">Mencari Taman di Jakarta.</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/07/komunitas-pecinta-taman-kampung-sawah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>More on bike sharing.</title>
		<link>http://rujak.org/2011/06/more-on-bike-sharing/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/06/more-on-bike-sharing/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2011 03:26:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>
		<category><![CDATA[bike]]></category>
		<category><![CDATA[bike-sharing]]></category>
		<category><![CDATA[National Geographic]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2963</guid>
		<description><![CDATA[It&#8217;s the summer of bike sharing around the world. From the National Geographic.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>It&#8217;s the summer of bike sharing around the world. <a href="http://on.natgeo.com/mCpQZq #biking">From the National Geographic</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/06/more-on-bike-sharing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sayembara Tagline www.klikjkt.or.id</title>
		<link>http://rujak.org/2011/05/sayembara-tagline-www-klikjkt-or-id/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/05/sayembara-tagline-www-klikjkt-or-id/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 11:13:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2933</guid>
		<description><![CDATA[Rumuskan tagline untuk www.klikjkt.or.id paling lambat tanggal 30 Mei 2011 jam 17:00. Kirim ke info@klikjkt.or.id Atau twit dg #klikjkt www.klikjkt.or.id belum mempunyai tagline, yang seharusnya ditempatkan di bagian kanan banner halaman muka yang sekarang kosong (lihat gambar terlampir). Tujuan tagline adalah: - dengan ringkas dan cepat menjelaskan misi www.klikjkt.or.id - menggugah warga memanfaatkan www.klikjkt.or.id. Juri: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rumuskan <em>tagline </em>untuk www.klikjkt.or.id paling lambat tanggal 30 Mei 2011 jam 17:00.</p>
<p>Kirim ke info@klikjkt.or.id</p>
<p>Atau twit dg #klikjkt</p>
<p>www.klikjkt.or.id belum mempunyai <em>tagline</em>, yang seharusnya ditempatkan di bagian kanan banner halaman muka yang sekarang kosong (lihat gambar terlampir).</p>
<p>Tujuan tagline adalah:</p>
<p>- dengan ringkas dan cepat menjelaskan misi www.klikjkt.or.id</p>
<p>- menggugah warga memanfaatkan www.klikjkt.or.id.</p>
<p>Juri: Tim Pengelola www.klikjkt.or.id (terdaftar di bawah)</p>
<p>Hadiah: T-Shirt  menarik hanya untuk satu pemenang utama dan 3 pemenang lain.</p>
<p>Semua rumusan tagline yang disampaikan untuk sayembara ini akan menjadi milik www.klikjkt.or.id yang  berhak menggunakannya dengan bebas, dengan atau tanpa perubahan.</p>
<p><strong>Tentang klikJkt</strong></p>
<p><a href="http://www.klikjkt.or.id/">www.klikJkt.or.id</a> dibuat untuk menampung laporan Anda tentang keadaan dan peristiwa di Jakarta yang memerlukan perhatian atau layak menjadi pengetahuan semua, termasuk pemerintah.</p>
<p>Misalnya, Anda bisa melaporkan jalan berlobang atau macet (rumpun/<em>category</em> “Pelayanan &amp; Fasilitas Umum”), penampakan hewan liar atau pohon tumbang (rumpun “Alam &amp; Lingkungan”), sampah menumpuk atau pembakaran sampah (“Sampah &amp; Pencemaran”), perusakan pusaka budaya (“Kesenian dan Pusaka Budaya”), prakarsa warga membuat biopori, pengolahan sampah mandiri, penghijauan, atau lainnya (“Prakarsa Warga”).</p>
<p>Usahakan laporan Anda singkat dan jelas. Kami akan melakukan moderasi untuk setiap laporan yang masuk. Tujuannya adalah menghindari laporan palsu atau kata-kata yang tidak pantas.</p>
<p><strong>Bagaimana cara mengirim laporan?</strong></p>
<p>Anda dapat melapor langsung tanpa perlu <em>register</em> dulu.</p>
<p>Ada empat cara untuk mengirimkan laporan:</p>
<ol>
<li><a href="http://www.klikjkt.or.id/"><strong>www.klikJkt.or.id</strong></a></li>
<li><strong>SMS</strong> ke <strong>08122053543. </strong>Format yang harus diikuti adalah (Nama, jenis laporan, alamat lokasi kejadian). Contohnya: <em>Bing Slamet,pohon tumbang,Jalan Teuku Umar No.1,Menteng,Jakarta Pusat.</em></li>
<li><strong>Email</strong> ke <a href="mailto:lapor@klikJkt.or.id">lapor@klikJkt.or.id</a> Format yang harus diikuti adalah [nama, nomor kontak, jenis laporan, alamat lokasi kejadian]. Contohnya: <em>Bing Slamet,0816811XXX,pohon tumbang,Jalan Teuku Umar No.1,Menteng,Jakarta Pusat,[nomor rumpun, 1 sd. 9]</em></li>
