<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rujak</title>
	<atom:link href="http://rujak.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rujak.org</link>
	<description>For a Better Jakarta. Everyone is Invited.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 03:28:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>SEBELUM KERETA TIBA</title>
		<link>http://rujak.org/2012/02/sebelum-kereta-tiba/</link>
		<comments>http://rujak.org/2012/02/sebelum-kereta-tiba/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 15:16:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Guest Column]]></category>
		<category><![CDATA[Resources]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3344</guid>
		<description><![CDATA[Oleh:  Rika and Silvia Project Kereta api menjadi salah satu pilihan warga untuk terhubung dalam wilayah Se-Jabodetabek setiap harinya. Loket, peron, rel kereta dan lain-lain menjadi hal yang akrab dalam keseharian mereka. Sedemikian akrabnya, sehingga keberadaan di dalam ruang lingkup stasiun benar-benar menjadi bagian dari hidup, menjadi sesuatu yang biasa, lumrah. Fakta bahwa kereta api [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;" align="center"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2012/02/001_Sebelum-Kereta-Tiba_RikaAndSilviaProject_20-01-12.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3347" title="001_Sebelum Kereta Tiba_RikaAndSilviaProject_20 01 12" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2012/02/001_Sebelum-Kereta-Tiba_RikaAndSilviaProject_20-01-12.jpg" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: left;" align="center">Oleh:  Rika and Silvia Project</p>
<p>Kereta api menjadi salah satu pilihan warga untuk terhubung dalam wilayah Se-Jabodetabek setiap harinya. Loket, peron, rel kereta dan lain-lain menjadi hal yang akrab dalam keseharian mereka. Sedemikian akrabnya, sehingga keberadaan di dalam ruang lingkup stasiun benar-benar menjadi bagian dari hidup, menjadi sesuatu yang biasa, lumrah. Fakta bahwa kereta api adalah salah satu alat trasportasi umum yang cukup diandalkan oleh warga seJabodetabek membuat kami, Rika and Silvia Project <sup>1</sup> memutuskan proyek pertama kami di stasiun kereta api.</p>
<p>Persinggungan warga pengguna KRL terhadap keberadaannya di ruang Stasiun Tebet Jakarta adalah hal yang menarik untuk diketahui lebih jauh. Pengguna ruang publik seperti di stasiun kereta memiliki kebutuhan tertentu, ruang gerak tertentu yang hanya bisa diketahui dengan menanyakan secara langsung atau terlibat sebagai pengguna. Sesuai dengan inisiatif awal, bahwa proyek ini didasari oleh keyakinan bahwa aspirasi warga dalam penataan ruang adalah sesuatu yang penting, maka kami melakukan simulasi.</p>
<p>Dengan berbekal alat peraga berupa Lego dan sebuah kamera perekam, mulai lah kami mengajak pengguna peron Stasiun Kereta Api Tebet untuk bermain menata ruang stasiun.</p>
<p>Secara umum, warga merasa fasilitas yang ada di Stasiun Tebet sudah mencukupi kebutuhan hanya kurang terawat. Area loket dirasa memadai dengan sedikit komentar mengenai perlunya papan jadwal kereta dipindah ke lokasi yang lebih mudah untuk dijangkau. Pilihan model bangku di peron yang ada sekarang disetujui oleh sebagian besar warga yang kami wawancarai. Daya tampung dan ukuran yang tidak mengambil ruang untuk bergerak di peron terlalu banyak menjadikan pilihan model bangku ini dianggap ideal.</p>
<p><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2012/02/002_Sebelum-Kereta-Tiba_RikaAndSilviaProject_20-01-12.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3349" title="002_Sebelum Kereta Tiba_RikaAndSilviaProject_20 01 12" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2012/02/002_Sebelum-Kereta-Tiba_RikaAndSilviaProject_20-01-12.jpg" alt="" width="1064" height="709" /></a></p>
<p>Warga sebenarnya cukup terbuka dan memiliki pendapat yang bisa memperbaiki kualitas ruang publik serta mengetahui apa yang dibutuhkan. Beberapa hal yang menarik, misalnya keberadaan kios di dalam peron yang memang dibutuhkan, tetapi warga merasa tidak nyaman dengan adanya pedagang asongan di peron stasiun. Juga tentang pintu masuk tidak resmi dari arah belakang peron (bisa dilihat di video).</p>
<p>Pada dasarnya warga yang kami wawancarai tidak menuntut fasilitas yang berlebihan, atau menyarankan perubahan yang radikal. Dan, walau belum sepenuhnya berhasil mengajak warga untuk melakukan simulasi dengan Lego, tetapi cara ini bisa menarik opini warga yang berarti bagi kenyamanan penggunaan stasiun, utamanya Stasiun Tebet Jakarta.</p>
