<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rujak &#187; Tips</title>
	<atom:link href="http://rujak.org/category/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rujak.org</link>
	<description>For a Better Jakarta. Everyone is Invited.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 06:21:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Yoga di Taman Suropati bersama Yudhi Widdyantoro</title>
		<link>http://rujak.org/2010/07/yoga-in-the-park/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/07/yoga-in-the-park/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 11:53:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2365</guid>
		<description><![CDATA[Yoga bersama yogi Yudhi Widdyantoro, di Taman Suropati, setiap hari Minggu pagi jam 7:00-7:30, dengan catatan kalau Yudhi sedang tidak sedang keluar kota. Terbuka untuk umum.
Ikuti Yudhi di Facebook untuk mengetahui rincian jadwalnya.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2366" class="wp-caption aligncenter" style="width: 550px"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/07/29737_397960332650_80049157650_4691624_3200745_n.jpg"><img class="size-full wp-image-2366 " title="29737_397960332650_80049157650_4691624_3200745_n" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/07/29737_397960332650_80049157650_4691624_3200745_n.jpg" alt="" width="540" height="360" /></a><p class="wp-caption-text">Photo dari http://www.facebook.com/photo.php?pid=4691624&amp;op=2&amp;o=global&amp;view=global&amp;subj=714297237&amp;id=80049157650</p></div>
<p>Yoga bersama yogi Yudhi Widdyantoro, di Taman Suropati, setiap hari Minggu pagi jam 7:00-7:30, dengan catatan kalau Yudhi sedang tidak sedang keluar kota. Terbuka untuk umum.</p>
<p>Ikuti<a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=714297237&amp;v=wall&amp;story_fbid=146731958670708&amp;ref=notif&amp;notif_t=feed_comment_reply#!/profile.php?id=714297237&amp;v=info&amp;ref=notif"> Yudhi di Facebook</a> untuk mengetahui rincian jadwalnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/07/yoga-in-the-park/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Susah loh Jadi Warga Jakarta!</title>
		<link>http://rujak.org/2010/07/susah-loh-jadi-warga-jakarta/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/07/susah-loh-jadi-warga-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 15:55:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Elisa Sutanudjaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2360</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa saat lalu, twitter rujak mengajukan pertanyaan, “Apakah para pendatang bersedia untuk menetap di Jakarta?” Berbagai macam jawaban pun masuk, dan banyak juga yang menjawab tidak bersedia. Namun, jika dibalik lagi, apakah ada syarat untuk jadi warga Jakarta? Ternyata ada banyak sekali, setidaknya itu yang tertera dalam 27 halaman Peraturan Daerah No.8 tahun 2007 tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa saat lalu, twitter rujak mengajukan pertanyaan, “Apakah para pendatang bersedia untuk menetap di Jakarta?” Berbagai macam jawaban pun masuk, dan banyak juga yang menjawab tidak bersedia. Namun, jika dibalik lagi, apakah ada syarat untuk jadi warga Jakarta? Ternyata ada banyak sekali, setidaknya itu yang tertera dalam 27 halaman Peraturan Daerah No.8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Dalam Perda satu ini, tertera berbagai macam ketentuan dan larangan tentang hidup di Jakarta.</p>
<p>Lalu, jika anda warga Jakarta dan calon warga Jakarta, apa saja yang perlu anda ketahui mengenai syarat menjadi warga kota yang baik versi Pemerintah Daerah Jakarta, berikut beberapa kutipan dari Perda tersebut.<br />
Terkait dengan prilaku warga di jalan dan kegiatan berlalu lintas, maka anda harus:<br />
1.       Wajib berjalan kaki di tempat yang telah ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan<br />
2.       Setiap orang yang akan menggunakan/menumpang kendaraan umum wajib menunggu di halte atau tempat pemberhentian yang telah disediakan.<br />
3.       Kendaraan bermotor roda dua atau lebih dilarang memasuki jalur busway<br />