<li><strong>Twitter: </strong>cukup dengan mencantumkan #klikjkt</li>
</ol>
<p>Anda dapat mengirimkan teks melalui SMS dan kemudian mengirimkan foto melalui email untuk laporan yang sama dengan mengikuti format di atas.</p>
<p>Nomor telpon seluler dan alamat email Anda bersifat rahasia dan tidak akan ditampilkan. Kami memerlukannya untuk melakukan verifikasi atau tindak-lanjut.</p>
<p><strong>Laporan Anda akan diapakan?</strong></p>
<p>Laporan Anda akan dapat disortir menurut rumpun (<em>category</em>) dan wilayah. Pengelola <a href="http://www.klikjkt.or.id/">www.klikJkt.or.id</a> akan berupaya meneruskan laporan Anda kepada pihak-pihak yang berkaitan, termasuk Pemerintah Provinsi Jakarta. Kami berharap mereka dapat melakukan tindak-lanjut yang diperlukan.</p>
<p>Setiap orang, termasuk pejabat yang bertanggung jawab, dapat berlangganan untuk mendapatkan pemberitahuan bila ada laporan baru, yaitu melalui tombol &#8220;Get Alerts&#8221; di barisan menu.</p>
<p>Ia dapat berlangganan semua laporan, atau memlih laporan menurut wilayah dan/atau rumpun tertentu.</p>
<p><strong>Siapa pengelola klikJkt?</strong></p>
<p><a name="_Hlk164863643"></a><a href="http://www.klikjkt.or.id/">www.klikJkt.or.id</a> dikelola oleh Tim Sukarelawan.</p>
<p>Kami dapat dihubungi di <a href="mailto:lapor@klikJkt.or.id">lapor@klikJkt.or.id</a> (hanya untuk menerima laporan), <a href="mailto:info@klikJkt.or.id">info@klikJkt.or.id</a> (tidak untuk menerima laporan), akun Twitter @klikJkt, dan fanpage Facebook: klikJkt.</p>
<p>Tim sukarelawan saat ini terdiri dari:</p>
<ul>
<li>Dian Tri Irawaty</li>
<li>Dina Indrasafitri</li>
<li>Elisa Sutanudjaja</li>
<li>Famega Syavira Putri</li>
<li>Marco Kusumawijaya</li>
</ul>
<p><strong>ingin bergabung? Hubungi</strong>: info@klikJkt.or.id</p>
<p><strong>Apa dan mengapa ada Rumpun (</strong><em><strong>category</strong></em><strong>)?</strong></p>
<p>Rumpun berguna untuk menggolongkan laporan Anda. Rumpun berfungsi sebagai salah satu kisi-kisi untuk menyortir. Kisi-kisi lainnya adalah kelurahan.</p>
<p>Anda dapat menandai laporan Anda dengan <strong>satu atau lebih</strong> dari sembilan rumpun yang tersedia. Rumpun ini wajib Anda pilih bila melapor langsung melalui<a href="http://www.klikjkt.or.id/">www.klikJkt.or.id</a>. Bila melapor melalui sms atau email, hal ini bersifat pilihan bebas (opsional).</p>
<p>Berikut penjelasan ringkas tentang rumpun-rumpun tersedia:</p>
<p><em><strong>1. Pelayanan &amp; Fasilitas Umum</strong></em></p>
<p>Untuk laporan tentang keadaan pelayanan umum seperti air minum, pembuatan surat-surat dan lain-lain; serta keadaan fasilitas umum seperti kerusakan jalan, saluran, angkutan umum, halte bus, taman, trotoar, dan lain-lain.</p>
<p><em><strong>2. Pembangunan &amp; Tata Kota</strong></em></p>
<p>Untuk laporan tentang misalnya dugaan pelanggaran tata ruang/kota, gangguan akibat kegiatanpembangunan, pembangunan yang tidak sesuai kebutuhan dan aturan yang ada, kegiatan perencanaan bagian atau seluruh kota yang Anda ketahui, dan lain-lain.</p>
<p><em><strong>3. Air dan Banjir</strong></em></p>
<p>Untu laporan segala hal yang terkait dengan masalah air serta genangan air serta banjir.</p>
<p><em><strong>4. Sampah &amp; Pencemaran</strong></em></p>
<p>Untuk laporan tentang misalnya tempat pembuangan sampah liar, sampah yang menumpuk tidak diangkat, pembakaran yang menimbulkan asap, pencemaran dalam berbagai bentuk, dan lain-lain.</p>
<p><em><strong>5. Bencana dan Darurat</strong></em></p>
<p>Untuk laporan tentang terjadinya bencana dan keadaan darurat, misalnya seperti kebakaran, banjir, kecelakaan, kebutuhan akan donor darah, pohon tumbang, dan lain-lain.</p>
<p><em><strong>6. Cuaca &amp; Iklim</strong></em></p>
<p>Untuk laporan tentang misalnya keadaan cuaca yang istimewa atau berbahaya, serta dugaan dampak perubahan iklim, dan lain-lain yang terkait.</p>
<p><em><strong>7. Alam &amp; Lingkungan</strong></em></p>
<p>Untuk laporan tentang misalnya penampakan hewan liar atau yang menarik, pohon tumbang, tanaman istimewa yang perlu dilindungi, pristiwa alam istimewa seperti penampakan pelangi, dan lain sebagainya.</p>
<p><em><strong>8. Kesenian &amp; Pusaka Budaya</strong></em></p>