<p>Tautan video <a href="http://www.youtube.com/watch?v=kZd1HR60INk">http://www.youtube.com/watch?v=kZd1HR60INk</a></p>
<p><em>Rika &amp; Silvia Project merupakan inisiatif dua warga Jakarta, Rika Febriyani dan Silvia Honsa. Inisiatif ini meyakini jika aspirasi warga dalam penataan ruang adalah sesuatu yang penting. Sebab, sejatinya, bentukan kota adalah termasuk untuk memenuhi kebutuhan ruang gerak warga. Dengan bantuan alat peraga berupa Lego, dilakukan simulasi penataan ulang letak elemen-elemen penting di ruang publik atau tempat umum. Simulasi langsung melibatkan warga di tempat mereka berada, yang dalam kesehariannya menggunakan fasilitas publik atau berada di ruang publik. Sekilas simulasi ini memang lebih mirip &#8216;bermain&#8217;, daripada duduk serius mendiskusikan tata letak sebuah ruang, tetapi karena itu juga cara ini mungkin bisa diharapkan untuk menggali aspirasi warga.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2012/02/sebelum-kereta-tiba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Presentasi @JalanKaki</title>
		<link>http://rujak.org/2012/01/presentasi-jalankaki/</link>
		<comments>http://rujak.org/2012/01/presentasi-jalankaki/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 10:22:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Elisa Sutanudjaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agents for Change]]></category>
		<category><![CDATA[Resources]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-kaki]]></category>
		<category><![CDATA[pejalan kaki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3339</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa kita harus ber@JalanKaki &#8230;. karena kita manusia. Semudah itu toh. &#160; Jalan kaki View more presentations from Elisa Sutanudjaja.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengapa kita harus ber@JalanKaki &#8230;. karena kita manusia. Semudah itu toh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="width:425px" id="__ss_11347926"><strong style="display:block;margin:12px 0 4px"><a href="http://www.slideshare.net/elisa3da/jalan-kaki" title="Jalan kaki">Jalan kaki</a></strong><object id="__sse11347926" width="425" height="355"><param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=jalankaki-120131041857-phpapp02&#038;stripped_title=jalan-kaki&#038;userName=elisa3da" /><param name="allowFullScreen" value="true"/><param name="allowScriptAccess" value="always"/><param name="wmode" value="transparent"/><embed name="__sse11347926" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=jalankaki-120131041857-phpapp02&#038;stripped_title=jalan-kaki&#038;userName=elisa3da" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" wmode="transparent" width="425" height="355"></embed></object>
<div style="padding:5px 0 12px">View more <a href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a href="http://www.slideshare.net/elisa3da">Elisa Sutanudjaja</a>.</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2012/01/presentasi-jalankaki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#TrotoarKita</title>
		<link>http://rujak.org/2012/01/3334/</link>
		<comments>http://rujak.org/2012/01/3334/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 03:57:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Elisa Sutanudjaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-kaki]]></category>
		<category><![CDATA[trotoar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3334</guid>
		<description><![CDATA[Hi teman-teman pejalan kaki. Sudah lama hak pejalan kaki dirampas oleh pemotor. Sering sekali pengendara motor melaju diatas trotoar, atau ada mobil dan motor yang parkir sembarangan di trotoar. Mari luangkan waktumu 15 menit saja, setiap hari Jumat selama 3 bulan dari pukul 17.30 &#8211; 17.45 untuk mengklaim hakmu atas trotoar. Sederhana, kok caranya: 1. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hi teman-teman pejalan kaki.</p>
<p>Sudah lama hak pejalan kaki dirampas oleh pemotor. Sering sekali pengendara motor melaju diatas trotoar, atau ada mobil dan motor yang parkir sembarangan di trotoar.</p>
<p>Mari luangkan waktumu 15 menit saja, setiap hari Jumat selama 3 bulan dari pukul 17.30 &#8211; 17.45 untuk mengklaim hakmu atas trotoar.</p>
<p>Sederhana, kok caranya:</p>
<p>1. Mintalah dengan sopan para pengendara motor untuk kembali menggunakan jalan</p>
<p>2. Membagikan flyer kepada pengendara motor. Flyer tersebut berisikan kutipan Undang Undang no.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas.</p>
<p>Dimana kampanye tersebut akan berlangsung? Kami akan memilih 4 tempat sebagai permulaan, dan 1 tempat usulan dari teman-teman sekalian.</p>