Sayangnya untuk pasal terkait tentang lalu lintas ini tidak disebutkan berapa jumlah iring-iringan mobil dinas dan pengawalan yang diperbolehkan, atau berapa waktu minimal dan maksimal penutupan jalan protokol dan jalan tol jika iring-iringan mobil presiden ingin lewat buru-buru kembali ke rumahnya di luar Propinsi DKI Jakarta.</p>
<p>Dan bagi anda yang tinggal di perumahan yang gemar membuat polisi tidur dan portal atau gemar mengadakan acara dengan menggunakan jalur umum, sebetulnya ada ketentuannya loh, dan itupun harus dengan ijin gubernur dulu.</p>
<p>Gemar pakai joki untuk menghindari 3in1 juga tidak boleh, jadi joki apalagi. Semuanya tertulis jelas dengan denda tak main-main yaitu ancaman pidana kurungan paling sedikit 20 hari dan paling lama 90 hari atau denda Rp 500.000 hingga Rp 30.000.000.</p>
<p>Hobi membuang sampah, menempelkan permen karet, meludah atau merokok? Jangan pernah melakukannya ketika didalam kendaraan umum, pikir beribu kali sebelum menjadi terpidana atau harus bayar denda. Warga Jakarta juga dilarang untuk berdiri dan berjongkok diatas bangku taman, serta membuang sisa permen karet. Karena spesifik pada permen karet, mungkin anda bisa memilih untuk membuang sisa coklat dan sisa permen mentol.</p>
<p>Suka kumpul-kumpul dekat air mancur Bundaran HI ketika Car Free Day atau saat mengikuti demo? Hati-hati, kalau anda tidak sengaja tercebur ke dalam kolam, maka anda dianggap mandi dan melanggar pasal 14.</p>
<p>Pastikan juga anjing, kucing, burung beo ataupun iguana anda memiliki tanda daftar atau sertifikasi, dan pastikan juga supaya binatang-binatang peliharaan anda tidak berkeliaran di kawasan perumahan, atau dianggap melanggar pasal 17 ayat 2 dan 3.</p>
<p>Perda juga secara spesifik mengatur usaha-usaha pembiakan hewan dan pemotongan hewan. Dan secara spesifik juga melarang warga untuk mengembangkan bakat seninya di dinding-dinding kota. Bahkan anda pun dilarang memberi dan menerima selebaran di jalan-jalan umum. Nah, anda jadi punya alasan kan untuk menolak selebaran-selebaran liar itu.</p>
<p>Jangan lupa pasang Bendera Merah Putih di tiap hari-hari yang telah ditentukan, dan terutama hari Kemerdekaan Indonesia, atau anda dianggap melanggar pasal 55.</p>
<p>Walaupun becak sudah dibuang ke teluk Jakarta berdekade-dekade lalu, namun larangan tentang becak masih ada. Sementara aturan mengenai Pengaturan Tempat dan Usaha serta Pembinaan Pedagang Kaki Lima ternyata mengacu pada Perda lain yang sudah berumur 32 tahun lalu, alias disahkan tahun 1978!</p>
<p>Nah, Perda ini juga mengharuskan anda sebagai warga kota untuk melaporkan kepada pihak berwajib jika terjadi pelanggaran-pelanggaran diatas. Bayangkan bagaimana sibuknya pihak berwajib jika 10 juta warga kota (menurut survey terakhir BPS) benar-benar melaporkan segala jenis pelanggaran, dari permen karet hingga anjing Golden Retriever tanpa sertifikat, kepada pihak berwenang.</p>
<p>Perda satu ini sangat populer juga bagi kaum miskin kota, karena kerap sekali Perda ini dijadikan alasan dan dasar hukum untuk menggusur kampung dan pedagang kaki lima. Jadi tidak hanya warga menengah saja yang dijadikan sasaran, tetapi kaum miskin kota pun menjadi target besar-besaran. Dilarang berjualan air, dilarang menjadi pengemis, pengamen, pedagang asongan dan pengelap mobil. Jadi hindarilah 4 karir itu.</p>
<p>Sayangnya dalam 67 pasal tersebut, tidak ada satupun pasal yang menjamin ketertiban upacara agama/ibadah. Untungnya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mencantumkan pasal-pasal tersebut dalam Kejahatan melawan Ketertiban Umum.</p>
<p>Nah, masih berani jadi warga Jakarta?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/07/susah-loh-jadi-warga-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warung India Otentik, Rumahan.</title>
		<link>http://rujak.org/2010/07/warung-india-otentik-rumahan/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/07/warung-india-otentik-rumahan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 11:47:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2276</guid>
		<description><![CDATA[Mau coba makanan India otentik rumahan? Boleh coba &#8220;warung&#8221; Indian Khana: Sindhi Khana Khazana, Jalan Belakang Pasar Baru I/19. Enjoy!