<p>Untuk laporan tentang misalnya kehadiran kegiatan kesenian serta wujud kebudayaan lainnya, benda dan tempat cagar-budaya atau purbakala, termasuk bila ada ganguan atau perusakan, dan lain-lain yang terkait.</p>
<p><em><strong>9. Prakarsa Warga</strong></em></p>
<p>Untuk laporan tentang prakarsa warga, misalnya mengelola sampah secara mandiri, membuat biopori, membersihkan saluran, menyelenggarakan taman bacaan, mmbangun pos pengungsi untuk korban bencana, dan lain-lain.</p>
<p><em><strong>10. Ditindaklanjuti</strong></em></p>
<p>Rumpun ini tidak dapat digunakan oleh pelapor, tetapi hanya dapat digunakan oleh pengelola <a href="http://www.klikjkt.or.id/">www.klikJkt.or.id</a> untuk menandai laporan-laporan yang sedang atau sudah ditindaklanjuti.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/05/sayembara-tagline-www-klikjkt-or-id/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Zebra Cross Tinggal Setengah&#8230;</title>
		<link>http://rujak.org/2011/04/zebra-cross-tinggal-setengah/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/04/zebra-cross-tinggal-setengah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Apr 2011 03:47:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guest Column]]></category>
		<category><![CDATA[Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-kaki]]></category>
		<category><![CDATA[pejalan kaki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2899</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Robin Hartanto.  Foto zebra cross di depan Bank BNI Kota Tua, tanggal 26 Agustus 2010. Setelah perbaikan jalan, zebra cross yang sebelumnya selalu saya pakai untuk menyeberang tiba-tiba tinggal setengah. Sepertinya pemerintah sedang membutuhkan atlet lompat jauh.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Robin Hartanto.  Foto zebra cross di depan Bank BNI Kota Tua, tanggal 26 Agustus 2010. Setelah perbaikan jalan, zebra cross yang sebelumnya selalu saya pakai untuk menyeberang tiba-tiba tinggal setengah. Sepertinya pemerintah sedang membutuhkan atlet lompat jauh.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/Robin-Hartanto_Zebra_crp.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2900" title="Robin Hartanto_Zebra_crp" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/Robin-Hartanto_Zebra_crp.jpg" alt="" width="530" height="339" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/04/zebra-cross-tinggal-setengah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pejalan Kaki vs. Sepeda Motor</title>
		<link>http://rujak.org/2011/04/pejalan-kaki-vs-sepeda-motor/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/04/pejalan-kaki-vs-sepeda-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 12:30:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-kaki]]></category>
		<category><![CDATA[pejalan kaki]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda-motor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2882</guid>
		<description><![CDATA[Terbitkan jepretan Anda tentang kasus jalan-kaki dan jalurnya ke info@rujak.org. Oleh: Famega Syavira Putri;  http://cyapila.com &#124; @cyapila Bahkan untuk berjalan di trotoar pejalan kaki harus bersaing dengan motor. Saya pernah mencobanya, berjalan kaki dengan cuek di tengah trotoar yang ramai dilalui motor. Hasilnya? Klakson galak tak henti-hentinya dengan mata melotot dari balik helm. Padahal trotoar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/Cropped1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2893" title="Cropped1" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/Cropped1.jpg" alt="" width="561" height="370" /></a></p>
<p><strong>Terbitkan jepretan Anda tentang kasus jalan-kaki dan jalurnya ke info@rujak.org.</strong></p>
<p>Oleh: Famega Syavira Putri;  http://cyapila.com | @cyapila</p>