<p>Jika bersedia harap hadir di Rapat Koordinasi Kampanye Tanggal: 4 Februari 2012 Jam: 09.00 &#8211; 12.00 Lokasi: kantor Rujak Center for Urban Studies Gedung Ranuza lantai 2 Jl. Timor no.10 (belakang plaza BII Thamrin), Menteng, Jakarta Peta: <a href="http://maps.google.com/maps?q=Jalan+Timor,+Jakarta&amp;hl=en&amp;sll=-6.196534,106.845818&amp;sspn=0.026793,0.038581&amp;hnear=Jalan+Timor,+Tanah+Abang,+Jakarta,+Indonesia&amp;t=m&amp;z=17" target="_blank">http://maps.google.com/maps?q=Jalan+Timor,+Jakarta&amp;hl=en&amp;sll=-6.196534,106.845818&amp;sspn=0.026793,0.038581&amp;hnear=Jalan+Timor,+Tanah+Abang,+Jakarta,+Indonesia&amp;t=m&amp;z=17</a></p>
<p>Mari ber@JalanKaki dengan bahagia diatas #TrotoarKita di Jakarta.</p>
<p>Mudah kan? Yang penting niat dan mengisi formulir dibawah ini atau bisa klik <a href="https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?hl=en_US&amp;formkey=dHhScXZDbTQ3dlBBdmxZN2QtWVBwR1E6MQ#gid=0">disini</a></p>
<p><iframe src="https://docs.google.com/spreadsheet/embeddedform?formkey=dHhScXZDbTQ3dlBBdmxZN2QtWVBwR1E6MQ" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" width="760" height="884"></iframe></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perhatian: hanya untuk warga diatas umur 21 tahun (demi alasan keamanan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2012/01/3334/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UNDANGAN TERBUKA DISKUSI: Kilas Balik Praktek Penataan Ruang di Jakarta</title>
		<link>http://rujak.org/2012/01/undangan-terbuka-diskusi-kilas-balik-praktek-penataan-ruang-di-jakarta/</link>
		<comments>http://rujak.org/2012/01/undangan-terbuka-diskusi-kilas-balik-praktek-penataan-ruang-di-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 08:07:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Elisa Sutanudjaja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[tata ruang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3321</guid>
		<description><![CDATA[MAAF, KARENA KETERBATASAN TEMPAT, MAKA PENDAFTARAN SUDAH DITUTUP &#160; Di tahun 2010 dan 2011, Jakarta menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah tingkat propinsi dan Rencana Detil Tata Ruang di tingkat kecamatan dan kabupaten. Selama ini praktek penataan ruang bukanlah sesuatu yang akrab. Sementara pada praktek keseharian, kehidupan masyarakat tidak pernah lepas dari ruang itu, mulai dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAAF, KARENA KETERBATASAN TEMPAT, MAKA PENDAFTARAN SUDAH DITUTUP</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tahun 2010 dan 2011, Jakarta menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah tingkat propinsi dan Rencana Detil Tata Ruang di tingkat kecamatan dan kabupaten.</p>
<p>Selama ini praktek penataan ruang bukanlah sesuatu yang akrab. Sementara pada praktek keseharian, kehidupan masyarakat tidak pernah lepas dari ruang itu, mulai dari ruang untuk berjalan kaki, pasar, rumah tinggal hingga beraktifitas. Adanya jurang pengetahuan dan pemahaman terhadap praktek-praktek penataan ruang, terutama pada tingkatan pembuat kebijaksanaan dan akar rumput, menyebabkan banyaknya pelanggaran penataan ruang serta tidak maksimalnya fungsi suatu kota tersebut.</p>
<p>Rujak Center for Urban Studies (RCUS) melalui kegiatan Pemantauan Penataan Ruang mengajak masyarakat untuk belajar secara bertahap dalam proses perencanaan, pemanfaatan dan pengawasan penataan ruang.</p>
<p>Karenanya kami mengundang warga Jakarta untuk hadir dalam:</p>
<div>
<p style="text-align: center;" dir="ltr"><em><strong>Kilas Balik Praktek Penataan Ruang Jakarta</strong></em></p>
<p style="text-align: center;" dir="ltr"><em><strong>Retrospeksi Program Pemantauan Penataan Ruang</strong></em></p>
<p style="text-align: center;" dir="ltr"><em><strong>31 Januari 2011</strong></em></p>
<p style="text-align: center;" dir="ltr"><em><strong>12.00 &#8211; 17.00 Hotel Treva Jl. Menteng Raya Jakarta</strong></em></p>
<p dir="ltr">Acara:</p>
<div>
<p dir="ltr">12.00 &#8211; 13.00 Makan Siang</p>
<p dir="ltr">13.00 &#8211; 13.15 Pendaftaran</p>
<p dir="ltr">13.15 &#8211; 13.30 Presentasi Kilas Balik dan Catatan Praktek Penataan Ruang</p>
<p dir="ltr">13.30 &#8211; 13.45 Presentasi isi klikJKT dan KataFaktaJakarta</p>
<p dir="ltr">13.45 &#8211; 14.00 Presentasi Program Pemantauan Penataan Ruang</p>
<p dir="ltr">14.00 &#8211; 15.00 Diskusi dan Tanya Jawab</p>
<p dir="ltr">15.00 &#8211; 15.20 Coffee Break dengan diselingi pemutaran film Jakarta Ketuk Pintu</p>
<p dir="ltr">15.20 &#8211; 16.00 Presentasi Kegiatan Masyarakat (@JalanKaki, Warga Antasari, Forum Tolak SPBU di Pemukiman)</p>
