<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Rujak</title>
	<atom:link href="http://rujak.org/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rujak.org</link>
	<description>For a Better Jakarta. Everyone is Invited.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 10:12:16 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on Lagi-lagi &#8220;Keajaiban&#8221;: Bangunan Cagar Budaya Eks P &amp; K (Telefoongebouw) di Jl. Cilacap/Bandung /Semarang, Menteng, Terancam Dibongkar. by Marco Kusumawijaya</title>
		<link>http://rujak.org/2012/05/lagi-lagi-keajaiban-bangunan-cagar-budaya-eks-p-k-telefoongebouw-di-jl-cilacapbandung-semarang-menteng-terncam-dibongkar/comment-page-1/#comment-3811</link>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2012 10:12:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3875#comment-3811</guid>
		<description>Baru mendapat info, pemilik baru gedung ini adalah: Hery Wijaja, PT. Menteng Heritage Realty, Gedung Central Senayan 2, Lantai 20, Jalan Asia Afrika No. 8, Jakarta Pusat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Baru mendapat info, pemilik baru gedung ini adalah: Hery Wijaja, PT. Menteng Heritage Realty, Gedung Central Senayan 2, Lantai 20, Jalan Asia Afrika No. 8, Jakarta Pusat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on UNDANGAN TERBUKA: Diskusi Publik Apakah SPBU Layak Berada Di Pemukiman? by ALy</title>
		<link>http://rujak.org/2012/05/undangan-terbuka-diskusi-publik-apakah-spbu-layak-berada-di-pemukiman/comment-page-1/#comment-3789</link>
		<dc:creator>ALy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 12:24:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3859#comment-3789</guid>
		<description>Jauh sebelum peraturan mengenai kelayakan keberadaan SPBU, &#039;tata ruang&#039; kota pada pelaksanaannya acap terbentuk dengan tanpa kejelasan. Antara tempat bermukim hingga berusaha., semua mudah bercampur, rentan berganti fungsi (Belum lagi mengenai kekeliruan tentang Kawasan Bisnis Terpadu/CBD yang sering mencampur-adukkan fungsi pemukiman dengan komersil).

Hal ini menjadi dampak pada kesemrawutan pembangunan infrastruktur, khususnya transportasi. Utamanya karena fungsi pemukiman kerap berganti dengan komersil, mau tak mau fungsi infrastuktur jalannya pun mengikuti. Dari yang hanya untuk dilintasi penghuni (lokal), menjadi jalan yang harus mampu dilintasi oleh produsen, konsumen (asing), maupun distributornya. Terang saja menjadi padat (rawan macet).

Berlepas dari faktor budaya (terbiasa mengguna), sosial (penilaian strata kelas), politik (kebijakan pengadaan) dan keamanan (rasa aman di jalan secara psikologis kerap didapat di dalam kendaraan pribadi)., kepadatan yang berakibat macet itu juga disebabkan oleh kekeliruan pengaturan sistem transportasi massal. Yang akhirnya mengikis rasa percaya masyarakat untuk mengguna kendaraan umum, perlahan beralih pada kendaraan pribadi. Ini yang mengakibatkan jalan menjadi padat kendaraan.

Lumrahnya, tidak mungkin para investor SPBU membangun infrastrukturnya di jalan yang sepi lalu lalang kendaraan, atau ditempat pemukiman yang mayoritas penghuninya kerap mengguna transportasi kendaraan umum. Lebih ekstrem lagi, ditempat komersil yang masyarakatnya terbiasa mengguna transportasi kendaraan umum. Karena perhitungannya sederhana, berapa banyak kendaraan (khususnya pribadi) melintas pada jalan tersebut.

Mengenai keberadaan SPBU yang ditilik dari segi kewajiban pelayanan pemerintah terhadap warga, sebenarnya tidak menjadi masalah bila ditempatkan di pemukiman asal ada &#039;ruang&#039; jeda yang mengamankan (radius jarak, dsb), atau dengan kata lain dekat dengan pemukiman warga. Hal ini terkait dengan persepsi pada arti pemukiman serta kelayakan infrastruktur pendukungnya itu sendiri. Hanya saja persepsi yang terjadi sekarang adalah seperti kota tanpa jeda, bercampur aduk.