<p>Bahkan untuk berjalan di trotoar pejalan kaki harus bersaing dengan motor. Saya pernah mencobanya, berjalan kaki dengan cuek di tengah trotoar yang ramai dilalui motor.  Hasilnya? Klakson galak tak henti-hentinya dengan mata melotot dari balik helm. Padahal trotoar adalah hak pejalan kaki.  Ini foto-fotonya. Suatu siang di sekitar Bank Indonesia, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.  &#8211;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/IMG00061.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2886" title="IMG00061" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/IMG00061.jpg" alt="" width="576" height="432" /></a><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/IMG00058.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2883" title="IMG00058" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/IMG00058.jpg" alt="" width="576" height="432" /></a><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/IMG00060.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2885" title="IMG00060" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/IMG00060.jpg" alt="" width="576" height="432" /></a><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/IMG00062.jpg"></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/IMG00062.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2887" title="IMG00062" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/IMG00062.jpg" alt="" width="528" height="400" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/04/pejalan-kaki-vs-sepeda-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Trotoar Lapangan MONAS: Lebar Tapi Kadang Pesing</title>
		<link>http://rujak.org/2011/04/k5-di-monas-lebar-tapi-kadang-pesing/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/04/k5-di-monas-lebar-tapi-kadang-pesing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Apr 2011 01:08:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Monas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2876</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Putri Syrfasari (poo_granger@yahoo.com) Ini trotoar yang ideal.. Jalannya besar, gak ada yang jualan, dan motor kayaknya gak pernah make. Bonusnya pohonnya gede jadi adem. Eh, tapi ada minusnya deng. Kadang suka bau pesing.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Putri Syrfasari (poo_granger@yahoo.com)</p>
<p>Ini trotoar yang ideal.. Jalannya besar, gak ada yang jualan, dan motor kayaknya gak pernah make. Bonusnya pohonnya gede jadi adem. Eh, tapi ada minusnya deng. Kadang suka bau pesing.</p>
<div id="attachment_2877" class="wp-caption aligncenter" style="width: 550px"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/K5Monas_07042011.jpg"><img class="size-full wp-image-2877 " title="K5Monas_07042011" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/04/K5Monas_07042011-e1302138334317.jpg" alt="" width="540" height="720" /></a><p class="wp-caption-text">K5 Lapangan Monas, lebar tapi kadang pesing.</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/04/k5-di-monas-lebar-tapi-kadang-pesing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>What is &#8220;Degrowth&#8221;? Is it zero-growth? or no-growth?</title>
		<link>http://rujak.org/2011/02/what-is-degrowth-is-it-zero-growth-or-no-growth/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/02/what-is-degrowth-is-it-zero-growth-or-no-growth/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Feb 2011 03:52:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>
		<category><![CDATA[degrowth]]></category>
		<category><![CDATA[growth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2839</guid>
		<description><![CDATA[Check this out: http://www.degrowth.org/Proceedings-new.122.0.html]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Check this out:</p>
<p><a href="http://www.degrowth.org/Proceedings-new.122.0.html">http://www.degrowth.org/Proceedings-new.122.0.html</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/02/what-is-degrowth-is-it-zero-growth-or-no-growth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Sebaiknya Hubungan Desa-Kota Menuju Abad Ekologi?</title>
		<link>http://rujak.org/2011/02/bagaimana-sebaiknya-hubungan-desa-kota-menuju-abad-ekologi/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/02/bagaimana-sebaiknya-hubungan-desa-kota-menuju-abad-ekologi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2011 14:19:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>
		<category><![CDATA[Combine RI]]></category>
		<category><![CDATA[desa-kota]]></category>
		<category><![CDATA[Magno Wooden Radio]]></category>
		<category><![CDATA[Singgih Kartono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2769</guid>