<p dir="ltr">16.00 &#8211; 17.00 Diskusi dan Tanya Jawab</p>
</div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pendaftaran:<br />
Harap mendaftar <a title="Formulir Pendaftaran" href="https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?hl=en_US&amp;formkey=dFZRYm1jZ3JpeEFaZUtlMDNYY2ZxOXc6MQ#gid=0" target="_blank">disini</a> atau isi form dibawah ini.<br />
<iframe src="https://docs.google.com/spreadsheet/embeddedform?formkey=dFZRYm1jZ3JpeEFaZUtlMDNYY2ZxOXc6MQ" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" width="760" height="1286"></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2012/01/undangan-terbuka-diskusi-kilas-balik-praktek-penataan-ruang-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Exhibition: YUDI YUDOYOKO I am the Earth (and other series)</title>
		<link>http://rujak.org/2012/01/exhibition-yudi-yudoyoko-i-am-the-earth-and-other-series/</link>
		<comments>http://rujak.org/2012/01/exhibition-yudi-yudoyoko-i-am-the-earth-and-other-series/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 04:01:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arts & Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3324</guid>
		<description><![CDATA[curated by Agung Hujatnikajennong Friday, 27 January 2012, 7 PM Accompanied by a musical performance by Agus Suwage and Friends at Amphiteater &#8211; Selasar Sunaryo Art Space Artist talk / discussion: Sunday, 29 January 2012, 3 PM at Bale Handap &#8211; Selasar Sunaryo Art Space Yudi Yudoyoko (born in Jakarta, 1963) is an Indonesian artist [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2012/01/Yudi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3325" title="Yudi" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2012/01/Yudi.jpg" alt="" /></a><br />
curated by Agung Hujatnikajennong</p>
<p>Friday, 27 January 2012, 7 PM<br />
Accompanied by a musical performance by Agus Suwage and Friends<br />
at Amphiteater &#8211; Selasar Sunaryo Art Space</p>
<p>Artist talk / discussion: Sunday, 29 January 2012, 3 PM<br />
at Bale Handap &#8211; Selasar Sunaryo Art Space</p>
<p>Yudi Yudoyoko (born in Jakarta, 1963) is an Indonesian artist who has lived and worked between Montevideo, Uruguay, and Buenos Aires, Argentina, since 2003. Known for his performance, installation and drawing, he was one of the artists who actively involved with experimental art practices in Bandung in the early 1990s. For two decades, Yudoyoko&#8217;s practice has been in constant evolution—often marked by radical changes, ruptures and leaps—that accompanied his life journey, artistic experimentation and rejection towards the establishment.</p>
<p>This exhibition is divided into two parts. The first section shows Yudoyoko&#8217;s recent series of digital prints and murals, entitled &#8220;I am the Earth&#8221;, which wer done during his stay in Latin America. These works reflect the artist&#8217;s cosmological views about human life as inseparable part of the nature: flora, fauna, soil and all the earth&#8217;s dwellers. While the second part is an effort to revisit Yudoyoko&#8217;s works that were done in the 1990s. Consisting of installations, objects, drawings and collages, this section displays &#8220;A Man and an Egg&#8221; (1993), &#8220;Original Sin&#8221; (1995) and &#8220;Raja Congcot&#8221; (1995 &#8211; present). These three series of work reflect the artist&#8217;s comments, sarcasm, criticism and existential statements on his surrounding community and civilization.</p>
<p>This exhibition does not constitute a retrospective presentation of Yudoyoko&#8217;s artistic journey as a whole, rather only displays a few important episodes in his career. In a glimpse, Yudi Yudoyoko&#8217;s artistic journey indeed tend to be non-linear. But precisely through it, we can learn a lot about the nature of his creative process. Yudoyoko&#8217;s artistic temperament cannot be simplified through identification of personal styles or medium. He is an artist who has made his artistic experimentation a way of life, and upheld the definition of art as a totality of life itself.</p>
<p>(Agung Hujatnikajennong)</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Selasar Sunaryo Art Space<br />
Jalan Bukit Pakar Timur 100<br />
Bandung 40198<br />
Indonesia<br />
ph. +62 22 2507939<br />
fax. +62 22 2516508<br />
<a href="http://www.selasarsunaryo.com/">www.selasarsunaryo.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2012/01/exhibition-yudi-yudoyoko-i-am-the-earth-and-other-series/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Global Network on Poverty looking for content coordinator and contributors</title>