Nikmati juga pemandangan ruko jaman-dulu yang menarik di bawah ini. Satu-satunya yang tersisa. Tepat di seberang Warung India.


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/07/Warung-India.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2277" title="Warung India" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/07/Warung-India.jpg" alt="" width="327" height="416" /></a>Mau coba makanan India otentik rumahan? Boleh coba &#8220;warung&#8221; Indian Khana: Sindhi Khana Khazana, Jalan Belakang Pasar Baru I/19. <em>Enjoy!</em></p>
<p><em>Nikmati juga pemandangan ruko jaman-dulu yang menarik di bawah ini. Satu-satunya yang tersisa. Tepat di seberang Warung India.</em></p>
<p><em><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/07/Warung-India2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2280" title="Warung India2" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/07/Warung-India2.jpg" alt="" width="482" height="608" /></a><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/07/warung-india-otentik-rumahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sapu Tangan Lebih Gaya</title>
		<link>http://rujak.org/2010/06/sapu-tangan-lebih-gaya/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/06/sapu-tangan-lebih-gaya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 05:30:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2175</guid>
		<description><![CDATA[
Katanya menggunakan sapu tangan, pada akhirnya dan dalam jangka panjang, lebih ramah  lingkungan, ketimbang menggunakan kertas tisu untuk mengelap keringat atau mengelap sesudah mencuci tangan dan mulut.
Jadi, mari kembali ke kebiasaan lama itu: Lebih perlente pula!
Mencuci sapu tangan (dan lain-lain) tidak harus menggunakan detergent yang merusak lingkungan, tapi bisa gunakan sabun alami
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/06/IMG_6853.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2176" title="IMG_6853" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/06/IMG_6853.jpg" alt="" width="576" height="432" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Katanya menggunakan sapu tangan, pada akhirnya dan dalam jangka panjang, lebih ramah  lingkungan, ketimbang menggunakan kertas tisu untuk mengelap keringat atau mengelap sesudah mencuci tangan dan mulut.</p>
<p style="text-align: left;">Jadi, mari kembali ke kebiasaan lama itu: Lebih perlente pula!</p>
<p style="text-align: left;">Mencuci sapu tangan (dan lain-lain) tidak harus menggunakan detergent yang merusak lingkungan, tapi bisa gunakan <a href="http://rujak.org/2010/06/sabun-alami-rarak/">sabun alami</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/06/sapu-tangan-lebih-gaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Plastic Straw even for Water? Are We Drinking or Sucking?</title>
		<link>http://rujak.org/2010/06/plastic-straw-even-for-water/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/06/plastic-straw-even-for-water/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 08:24:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2044</guid>
		<description><![CDATA[Text and Photo by E.Sutanudjaja and M. Kusumawijaya.