		<description><![CDATA[Lokakarya: Memikir Ulang Desa-Kota; Jalan Menuju Kelestarian Waktu dan Tempat Lokakarya: Hari, tanggal    : Jumat – Minggu, 4 – 6 Maret 2011 Tempat            : Desa Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah 56281 Indonesia Tujuan Lokarya: Semua peserta bersama-sama belajar: Menyegarkan kembali pengetahuan tentang hubungan desa dan kota. Memahami mengapa hubungan itu perlu diperbaharui dan dibangun kembali. Mempelajari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/02/BukittinggiSeluruh.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2773" title="BukittinggiSeluruh" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/02/BukittinggiSeluruh.jpg" alt="" width="506" height="410" /></a></p>
<p><strong>Lokakarya:<br />
</strong><strong>Memikir Ulang Desa-Kota; Jalan Menuju Kelestarian</strong></p>
<p><strong>Waktu dan Tempat Lokakarya:</strong></p>
<p>Hari, tanggal    : Jumat – Minggu, 4 – 6 Maret 2011</p>
<p>Tempat            : Desa Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah 56281 Indonesia</p>
<p><strong>Tujuan Lokarya:</strong></p>
<p>Semua peserta bersama-sama belajar:</p>
<ol>
<li>Menyegarkan kembali pengetahuan tentang hubungan      desa dan kota.</li>
<li>Memahami mengapa hubungan itu perlu diperbaharui      dan dibangun kembali.</li>
<li>Mempelajari kemungkinan hubungan-hubungan baru      antara desa dan kota.</li>
<li>Mempelajari prinsip-prinsip perencanaan desa dalam      perspektif kelestarian dan proses urbanisasi yang sedang terjadi.</li>
</ol>
<p><strong>Cara Belajar:</strong></p>
<ol>
<li>Studi kasus desa produksi radio Magno (Studio      Piranti Works); dari keadaan menuju visi. Perencanaan atau intervensi apa      yang perlu dan dapat dilakukan?</li>
<li>Studi kasus karya dan pengalaman COMBINE Resource      Institution (CRI) membangun konsep lumbung komunitas dengan sistem      informasi desa: bagaimana memanfaatkannya untuk menata ulang hubungan      desa-kota?</li>
<li>Pengamatan dan analisis bersama berdasarkan studi      kasus</li>
<li>Belajar dari lingkungan dan belajar bersama sesama      peserta dari berbagai latar belakang/disiplin.</li>
</ol>
<p><strong>Latar Belakang:</strong></p>
<p>Hubungan desa-kota itu nyata. Ada banyak keluhan, misanya tentang ekploitasi kota atas desa. Namun, hubungan ini terjadi karena desa juga memerlukan kota. Produksi (pertanian) memerlukan konsumsi, selain sebaliknya. Di beberapa negara, pertanian mendapatkan perlindungan berupa subsidi langsung dan/atau pembatasan impor atau/dan ekspor. Nilai barang produksi primer, karena menyangkut dasar hajat hidup orang banyak, menjadi sangat politis. Nilai sering ditentukan dengan berbagai intervensi, terkadang merugikan atau menguntungkan penduduk desa yang berprofesi sebagai petani. Nilai tukar produk pertanian sering dianggap terlalu rendah, tidak memiliki daya tawar yang tinggi, atau setidaknya sebanding dengan produk barang sekunder dan jasa dari kota. Jadi, bagaimana menetapkan mekanisme yang adil? Bagaimana mengukur ketimpangan ini? Migrasi umumnya dianggap terjadi satu arah—dari desa ke kota—dan tidak pernah sebaliknya, kecuali migrasi musiman, misalnya ketika penduduk desa ke kota hanya untuk mencari pekerjaan sementara menunggu panen, dan kemudian kembali ke desa di musim panen dan tanam. Arus migrasi orang ini membawa arus moneter dari kota ke desa. Ada setingkat re-investasi ke desa. Ada banyak pula keluhan tentang menyusutnya penduduk pedesaan dalam arti yang bekerja di sektor pertanian. Namun, ada pula kasus-kasus kembalinya orang ke desa sebagai pilihan sadar untuk bekerja kembali di sektor pertanian.</p>
<p>Dalam anggapan ekonomi konvensional, desa berputar di sekitar sektor primer pertanian, sedangkan kota-kota mengkonsumsi hasilnya dan berputar pada poros ekonomi sekunder dan tersier, pengolahan dan jasa. Namun, tidak berarti desa tidak melakukan pengolahan. Pengolahan produk pertanian itu sendiri menjadi industri yang makin lazim. Produk pertanian yang keluar dari desa tidak lagi hanya berupa bahan mentah, tetapi telah diproses menjadi berbagai turunan dengan energi entropi yang makin tinggi. Selain itu, desa juga memproduksi barang-barang sekunder, antara lain yang bernilai tinggi, seperti barang kerajinan tenun (kain), anyaman, ukiran, berbagai bentuk kesenian, dan lain sebagainya. Sementara itu, tidak berarti di kota tidak ada kegiatan primer, baik pertanian maupun pertambangan. Beberapa kota berawal dari pertambangan. Pertanian di dalam wilayah kota pun sudah biasa, meskipun benar mungkin makin berkurang, yakni di kota-kota Asia.</p>