		<link>http://rujak.org/2012/01/global-network-on-poverty-looking-for-content-coordinator-and-contributors/</link>
		<comments>http://rujak.org/2012/01/global-network-on-poverty-looking-for-content-coordinator-and-contributors/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 08:59:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3317</guid>
		<description><![CDATA[A leading digital media company based in Silicon Valley, dallant.networks (http://dallant.net), is about to launch a global network of online communities addressing urban poverty issues. The urb.im platform will initially focus on six cities: Mumbai, Jakarta, Nairobi, Lagos, Mexico City and Rio de Janeiro. It will enable all stakeholders in the fight against urban poverty [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A leading digital media company based in Silicon Valley, dallant.networks<br />
(<a href="http://dallant.net/">http://dallant.net</a>), is about to launch a global network of online<br />
communities addressing urban poverty issues.</p>
<p>The urb.im platform will initially focus on six cities: Mumbai, Jakarta,<br />
Nairobi, Lagos, Mexico City and Rio de Janeiro. It will enable all<br />
stakeholders in the fight against urban poverty to share and discuss best<br />
practices and practical solutions, with an emphasis on solutions that can be<br />
replicated and scaled within their own city and other cities in the urb.im<br />
network.</p>
<p>As part of this outreach, dallant.networks is looking for Content<br />
Coordinators in Mumbai, Jakarta, Nairobi, Lagos, Mexico City and Rio de<br />
Janeiro.</p>
<p>The Content Coordinator for each node of the urb.im network will aggregate<br />
news, events, projects and other developments of interest to members of the<br />
community of practitioners and program leaders working there.</p>
<p>These part-time positions are ideal for urban-planning students and<br />
graduates, journalists, and social activists working in urban poverty<br />
alleviation. In addition to receiving extensive visibility on an important<br />
social media platform, the ideal candidates may receive a monthly stipend.</p>
<p>Qualified candidates should visit <a href="http://dallant.net/jobs">http://dallant.net/jobs</a> and send their<br />
detailed information to <a href="mailto:urbim@dallant.net">urbim@dallant.net</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2012/01/global-network-on-poverty-looking-for-content-coordinator-and-contributors/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Acara ini Dibatalkan: RujakTalk-2: Kota dan Air, oleh Yuyun Ismawati</title>
		<link>http://rujak.org/2012/01/rujaktalk-2-kota-dan-air/</link>
		<comments>http://rujak.org/2012/01/rujaktalk-2-kota-dan-air/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 09:00:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3304</guid>
		<description><![CDATA[Kami mohon maaf, acara ini dibatalkan. Tanggal 3 Februari 2012, jam 14:00-16:00 di Rujak Center for Urban Studies, Gedung Ranuza Lantai 2, Jalan Timor No. 10, Menteng, Jakarta 10350 Tempat terbatas: 12 seat. Silakan mendaftar di sini (Kalau Anda tidak yakin bisa hadir, mohon tidak mendaftar, agar tersedia tempat untuk orang lain): https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dGN2TWFVVDk3WGZzR0NEdDhXLWNhclE6MQ &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kami mohon maaf, acara ini dibatalkan.</strong></p>
<p style="text-align: left;">Tanggal 3 Februari 2012, jam 14:00-16:00</p>
<p>di Rujak Center for Urban Studies, Gedung Ranuza Lantai 2, Jalan Timor No. 10, Menteng, Jakarta 10350</p>
<p>Tempat terbatas: 12 seat.</p>
<p>Silakan mendaftar di sini (Kalau Anda tidak yakin bisa hadir, mohon tidak mendaftar, agar tersedia tempat untuk orang lain):</p>
<p><a href="https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dGN2TWFVVDk3WGZzR0NEdDhXLWNhclE6MQ">https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dGN2TWFVVDk3WGZzR0NEdDhXLWNhclE6MQ</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2012/01/rujaktalk-2-kota-dan-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rupa Belanja Rupa Kota (Pameran Senirupa)</title>
		<link>http://rujak.org/2012/01/rupa-belanja-rupa-kota-pameran-senirupa/</link>