An unnecessary &#8220;new&#8221; habit is being introduced everywhere: plastic straw, even for drinking water.  It is not even necessary to use plastic straw to drink anything, as a matter of fact. Would you like to talk to any restaurant&#8217;s manager whenever and wherever you find it? Perhaps speaking [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2045" class="wp-caption aligncenter" style="width: 586px"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/06/Plastic-Straw.jpg"><img class="size-full wp-image-2045  " title="Plastic Straw" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/06/Plastic-Straw.jpg" alt="" width="576" height="432" /></a><p class="wp-caption-text">Plastic straw at Penang Bistro, Jalan Kebon Sirih, Jakarta</p></div>
<p><strong>Text and Photo by E.Sutanudjaja and M. Kusumawijaya.</strong></p>
<p>An unnecessary &#8220;new&#8221; habit is being introduced everywhere: plastic straw, even for drinking water.  It is not even necessary to use plastic straw to drink anything, as a matter of fact. Would you like to talk to any restaurant&#8217;s manager whenever and wherever you find it? Perhaps speaking softly, but convincingly, not to patronise, but just to suggest, that we, as consumers do not really need, let alone appreciate, it?</p>
<p>We might even lose the word &#8220;to drink&#8221;, as we are changing to &#8220;to suck&#8221;.  So far, wine and beer are safe from the straw. So, we do not need to yet change the expression &#8220;Let&#8217;s go for a drink&#8221; to &#8220;Let&#8217;s go for a suck&#8221;.</p>
<p>Jika kita pergi ke restoran dan memesan minuman, sering sekali dijumpai pihak restoran mengirimkan minuman kita dilengkapi dengan sedotan. Malah untuk tempat-tempat tertentu, kita bisa mengambil langsung sedotan, karena kebetulan sudah tersedia di hadapan kita.</p>
<p>Sedotan dengan bahan dasar plastik, tentunya hanya sekali pakai, dan setelah itu dibuang. Sedotan mungkin memiliki dimensi kecil, namun jika dikalikan dengan jumlah restoran dan rumah makan di Jakarta atau kota-kota lain yang menggunakan dan menyediakan sedotan, maka jumlah itupun menjadi luar biasa.</p>
<p>Kata &#8220;minum&#8221; malah akan kehilangan makna, karena kita menjadi &#8220;menyedot&#8221;?</p>
<p>Pertanyaanya, perlukah kita minum dengan menggunakan sedotan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/06/plastic-straw-even-for-water/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Post-Autistic Economics</title>
		<link>http://rujak.org/2010/06/post-autistic-economics/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/06/post-autistic-economics/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 05:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=2026</guid>
		<description><![CDATA[What is Post-Autistic Economics? Click here.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>What is Post-Autistic Economics? Click <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Post-autistic_economics">here</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/06/post-autistic-economics/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Plastic Recycling is Easy</title>
		<link>http://rujak.org/2010/05/plastic-recycling-is-easy/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/05/plastic-recycling-is-easy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 03:50:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Plastic container]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=1998</guid>
		<description><![CDATA[







 
There are many types of plastic in common use. Plastic must be sorted by type for recycling since each type melts at a different temperature and displays different properties. The plastics industry has developed identification codes to label different types of plastic. The identification system divides plastic into seven distinct types and uses a [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="cid:8316B0FA-AF73-46B6-A5B9-6E64D52234AD@local" alt="" /></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="490.0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><span style="font-family: Arial; font-size: medium;"><span style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 11px;"> </span></span></p>