<p>Desa dan kota bukanah kategori hitam-putih, setidaknya bila dilihat dari sudut pandang ekonomi.</p>
<p>Singgih Kartono, pendiri Magno-Piranti Works membawa sektor sekunder (produksi radio) dan tersier (jasa perancangan/design) ke dalam desa. Para penganjur ekonomi ekologis menganjurkan dengan sesadar-sadarnya sektor primer (pertanian) ke dalam kota;<em> urban organic agriculture</em>.  Desa ke dalam kota dan kota ke dalam desa makin menjadi lazim. Hubungannya bukan lagi seperti dua entitas yang berhadapan, melainkan saling mengada benar-benar di dalam yang lainnya.</p>
<p>Transisi ke abad ekologis memang melihat hubungan itu perlu dibangun kembali. Tujuannya cukup jelas, yaitu mengurangi jarak ruang produksi dan konsumsi, sehingga mengurangi pengangkutan dan jejak karbon. Dalam wacana perencanaan, kata kota-wilayah (<em>city-region</em>) makin sering disandingkan sebagai satu kata. Persoalannya bukan lagi masalah keadilan nilai tukar, eksploitasi, dan hal-hal lain yang berat sebelah, melainkan telah menjadi keperluan untuk lestari bersama atau musnah bersama. Kesadaran ilmiah ekologis juga memastikan bagaimana hubungan hulu dan hilir itu berkesinambungan erat. Kota dan desa berada dalam suatu kesinambungan ekosistem, baik mikro maupun makro. Air itu satu. Udara itu satu. Bumi itu satu. Desa-kota bukan saja berada dan terbentuk dalam suatu kontinuum <em>de facto</em>, tetapi perlu dirajut lebih makin erat dalam suatu hubungan yang saling melestarikan.</p>
<p>Ada beberapa syarat minimal yang dapat menjadi dasar dari hubungan yang dapat saling melestarikan itu, meliputi:</p>
<p>1.     Pertumbuhan produksi dan konsumsi berada dalam batas-batas kemampuan lingkungan memulihkan diri. Ada pemikiran dan bukti-bukti bahwa kita dapat membantu meningkatkan pemulihan diri lingkungan. Manusia, dengan segala kegiatan konsumsi dan produksinya, bia tumbuh, maka sebaiknya “tumbuh bersama sumber daya lingkungannya,” bukan hanya menyedot atau menggerus lingkungannya. Pertumbuhan sumber daya, setidaknya sebanyak-banyaknya organik, harus direncanakan secara cermat supaya lestari dalam kecukupan secara kuantitatif maupun kualitatif.</p>
<p>2.     Hubungan sosial yang makin adil dan terbuka antara produsen dan konsumen.</p>
<p>3.     Mottainai: tidak ada sampah. <em>Craddle to cradle</em>: sampah adalah bahan bagi proses berikutnya. Proses produksi dan konsumsi menghasilkan sampah minimal, sebatas yang dapat diserap langsung oleh lingkungan yang terkelola, lebih baik lagi kalau dapat digunakan dalam siklus produksi-konsumsi berikutnya tanpa menyisakan sesuatu secara sia-sia.</p>
<p><strong>Pertanyaan dasar lokakarya ini adalah:</strong></p>
<ol>
<li>Bagaimana sebaiknya hubungan desa dan kota dibangun      kembali, dalam rangka menuju ke kelestarian, dan dalam keadaan nyata yang      berlaku sekarang?</li>
<li>Apakah gerangan gagasan-gagasan kreatif yang dapat      kita munculkan, baik yang konseptual maupun yang praktis?</li>
<li>Apa tindakan yang dapat dilakukan?</li>
</ol>
<p><strong>Rencana Agenda Lokakarya:</strong></p>
<p><a href="http://www.scribd.com/doc/48421267">Klik di sini</a></p>
<p><strong>Fasilitator Lokakarya:</strong></p>
<ol>
<li>Marco Kusumawijaya (RCUS; Jakarta)</li>
<li>Elanto Wijoyono (COMBINE Resource Institution;      Yogyakarta)</li>
<li>Singgih S. Kartono (Magno – Piranti Works;      Temanggung)</li>
</ol>
<p><strong>Peserta Lokakarya:</strong></p>
<p>Lokakarya ini dilaksanakan dalam kelas kecil, terbatas untuk 15 orang.</p>
<p>Prioritas peserta adalah yang berlatar belakang pendidikan/bergiat dalam ranah pembangunan desa, media, arsitektur, pertanian, sosiologi, kesenian, studi perkotaan dan kawasan, manajemen pengetahuan, industri, dan lingkungan.</p>
<p><strong>Pendaftaran: (<a href="http://www.scribd.com/doc/48421962">Klik di sini untuk Formulir Pendaftaran</a></strong><strong>)</strong></p>
<ul>
<li>Pendaftaran ikut serta lokakarya dilakukan dengan      mengirimkan formulir pendaftaran yang telah diisi ke alamat e-mail <strong>desakotalestari[at]gmail.com</strong></li>
<li>Pendaftaran peserta dibuka hingga hari Kamis, 24      Februari 2011 pukul 20.00 WIB.</li>
