Posts Tagged ‘Agriculture’


09 Jul 2009

Stren Kali, Surabaya: Contoh untuk Jakarta

Oleh Yuli Kusworo.

Pemerintah tidak pernah punya alternatif yang masuk akal. Karena itu, inisiatif masyarakat adalah satu-satunya solusi . Di Surabaya ada suatu inisiatif pendekatan permukiman lestari oleh masyarakat yang dapat dicontoh Jakarta.

Kampung hijau dengan pupuk organik hasil kompos

Kampung hijau dengan pupuk organik hasil kompos

Paguyuban Warga Stren Kali Surabaya (PWSKS) melawan ‘cap buruk’ yang selama ini ditujukan kepada mereka. Pada tahun 2002, berbekal semangat gotong royong dan kekuatan kebersamaan, warga mulai mengorganisasikan kampungnya, memperbaiki kualitas lingkungan kampungnya, melalui kearifan mereka sendiri, dan mengkampanyekannya ke media lokal dan nasional bahwa PWSKS adalah warga Kota yang baik dan peduli. Memang bukan pekerjaan mudah seperti menghapus  kesalahan tulis pada selembar kertas.

Melalui kelompok tabungan perempuan di masing-masing kampung, warga sepakat memilah sampah. Sampah plastik dan kertas dipilah dan dikumpulkan tiap hari Minggu. Sampah ditimbang dan dijual kepada pengumpul di sekitar kampung. Uang yang didapat dikumpulkan pada kelompok tabungan dan dijadikan dana cadangan renovasi kampung.

Kegiatan ini secara bergelombang menyebar ke seluruh kampung-kampung anggota PWSKS. Bahkan tak sedikit warga yang memungut sampah plastik yang mengapung di sungai dan mengumpulkannya melalui ibu-ibu. Ibu Kartika, warga Gunungsari mengatakan, ”Meskipun dana yang kami dapat dari penjualan sampah kertas dan plastik ini tidak besar, namun kami menjaga semangat yang sudah tumbuh agar tetap besar. Hanya dengan cara inilah pemerintah akan melihat, bahwa kami juga bisa berbuat untuk Kota Surabaya”.

Sampah organis yang berasal dari masing-masing rumah dicacah dan dimasukkan dalan sebuah keranjang ”ajaib” yang disebut Keranjang Takakura, dari nama pemciptanya, Prof. Takakura dari Jepang. Keranjang Takakura adalah salah satu cara pengomposan paling sederhana yang dilakukan pada lingkungan terkecil, yaitu rumah-tangga. Dengan paradigma baru ”memilah dan mengolah sendiri”, masing-masing rumah dan anggota keluarga akan sadar bahwa sampah bukan masalah.

Setiap 4-5 bulan sekali dilakukan panen bersama kompos, hasil dari Keranjang Takakura.

Sebagian hasilnya ditawarkan kepada Pemerintah Kota, yang saat ini sedang menggalakkan penghijauan kota. Sebagian lainnya digunakan untuk memupuk tanaman obat-obatan (TOGA, Tanaman Obat Keluarga) yang ditanam di lahan sempit di tepi jalan kampung masing-masing.

Akhirnya ’Sunan’ Jogokali bisa membuka mata para Anggota DPRD Propinsi Jawa Timur yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Peraturan Daerah (Perda) Penataan Permukiman Stren Kali Surabaya. Pada 7 Oktober 2007, DPRD Propinsi Jawa Timur mengesahkan sebuah peraturan yang sangat partisipatif dan pro rakyat, yaitu Perda Nomor 9 Tahun 2007 tentang Penataan Permukiman Stren Kali Surabaya, yang intisarinya adalah warga diperbolehkan tetap tinggal di Permukiman Terbatas di Stren Kali, dengan melakukan penataan kampung.

Yuli Kusworo adalah Arsitek untuk Urban Poor Consortium (UPC) dan Paguyuban Warga Stren Kali Surabaya

jogo kalipenghijauan2penghijauan5

IMG_0429

IMG_0455

IMG_0415

13 Comments »

Topics: , , , | Agent of Change: Urban Poor Consortium |


05 Jul 2009

Bang Idin Hebat

Oleh Amartya Syahruzad  & Laksmi Prasvita. Bang Idin, penyelamat Sungai Pesanggrahan,  telah memenangkan Kalpataru untuk konservasi air,  dan berbagai penghargaan di Abu Dhabi, Jerman dan Belanda.

(more…)

32 Comments »

Topics: , , , | Agent of Change: Bang Idin |


27 Jun 2009

Adakah 32 tanaman konsumsi di halaman anda?

IMGA0074

Ibu Riyanti Pradigdo (Photo by Marco Kusumawijaya)

Lebih dari 32 jenis tanaman konsumsi –buah, sayur, dan obat—dipelihara secara organik oleh Ibu Riyanti Pradigdo di halaman belakang rumahnya.

Salah satu sayuran yang selalu tersedia untuk sarapan adalah Sambung Nyawa (gynura procumben) yang dikabarkan berkhasiat untuk memnyembuhkan diabetes, kolestrol, kanker, stroke, menapause, endometriosis, depresi, ayan, sinusitis, serta menghaluskan kulit dan memberikan awet muda. Di makan mentah, Daun Dewa atau Sambung Nyawa berasa manis dan sedikit bergetah seperti daun jambu biji (klutuk).

Selain itu, di halaman yang tertata apik menghadap lapangan golf tersebut terdapat buah-buahan mangga Harum-manis, mangga Indramayu, mangga Kweni, jeruk Bali, jambu Bol, Durian, belimbing Wulu dan belimbing biasa, pisang Susu dan pisang Raja Sereh, buah Tin, kelapa, dan jambu Biji atau Klutuk.

Untuk golongan sayur-mayur terdapat: cabe Rawit, labu, kacang tanah, selada Pengantin, sawi Caisim dan sawi Pokcai, daun bawang, terong, bayam, kangkung, dan pandan, dan cincau hijau.

Dalam golongan tanaman obat terdapat jahe, kumis kucing, cocor bebek, ginseng putih dan ginseng hijau, kemangi, lidah buaya, dan lidah mertua.

Semua pupuk diperoleh dari proses kompos terbuka, dengan menumpukkan sampah kebun ke dalam beberapa lubang se dalam satu meter dan diameter satu meter pula, secara bergantian, tanpa bahan tambahan pemercepat.

IMGA0085

Ibu Riyanti Pradigdo memanen cabe rawit organik di halaman rumah sendiri (Photo by Marco Kusumawijaya)

Tanaman langka yang terdapat di kebun Ibu Riyanti ini antara lai adalah pohon Jenggot Musa, yang disebut demikian karena pada pokok dan cabang pohon nya keluar semacam “jenggot” berwarna putih kelabu.

Umumnya halaman rumah di Jakarta, atau di kota mana pun, tidaklah sebesar halaman rumah Ibu Riyanti Pradigdo. Bagaimana tips bercocok tanam di tempat tinggal perkotaan yang umumnya sempit? Kami mengundang pembaca budiman berbagi pengalaman dan pengetahuan. Juga, tentang topik lebih luas seperti Pertanian Kota (Urban Agriculture) dan Pertanian Organik (Organic Farming).

Oleh: Marco Kusumawijaya

 

8 Comments »

Topics: , , | Agent of Change: Komunitas Hijau Pondok Indah |


23 Jun 2009

The growing business of growing

In the immediate years following the economic crisis of 1997-1998, there is a  sudden change is Jakarta’s urban landscape. Many plots were occupied by farmers, growing quick yielding vegetables and fruits.

(more…)

No Comments »

Topics: | Agent of Change: none |