<p><span style="font-family: Arial; font-size: medium;">There are many types of plastic in common use. Plastic must be sorted by type for recycling since each type melts at a different temperature and displays different properties. The plastics industry has developed identification codes to label different types of plastic. The identification system divides plastic into seven distinct types and uses a number code generally found on the bottom of containers. The following table explains the seven code system.</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; color: #2f6333; font-size: medium;">Plastic #1: Polyethylene Terephthalate (PETE)</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img src="cid:EB8D0798-C077-4105-B479-09E805081DC3@local" alt="" /></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="490.0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><span style="font-family: Arial; font-size: medium;">Common uses: 2 liter soda bottles, cooking oil bottles, peanut butter jars. This is the most widely recycled plastic and often has redemption value under the California &#8220;Bottle Bill.&#8221;</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; font-size: medium;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; color: #2f6333; font-size: medium;">Plastic #2: High Density Polyethylene (HDPE)</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img src="cid:40CE54D8-9E4C-4380-822F-A652B6F0E699@local" alt="" /></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="490.0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><span style="font-family: Arial; font-size: medium;">Common uses: detergent bottles, milk jugs.</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; font-size: medium;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; color: #2f6333; font-size: medium;">Plastic #3: Polyvinyl Chloride (PVC)</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img src="cid:6A152E87-B4CB-4421-94B4-64AAA6B681CB@local" alt="" /></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="490.0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><span style="font-family: Arial; font-size: medium;">Common uses: plastic pipes, outdoor furniture, shrink wrap, water bottles, salad dressing and liquid detergent containers. Please note that plastic bags are not accepted for recycling curbside. However, Safeway Stores, Alberton&#8217;s Food and Drug, Raley&#8217;s, Ralphs Food Companies, and G&amp;G Supermarkets accept plastic bags for recycling. Please remove food waste and receipts.</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; font-size: medium;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; color: #2f6333; font-size: medium;">Plastic #4: Low Density Polyethylene (LDPE)</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img src="cid:A62AD58C-924F-4E87-AF0F-4A301F17FAC2@local" alt="" /></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="490.0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><span style="font-family: Arial; font-size: medium;">Common uses: dry cleaning bags, produce bags, trash can liners, food storage containers. Safeway Stores and Lucky Food Centers accept HDPE (#2) and LDPE (#4) plastic bags for recycling.</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; font-size: medium;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; color: #2f6333; font-size: medium;">Plastic #5: Polypropylene (PP)</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img src="cid:289580FE-A049-46D6-BBF6-7B7723D8B354@local" alt="" /></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="490.0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><span style="font-family: Arial; font-size: medium;">ommon uses: bottle caps, drinking straws. Recycling centers almost never take #5 plastic.</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; font-size: medium;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; color: #2f6333; font-size: medium;">Plastic #6: Polystyrene (PS)</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img src="cid:647AC8A0-B4B5-449B-BDAF-C1DF8C7F7C84@local" alt="" /></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="490.0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><span style="font-family: Arial; font-size: medium;">Common uses: packaging pellets or &#8220;Styrofoam peanuts,&#8221; cups, plastic tableware, meat trays, to-go &#8220;clam shell&#8221; containers. Many shipping/packaging stores will accept polystyrene peanuts and other packaging materials for reuse. Cups, meat trays, and other containers that have come in contact with food are more difficult to recycle. If you have large quantities call the Eco-Desk Hotline at 707-565-3375.</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; font-size: medium;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family: Arial; color: #2f6333; font-size: medium;">Plastic #7: Other</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img src="cid:75CCE708-1B1B-44C4-9471-006462C330F1@local" alt="" /></p>
<p><span style="font-family: Arial; font-size: medium;">Common uses: certain kinds of food containers and Tupperware. This plastic category, as its name of &#8220;other&#8221; implies, is any plastic other than the named #1-#6 plastic types. These containers can be any of the several different types of plastic polymers. Recycling centers cannot recycle plastic #7. Look for alternatives.</span></p>