<li>Peserta akan diseleksi oleh penyelenggara dan      diumumkan daftarnya paling lambat 3 (tiga) hari setelah tenggat waktu      pendaftaran peserta.</li>
</ul>
<p><strong>Teknis keikutsertaan:</strong></p>
<ul>
<li>Pendaftaran lokakarya tidak dipungut biaya.</li>
<li>Peserta menanggung sendiri biaya transportasi dari      tempat asal ke Yogyakarta (jika turut bergabung di kantor COMBINE) dan      sebaliknya. Akomodasi peserta selama di Yogyakarta tidak ditanggung oleh      penyelenggara lokakarya. Transportasi peserta dari Yogyakarta ke      Temanggung dan sebaliknya ditanggung oleh COMBINE.</li>
</ul>
<p><span style="text-decoration: underline;">Alamat COMBINE Resource Institution</span>:</p>
<p><em>Jl. K.H. Ali Maksum No. 183 Pelemsewu, Panggungharjo, Sewon, Bantul</em></p>
<p><em>D.I. Yogyakarta 55188 Indonesia</em></p>
<p><em>Telp./Faks: 0274 – 411 123</em></p>
<p><em> </em></p>
<ul>
<li>Peserta yang datang langsung dari tempat asal ke      Desa Kandangan di Temanggung, Jawa Tengah membiaya sendiri transportasi      menuju dan dari Temanggung.</li>
<li>Penyelenggara menyediakan akomodasi dasar bagi para      peserta selama mengikuti lokakarya, berupa tempat menginap bersama dan      makan selama kegiatan lokakarya. Keperluan lain yang bersifat pribadi      dan/atau penambahan/pengalihan akomodasi selama acara tidak ditanggung      oleh penyelenggara. Penyelenggara sebatas dapat memberikan rekomendasi      pilihan akomodasi jika diperlukan.</li>
<li>Peserta mempersiapkan alat kerja pribadi (laptop,      alat tulis, alat dokumentasi, perlengkapan observasi lapangan) untuk      digunakan sendiri selama pelaksanaan lokakarya.</li>
<li>Keterangan teknis lainnya akan diinformasikan      kemudian setelah daftar peserta terseleksi diterbitkan.</li>
<li>Kontak penyelenggara:</li>
</ul>
<p>◦      Elanto Wijoyono – Yogyakarta (0815 7865 8586)</p>
<p>◦      Marco Kusumawijaya – Jakarta (0816 811 563)</p>
<p><strong>Profil Penyelenggara:</strong></p>
<p><strong>Mengenai Magno – Piranti Works (</strong><a href="http://www.magno-design.com/">http://www.magno-design.com</a><strong>):</strong></p>
<p>Singgih Kartono mendirikan “pabrik” radio dan beberapa produk lainnya dari kayu dengan rancangan yang sangat baik. Ia melakukan pembibitan pohon-pohon yang kayunya akan dipakai sebagai bahan bakunya. Bibit-bibit ini diberikan cuma-cuma kepada masyarakat sekitar untuk ditanam. Pada dasarnya ia membawa ekonomi sekunder dan tersier ke dalam jantung desa, ia meng-kota-kan desa. Gagasannya adalah membawa pertumbuhan ekonomi ke desa dan sekaligus menumbuhkan desa sebagai sumber daya yang lestari. Ini adalah suatu eksperimen yang menarik dalam kerangka transisi ekologis. Apa persisnya yang dilakukan sekarang? Sejauh apa perkembangan gagasan tersebut di lapangan? Apa yang akan dilakukannya lagi? Sejauh apa ini dapat membawa kepada kelestarian hubungan desa-kota, industri dan kerajinan, pada keseluruhan rangkaian mata-rantai produksi-konsumsi? Apakah ini merupakan jalan yang dapat ditempuh lebih banyak orang, di wilayah (desa dan kota), dalam menuju kelestarian? Sejauh apa pendekatan ini dapat dibawa dan diikuti? Apakah perlu “perencanaan” setempat untuk mendukung gagasan “tumbuh bersama sumber daya” menjadi makin efektif?</p>
<p><strong>Mengenai COMBINE Resource Institution – CRI (</strong><a href="http://combine.or.id/">http://combine.or.id</a><strong>):</strong></p>
<p>COMBINE didirikan dengan keyakinan bahwa keberdayaan suatu komunitas antara lain ditentukan pada kemampuannya untuk mendapatkan akses terhadap informasi sumber daya. Dengan informasi yang dikelola secara mandiri, suatu komunitas yang tinggal di suatu wilayah (bisa desa, bisa pula kota) akan mampu menentukan sendiri apa yang dibutuhkan untuk membangun kehidupan di wilayahnya. Mereka akan mampu pula menentukan seberapa banyak sumber daya yang ada harus dipakai dan berapa yang harus dijaga agar kehidupan komunitas mereka tetap lestari. Kebutuhan yang belum terpenuhi akan dapat dicukupi dengan mendasarkan diri atas informasi sumber daya komunitas lain yang dapat diakses melalui jejaring komunikasi dan informasi. Dengan cara-caranya sendiri, banyak komunitas di Indonesia telah memiliki beragam pengalaman bernilai dan bermanfaat dalam pengelolaan informasi dan pengetahuan untuk pelestarian sumber daya lokal. COMBINE Resource Institution hadir untuk memberikan dukungan optimalisasi kemampuan tersebut dengan teknologi informasi komunikasi tepat guna dan membantu mendokumentasikan praktik-praktik cerdas dari banyak komunitas pintar di Indonesia. Bagaimana memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman ini untuk memikirkan kembali hubungan antara desa dan kota ada;lah hal yang bisa dipelajari bersama?</p>