Mendiskusikan keberadaan SPBU didalam pemukiman bila seksama didalami akan mempertanyakan kembali tentang kebijakan pengaturan tata ruang kota. Ibarat memikirkan sistem keamanan pada sebuah Mall, yang dipertanyakan bukan tentang jumlah aparat pengamanannya., melainkan tentang desainnya, khususnya pada konsep sirkulasi arus keluar masuk pengunjung.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jauh sebelum peraturan mengenai kelayakan keberadaan SPBU, &#8216;tata ruang&#8217; kota pada pelaksanaannya acap terbentuk dengan tanpa kejelasan. Antara tempat bermukim hingga berusaha., semua mudah bercampur, rentan berganti fungsi (Belum lagi mengenai kekeliruan tentang Kawasan Bisnis Terpadu/CBD yang sering mencampur-adukkan fungsi pemukiman dengan komersil).</p>
<p>Hal ini menjadi dampak pada kesemrawutan pembangunan infrastruktur, khususnya transportasi. Utamanya karena fungsi pemukiman kerap berganti dengan komersil, mau tak mau fungsi infrastuktur jalannya pun mengikuti. Dari yang hanya untuk dilintasi penghuni (lokal), menjadi jalan yang harus mampu dilintasi oleh produsen, konsumen (asing), maupun distributornya. Terang saja menjadi padat (rawan macet).</p>
<p>Berlepas dari faktor budaya (terbiasa mengguna), sosial (penilaian strata kelas), politik (kebijakan pengadaan) dan keamanan (rasa aman di jalan secara psikologis kerap didapat di dalam kendaraan pribadi)., kepadatan yang berakibat macet itu juga disebabkan oleh kekeliruan pengaturan sistem transportasi massal. Yang akhirnya mengikis rasa percaya masyarakat untuk mengguna kendaraan umum, perlahan beralih pada kendaraan pribadi. Ini yang mengakibatkan jalan menjadi padat kendaraan.</p>
<p>Lumrahnya, tidak mungkin para investor SPBU membangun infrastrukturnya di jalan yang sepi lalu lalang kendaraan, atau ditempat pemukiman yang mayoritas penghuninya kerap mengguna transportasi kendaraan umum. Lebih ekstrem lagi, ditempat komersil yang masyarakatnya terbiasa mengguna transportasi kendaraan umum. Karena perhitungannya sederhana, berapa banyak kendaraan (khususnya pribadi) melintas pada jalan tersebut.</p>
<p>Mengenai keberadaan SPBU yang ditilik dari segi kewajiban pelayanan pemerintah terhadap warga, sebenarnya tidak menjadi masalah bila ditempatkan di pemukiman asal ada &#8216;ruang&#8217; jeda yang mengamankan (radius jarak, dsb), atau dengan kata lain dekat dengan pemukiman warga. Hal ini terkait dengan persepsi pada arti pemukiman serta kelayakan infrastruktur pendukungnya itu sendiri. Hanya saja persepsi yang terjadi sekarang adalah seperti kota tanpa jeda, bercampur aduk.</p>
<p>Mendiskusikan keberadaan SPBU didalam pemukiman bila seksama didalami akan mempertanyakan kembali tentang kebijakan pengaturan tata ruang kota. Ibarat memikirkan sistem keamanan pada sebuah Mall, yang dipertanyakan bukan tentang jumlah aparat pengamanannya., melainkan tentang desainnya, khususnya pada konsep sirkulasi arus keluar masuk pengunjung.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Buku &#8220;Kata Fakta Jakarta&#8221; Dapat Dipesan by admin</title>
		<link>http://rujak.org/2011/10/buku-kata-fakta-jakarta-dapat-dipesan/comment-page-1/#comment-3763</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 13:31:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3104#comment-3763</guid>
		<description>Kami memang tidak menyertakan harga untuk buku Kata Fakta Jakarta karena buku ini sifatnya donasi. Silakan mengisi formulir, pengiriman buku dikirim pada hari kerja. Terima Kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kami memang tidak menyertakan harga untuk buku Kata Fakta Jakarta karena buku ini sifatnya donasi. Silakan mengisi formulir, pengiriman buku dikirim pada hari kerja. Terima Kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Resensi Buku Kampung Perkotaan by admin</title>
		<link>http://rujak.org/2012/04/buku-kampung-perkotaan-kini-bisa-didapatkan-di-rujak/comment-page-1/#comment-3762</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 13:25:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3700#comment-3762</guid>
		<description>Halo juga Febri, bisa langsung datang ke kantor Rujak Senin - Jum&#039;at 09.30 - 16.30. Kami tunggu :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo juga Febri, bisa langsung datang ke kantor Rujak Senin &#8211; Jum&#8217;at 09.30 &#8211; 16.30. Kami tunggu <img src='http://rujak.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Koleksi baru RCUS Library : Film Kita Vs Korupsi by admin</title>
		<link>http://rujak.org/2012/05/koleksi-baru-rcus-library-film-kita-vs-korupsi/comment-page-1/#comment-3761</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 13:09:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3806#comment-3761</guid>
		<description>Film ini merupakan koleksi dari perpustakaan Rujak, dapat dipinjam di Rujak. Untuk acara nonton bersama bisa untuk masukan buat Rujak. Terima kasih :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Film ini merupakan koleksi dari perpustakaan Rujak, dapat dipinjam di Rujak. Untuk acara nonton bersama bisa untuk masukan buat Rujak. Terima kasih <img src='http://rujak.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Koleksi baru RCUS Library : Film Kita Vs Korupsi by Sari</title>
		<link>http://rujak.org/2012/05/koleksi-baru-rcus-library-film-kita-vs-korupsi/comment-page-1/#comment-3760</link>
		<dc:creator>Sari</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 11:53:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3806#comment-3760</guid>
		<description>Film ini akan ada &quot;screening&quot; bersamanya atau dapat dilihat / dipinjam dari perpustakaan RCUS?