		<comments>http://rujak.org/2012/01/rupa-belanja-rupa-kota-pameran-senirupa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 15:39:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arts & Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3299</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2012/01/Rupa-Belanja-Rupa-Kota_Cover.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3300" title="Rupa Belanja Rupa Kota_Cover" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2012/01/Rupa-Belanja-Rupa-Kota_Cover.jpg" alt="" width="570" height="682" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2012/01/rupa-belanja-rupa-kota-pameran-senirupa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba Tweetpic Tahun Baru @JalanKaki dengan Juri Erik Prasetya dan Ayu Utami</title>
		<link>http://rujak.org/2011/12/lomba-tweetpic-tahun-baru-jalankaki-dengan-juri-erik-prasetya-dan-ayu-utami/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/12/lomba-tweetpic-tahun-baru-jalankaki-dengan-juri-erik-prasetya-dan-ayu-utami/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 05:08:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[@JalanKaki]]></category>
		<category><![CDATA[Aksara]]></category>
		<category><![CDATA[Ayu Utami]]></category>
		<category><![CDATA[Erik Prasetya]]></category>
		<category><![CDATA[Frank & Co]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3291</guid>
		<description><![CDATA[&#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/12/Lomba-Tahun-Baru_m.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3297" title="Lomba Tahun Baru_m" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2011/12/Lomba-Tahun-Baru_m.jpg" alt="" width="495" height="706" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/12/lomba-tweetpic-tahun-baru-jalankaki-dengan-juri-erik-prasetya-dan-ayu-utami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Call for Applications: Arts Network Asia (ANA) Grants 2012</title>
		<link>http://rujak.org/2011/12/call-for-applications-arts-network-asia-ana-grants-2012/</link>
		<comments>http://rujak.org/2011/12/call-for-applications-arts-network-asia-ana-grants-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 13:16:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arts & Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[ANA]]></category>
		<category><![CDATA[arts]]></category>
		<category><![CDATA[Arts Network Asia]]></category>
		<category><![CDATA[grants]]></category>
		<category><![CDATA[Marco Kusumawijaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=3281</guid>
		<description><![CDATA[(Lihat di bawah untuk versi Bahasa Indonesia) CALL FOR APPLICATIONS (Deadline: December 31st, 2011) FOR ARTS NETWORK ASIA (ANA) PROJECT GRANTS 2012 Arts Network Asia (ANA) would like to invite artists, cultural workers, arts activists, and arts communities in Asia to apply for the ANA 2012 Grants scheme. ANA supports projects that are carried out [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>(Lihat di bawah untuk versi Bahasa Indonesia)</h4>
<h4>CALL FOR APPLICATIONS (Deadline: December 31st, 2011)</h4>
<h4>FOR ARTS NETWORK ASIA (ANA) PROJECT GRANTS 2012</h4>
<p>Arts Network Asia (ANA) would like to invite artists, cultural workers, arts activists, and arts communities in Asia to apply for the ANA 2012 Grants scheme.</p>
<p>ANA supports projects that are carried out by Asian artists, residing in Asia; projects that are to be initiated and implemented in Asia, engaging with Asian artists and arts communities; and projects that maintain a focus on Southeast Asia. ANA will consider projects that encourage provocative exchanges and collaborations between and among various cultures and communities within Asia. ANA is interested in the contemporary experience of Asia including its relationship with traditions. Hence, this includes urban expressions, contemporary arts, contemporary arts and its relationship to traditional arts as well as the encounters between traditional arts. ANA promotes collaborations and exchanges with diverse cultures across borders in Asia and would look into the potential of local-regional-global complementation.</p>
<p>ANA includes the following as its criteria for selection: (1) Projects that focus on collaborations and exchange within Asia (2) Projects in multiple arts disciplines (e.g. performing arts, visual arts, film/video/new media, literature, critical discourse, arts management) (3) Independent and process-oriented arts projects, rather than product-orientated projects (4) Continuity and sustainability of projects (5) Artistic merit of the project and its positive impact on larger communities (6) Projects that empower and capacity build the arts communities in Asia (7) Visibility of the project e.g. physical events, project website, (8) Presence of other sources of funding and (9) Project implementation should be in April 2012 onwards.</p>