<p><strong>Mengenai Rujak Center for Urban Studies – RCUS (</strong><a href="http://rujak.org/">http://rujak.org</a><strong>): </strong></p>
<p>RCUS bertujuan membantu menciptakan dinamika pengetahuan yang digali, dipupuk dan dimanfaatkan bersama-sama dalam rangka perubahan yang diperlukan menuju ke abad ekologi. Ia bekerja di tataran penelitian, peningkatan kapasitas dan advokasi kebijakan. Memusatkan perhatian pada masyarakat perkotaan, RCUS menganggap salah satu perubahan yang penting adalah hubungan antara masyarakat perkotaan dengan masyarakat dan wilayah pedesaan. RCUS tertarik dengan laku dan cara-cara mengetahui (epistemologi) yang baru, terutama yang digali bersama dengan masyarakat.</p>
<p><a href="http://www.scribd.com/doc/48421962"><strong>Formulir Pendaftaran Peserta Lokakarya</strong></a></p>
<p><strong>Memikir Ulang Desa-Kota; Jalan Menuju Kelestarian</strong></p>
<p>Nama lengkap                         : …&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Tempat, tanggal lahir               : …&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Alamat                                     : …&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Pekerjaan/kegiatan terkini        : …&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Latar belakang pendidikan       : …&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Nomor telepon/HP                  : …&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>e-mail                                      : …&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Website/blog                           : …&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Transportasi                            :  [   ] via Yogyakarta (kantor COMBINE) – p.p.</p>
<p>[   ] langsung Temanggung, Jawa Tengah – p.p.</p>
<p>Tujuan mengikuti lokakarya    :</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Catatan kondisi pribadi (vegetarian/tidak, riwayat sakit, dan sebagainya):</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>…&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>kirimkan formulir ini via e-mail ke alamat <strong>desakotalestari[at]gmail.com</strong> paling lambat hari <strong>Kamis, 24 Februari 2011 pukul 20.00 WIB</strong>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/02/bagaimana-sebaiknya-hubungan-desa-kota-menuju-abad-ekologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Baru tentang Jakarta?</title>
		<link>http://rujak.org/2011/01/buku-baru-tentang-jakarta/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/01/buku-baru-tentang-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Jan 2011 04:52:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rujak Answers]]></category>
		<category><![CDATA[Batavia]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Baru]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Windoro Adi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2705</guid>
		<description><![CDATA[Windoro Adi, Batavia 1740, Menyisir Jejak Betawi, PT Gramedia, 2010. Di akhir abad ke-19, sebuah kota melahirkan etnisnya sendiri. Tradisi dan budayanya diikat ole Islam yang bersahabat, terbuka, dan memberikan ruang bagi yang lain&#8230;(dari sampul belakang)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/01/IMG_84881.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2706" title="IMG_8488" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/01/IMG_84881.jpg" alt="" width="512" height="384" /></a></p>
<p><strong>Windoro Adi, Batavia 1740, Menyisir Jejak Betawi, PT Gramedia, 2010. </strong></p>
<p>Di akhir abad ke-19, sebuah kota melahirkan etnisnya sendiri. Tradisi dan budayanya diikat ole Islam yang bersahabat, terbuka, dan memberikan ruang bagi yang lain&#8230;(dari sampul belakang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/01/buku-baru-tentang-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