<p><span style="font-family: Arial, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; color: #2f6333;"><span style="font-size: medium;"><strong><br />
</strong></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/05/plastic-recycling-is-easy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciliwung, May 15, 2010: Clean and Healthy</title>
		<link>http://rujak.org/2010/05/ciliwung-may-15-2010-clean-and-healthy/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/05/ciliwung-may-15-2010-clean-and-healthy/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 11:43:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[ciliwung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=1977</guid>
		<description><![CDATA[

For  good views of benevolent Ciliwung, go to  http://www.facebook.com/l/ec6fd;15.05.2010#!/album.php?aid=180806&#38;id=602972185
Avi Mahaningtyas, who took those pictures, lives right on the bank of Ciliwung for many years.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Owner/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /></p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_1980" class="wp-caption aligncenter" style="width: 441px"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/05/31972_394306342185_602972185_4698552_3505142_n.jpg"><img class="size-full wp-image-1980 " title="31972_394306342185_602972185_4698552_3505142_n" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/05/31972_394306342185_602972185_4698552_3505142_n.jpg" alt="" width="431" height="287" /></a><p class="wp-caption-text">photo by Avi Mahaningtyas. May 15, 2010</p></div>
<p>For  good views of benevolent Ciliwung, go to <a href="http://www.facebook.com/l/ec6fd;15.05.2010#!/album.php?aid=180806&amp;id=602972185"> http://www.facebook.com/l/ec6fd;15.05.2010#!/album.php?aid=180806&amp;id=602972185</a></p>
<p>Avi Mahaningtyas, who took those pictures, lives right on the bank of Ciliwung for many years.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/05/ciliwung-may-15-2010-clean-and-healthy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rujak Fungsional: Rujak Pengantin</title>
		<link>http://rujak.org/2010/05/rujak-fungsional-rujak-pengantin/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/05/rujak-fungsional-rujak-pengantin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 May 2010 13:17:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=1944</guid>
		<description><![CDATA[Antonius Wiwan Koban: Rujak Pengantin itu biasa disediakan di  resepsi atau acara pernikahan dengan cara adat (adat Jawa, kalo tidak  salah).  Nanti kalau para tamu merasa rujaknya pedas, ada artinya; kalau  rujaknya terasa manis, ada artinya, menurut kepercayaan tradisi.   Kalau Rujak Ibu Hamil, bisa dibuat atas pesanan ibu hamil yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.facebook.com/pages/Ruang-Jakarta/92175674478?ref=ts#!/antoniuswiwankoban">Antonius Wiwan Koban</a>: Rujak Pengantin itu biasa disediakan di  resepsi atau acara pernikahan dengan cara adat (adat Jawa, kalo tidak  salah).  Nanti kalau para tamu merasa rujaknya pedas, ada artinya; kalau  rujaknya terasa manis, ada artinya, menurut kepercayaan tradisi.   Kalau Rujak Ibu Hamil, bisa dibuat atas pesanan ibu hamil yang sedang mengidam,  bisa juga untuk acara tujuh-bulanan masa kandungan, cara kerja maknanya hampir mirip dengan Rujak Pengantin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/05/rujak-fungsional-rujak-pengantin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Direktori Potensi Inovatif Masyarakat Jakarta</title>
		<link>http://rujak.org/2010/04/direktori-potensi-inovatif-masyarakat-jakarta/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/04/direktori-potensi-inovatif-masyarakat-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 02:18:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=1920</guid>
		<description><![CDATA[
Direktori Potensi Inovatif Masyarakat Jakarta adalah kumpulan informasi tentang inovasi-inovasi yang dilakukan oleh penduduk Jakarta di RT/RW. Pada saat ini sudah mencakup tiga bidang: ekonomii, lingkungan, seni-budaya.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/04/direktori.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1922" title="direktori" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/04/direktori.jpg" alt="" width="292" height="262" /></a></p>
<p><a href="http://www.lpmj.org/directory/">Direktori Potensi Inovatif Masyarakat Jakarta</a> adalah kumpulan informasi tentang inovasi-inovasi yang dilakukan oleh penduduk Jakarta di RT/RW. Pada saat ini sudah mencakup tiga bidang: ekonomii, lingkungan, seni-budaya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/04/direktori-potensi-inovatif-masyarakat-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