<p>ANA grants range from US$1,500 – 7,500 for each project, and is open to supporting existing or new projects.  Follow-up proposals on past projects supported by ANA can also be accommodated.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>IMPORTANT PROCEDURE FOR SUBMISSION</strong></p>
<p><strong>One-A4 page project proposal PLUS a 200-word bio/profile, save in one single PDF file MUST be submitted via the ANA website (<a href="http://www.artsnetworkasia.org/">www.artsnetworkasia.org</a>) <span style="text-decoration: underline;">from 30 November 2011 and no later than 31 December 2011</span></strong>. This can be written in English or a language of your choice (Chinese, Indonesian, Japanese, Khmer, Korean, Lao, Sinhalese, Tamil, Thai, and Vietnamese). The one-A4 page proposal should include information on the content, philosophy and intention of the project. An applicant is only allowed to submit <strong>ONE </strong>application.</p>
<p><strong>IF THERE ARE ANY PROBLEMS ENCOUNTERED IN THE ONLINE APPLICATION OR IF YOU ARE UNABLE TO APPLY ONLINE DUE TO THE SPECIFIC CONTEXTS OF YOUR CITY, PLEASE CONTACT ana.directory@gmail.com OR FAX +65-6737-7013.</strong></p>
<p>ANA will advise and ask for the submission of a full proposal to all those proponents who meet the networks’ objectives and criteria. Full proposals including details of projects’ budget are expected to be submitted on or before 29 February 2012 and subsequently successful applications will be informed by 31 March 2012.</p>
<p>Past projects supported by ANA can be found on its website, these can be reviewed for reference.</p>
<p>To encourage networking within Asia, upon receipt of application, ANA will include the proponent (Individual, Group/Organization) and contact information (Email Address, Website, Address, Telephone and Fax Numbers) as well as a brief profile on the website.</p>
<p>If there are ANA Peer Panel members residing in your country, they can also be consulted for guidance and assistance.  Peer Panel names and contacts are available on ANA website.</p>
<p>For further information, you may communicate with Tay Tong, ANA Director at taytong@theatreworks.org.sg or at fax number +65-6737-7013.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>ABOUT ARTS NETWORK ASIA (ANA)</strong></p>
<p>Arts Network Asia (ANA), established in 1999 by founder, Ong Keng Sen and TheatreWorks (Singapore), is a regional arts network of independent group of artists, cultural workers and arts activists from Asia and an enabling grant body, working across borders in multiple disciplines that encourages and supports artistic collaboration, dialogue, exchange as well as develop managerial and administrative skills within Asia. ANA is motivated by the philosophy of meaningful collaboration, distinguished by mutual respect, initiated in Asia and carried out together with Asian artists and arts communities. It operates in 11 languages.</p>
<p>ANA encourages and supports artistic collaboration and exchange within Asia through its Annual Project Grants, decided by the 9-member Peer Panel working in different disciplines from around Asia. Besides, ANA offers Travel Grants that enable collaboration, research, networking and dialogues across local and regional communities. The Grant is primarily for Asian artists and cultural workers traveling within Asia. Applications for the Travel Grants open all year round.</p>
<p>ANA is supported by The Ford Foundation.</p>
<p>For more information, please visit www.artsnetworkasia.org.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><strong>Panggilan Untuk Mengirim Aplikasi (Tengat: 31 Desember 2011)</strong></p>
<p align="center"><strong>Untuk Arts Network Asia (ANA) Hibah Proyek 2012</strong></p>
<p>Arts Network Asia (ANA) ingin mengundang seniman, pekerja budaya, aktivis seni dan komunitas seni di Asia untuk mengajukan permohonan hibah ANA 2012.</p>
<p>ANA mendukung proyek-proyek yang dilakukan oleh seniman asia yang bertempat tinggal di Asia; Proyek yang dimulai dan diselenggarakan di Asia, melibatkan seniman dan komunitas seni di Asia; dan juga proyek yang memiliki fokus ke Asia Tenggara. ANA akan turut mempertimbangkan proyek-proyek yang mendorong pertukaran provokatif dan kolaborasi antara berbagai budaya dan komunitas di Asia. ANA tertarik dengan pengalaman kontemporer di Asia, termasuk hubungannya dengan tradisi. Hal ini termasuk ekspresi perkotaan, seni kontemporer, hubungan antara seni kontemporer dengan kesenian tradisional dan juga pertemuan antara kesenian-kesenian tradisional. ANA mendukung kolaborasi and pertukaran antara berbagai kebudayaan lintas-negara di Asia, dan akan menelaah potensi dari lokal-regional-global komplementasi.</p>