Terima Kasih.
Sari</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Film ini akan ada &#8220;screening&#8221; bersamanya atau dapat dilihat / dipinjam dari perpustakaan RCUS?</p>
<p>Terima Kasih.<br />
Sari</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Buku &#8220;Kata Fakta Jakarta&#8221; Dapat Dipesan by Joan</title>
		<link>http://rujak.org/2011/10/buku-kata-fakta-jakarta-dapat-dipesan/comment-page-1/#comment-3752</link>
		<dc:creator>Joan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 18:02:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3104#comment-3752</guid>
		<description>Saya ingin pesan, tetapi di formulir tersebut tidak dicantumkan harga bukunya. Kalau saya boleh tau harganya berapa dan berapa lama pengiriman kerumah...?

Thanks...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin pesan, tetapi di formulir tersebut tidak dicantumkan harga bukunya. Kalau saya boleh tau harganya berapa dan berapa lama pengiriman kerumah&#8230;?</p>
<p>Thanks&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Resensi Buku Kampung Perkotaan by febriany</title>
		<link>http://rujak.org/2012/04/buku-kampung-perkotaan-kini-bisa-didapatkan-di-rujak/comment-page-1/#comment-3748</link>
		<dc:creator>febriany</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 18:20:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3700#comment-3748</guid>
		<description>Halo, saya febri. Saya berminat untuk membeli buku ini. Besok kantor rujak buka? kalau buka saya berminat membeli langsung ke menteng. terima kasih :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo, saya febri. Saya berminat untuk membeli buku ini. Besok kantor rujak buka? kalau buka saya berminat membeli langsung ke menteng. terima kasih <img src='http://rujak.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Resensi Buku Kampung Perkotaan by arwin</title>
		<link>http://rujak.org/2012/04/buku-kampung-perkotaan-kini-bisa-didapatkan-di-rujak/comment-page-1/#comment-3745</link>
		<dc:creator>arwin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 May 2012 21:22:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3700#comment-3745</guid>
		<description>izin share yah, trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>izin share yah, trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Dua Tahun RCUS by Evi Mariani</title>
		<link>http://rujak.org/2012/05/dua-tahun-rcus/comment-page-1/#comment-3735</link>
		<dc:creator>Evi Mariani</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 05:58:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3787#comment-3735</guid>
		<description>Rujak, selamat dua tahun. Semoga terus jaya dan semoga fasilitasnya segera terwujud di bulan September 2012. Kebetulan ada rencana ke Jogja di bulan itu, semoga tanggalnya pas :D.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rujak, selamat dua tahun. Semoga terus jaya dan semoga fasilitasnya segera terwujud di bulan September 2012. Kebetulan ada rencana ke Jogja di bulan itu, semoga tanggalnya pas <img src='http://rujak.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