<p><strong>Kriteria pemilihan proyek oleh ANA adalah sebagai berikut:</strong></p>
<p>(1) proyek yang fokus pada kolaborasi dan pertukaran di Asia</p>
<p>(2) proyek lintas-disiplin (misalnya seni pertunjukan, seni visual, film/video/media baru, kesusastraan, wacana kritis, manajemen seni)</p>
<p>(3) proyek yang independen dan lebih berorientasi pada proses daripada produk</p>
<p>(4) kesinambungan proyek</p>
<p>(5) proyek dengan kelebihan artistik dan memiliki dampak positif terhadap komunitas yang lebih besar</p>
<p>(6) proyek yang memberdayakan dan membangun kapasitas komunitas seni di Asia (7) visibilitas proyek, misalnya situs internet untuk proyek, acara nyata, etc</p>
<p>(8) keberadaan sumber dana yang lain</p>
<p>(9) proyek dilaksanakan dari April 2012 dan seterusnya</p>
<p>Bantuan dana dari ANA berkisar antara US$1500-7500 untuk setiap proyek dan dapat digunakan untuk mendukung proyek baru ataupun yang sudah berjalan. Proposal untuk proyek-proyek yang sudah pernah didukung ANA juga akan diterima.</p>
<p><strong>PROSEDUR PENTING UNTUK MENGIRIM APLIKASI</strong></p>
<p><strong>Satu halaman ukuran A4 berisi proposal DAN 200-kata biografi/profil, disimpan dalam satu PDF file dan HARUS disampaikan melalui situs ANA (www.artsnetworkasia.org) dari tanggal 30 November 2011 sampai selambat-lambatnya 31 Desember 2011</strong>. Proposal dapat ditulis dalam bahasa inggris, atau bahasa pilihan anda (bahasa Mandarin, Indonesia, Jepang, Khmer, Koera, Laos, Sinhalese, Tamil, Thailand, dan Vietnam). Proposal satu halaman tersebut selayaknya memiliki informasi tentang isi, filosofi and tujuan proyek. Setiap pemohon hanya boleh mengirim <strong>SATU</strong> aplikasi.</p>
<p><strong>Jika anda mengalami kesulitan dalam mengisi formulir secara online atau anda tidak dapat menyampaikan secara online karena alasan tertentu, silakan menghubungi ana.directory@gmail.com atau fax +65-6737-7013.</strong></p>
<p>ANA akan meminta kandidat yang telah terpilih untuk mengirim proposal lengkap. Proposal lengkap, termasuk didalamnya anggaran proyek, harus dikirim selambat-lambatnya tanggal 29 Februari 2011. Aplikasi yang berhasil akan dikabarkan pada tanggal 31 Maret 2012.</p>
<p>Proyek-proyek yang pernah didukung ANA dapat dilihat melalui situs ANA. Proyek-proyek tersebut dapat digunakan sebagai referensi.</p>
<p>Untuk mendukung jaringan kerja di Asia, setiap aplikasi yang diterima, ANA akan mencantumkan informasi pelamar (individu, Grup/Organisasi), kontak (alamat email, situs, alamat, nomor telepon and fax), serta profil singkat di situs ANA.</p>
<p>Jika ada anggota Panel ANA yang bertempat tinggal di negara anda, anda dapat menghubungi mereka secara langsung untuk bantuan atau nasihat. Informasi mengenai anggota Panel ANA tersedia di situs ANA.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi Tay Tong, Direktur ANA melalui email di taytong@theatreworks.org.sg atau fax +65-9737-7013.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tentang Jaringan Seni Asia (ANA)</strong></p>
<p>Jaringan Kesenian Asia (Arts Network Asia &#8211; ANA), didirikan tahun 1999 oleh Ong Keng Sen dan TheatreWorks (Singapura) adalah jaringan kerja seni yang terdiri darisekelompok seniman independen, budayawan, and aktivis seni, dan berfungsi sebagai badan hibah yang bekerja lintas-negara di berbagai disiplin seni dan mendukung serta mendorong kolaborasi artistik dan juga mengembangkan keahlian manajerial serta administratif di Asia. Jaringan Kesenian Asia berawal dari paham yang merindukan adanya suatu kerjasama yang bermanfaat, yang dilandasi oleh rasa hormat-menghormati, bertumbuh di Asia serta dilaksanakan oleh para seniman Asia. ANA beroperasi dengan menggunakan 11 bahasa.</p>
<p>ANA medorong dan mendukung kolaborasi artistik dan pertukaran di Asia melalui hibah Proyek Tahunan, yang dipilih oleh 9 anggota Panel yang bekerja di berbagai disiplin yang berbeda dari seluruh Asia. Selain hibah proyek, ANA juga menawarkan hibah/bantuan dana untuk perjalanan yang memungkinkan kerjasama, penelitian, jaringan, dialog antar komunitas setempat dan luar. Hibah diutamakan untuk artis Asia and pekerja budaya yang berpergian di Asia. Aplikasi untuk Hibah Perjalanan terbuka sepanjang tahun.</p>
<p>ANA didukung oleh The Ford Foundation.</p>
<p>Untuk infomasi lebih banyak, silakan mengunjungi www.artsnetworkasia.org</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2011/12/call-for-applications-arts-network-asia-ana-grants-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

