<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rujak &#187; anak</title>
	<atom:link href="http://rujak.org/tag/anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rujak.org</link>
	<description>For a Better Jakarta. Everyone is Invited.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 03:28:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Ketika para bocah ikut meramaikan acara diskusi</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/para-bocah-yang-ikut-meramaikan-diskusi/</link>
		<comments>http://rujak.org/2009/07/para-bocah-yang-ikut-meramaikan-diskusi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 12:41:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[GreenLifeStyle]]></category>
		<category><![CDATA[Guest Column]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=800</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Armely Meviana Di tengah sebuah acara diskusi mengenai pemukiman, tiba-tiba peserta dikejutkan oleh teriakan lantang seorang anak perempuan berusia 2 tahun yang baru saja masuk ke dalam ruangan, “Kakaaakk….kakaakk di manaa??” Ternyata si bocah bernama Uma sedang mencari sang kakak, Atta (9thn), yang duduk bersama orang tuanya di antara para peserta diskusi. Walau sempat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Armely Meviana</strong></p>
<p><strong><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/para_bocah.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-827" style="margin-left: 15px; margin-right: 15px;" title="para_bocah" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/para_bocah-300x225.jpg" alt="para_bocah" width="331" height="247" /></a></strong>Di tengah sebuah acara diskusi mengenai pemukiman, tiba-tiba peserta dikejutkan oleh teriakan lantang seorang anak perempuan berusia 2 tahun yang baru saja masuk ke dalam ruangan, “Kakaaakk….kakaakk di manaa??” Ternyata si bocah bernama Uma sedang mencari sang kakak, Atta (9thn), yang duduk bersama orang tuanya di antara para peserta diskusi.</p>
<p>Walau sempat terkejut, namun kemudian peserta hanya tersenyum geli dan kembali memusatkan perhatian pada jalannya diskusi.</p>
<p>Kejadian unik ini terjadi di sebuah acara diskusi dengan tema “Cohousing: Membangun Perumahan, Merealisasikan Mimpi”, yang diselenggarakan oleh Komunitas Rumah Bersama pada Sabtu lalu (25/7). Kebetulan acara ini memang memungkinkan para peserta untuk membawa serta anak-anaknya, mengingat bahwa acara diselenggarakan di akhir pekan.</p>
<p>Untuk sebuah acara diskusi yang cukup serius, rasanya langka sekali bisa menemui kehadiran anak-anak di dalamnya. Apalagi bisa melihat mereka tetap asyik bermain di dalam ruangan yang sama, tanpa merasa takut akan ditegur.</p>
<p><span id="more-800"></span>Jangan heran ketika di tengah-tengah presentasi yang dibawakan oleh para mahasiswa arsitektur Universitas Pelita Harapan, terdengar suara seorang bocah berusia 4 tahun yang sedang asyik bermain sendiri dengan mainannya. Noe, nama bocah tersebut, juga tidak sungkan untuk merangkak dan berguling di lantai podium, sambil memainkan mobil-mobilannya.</p>
<p>Atau bahkan ketika Kaysan, bocah berusia 5 tahun, berdiri di depan bersama sang ibu yang sedang berbicara di depan para peserta diskusi.</p>
<p><a href="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/para_bocah2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-836" style="margin-left: 15px; margin-right: 15px;" title="para_bocah2" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/para_bocah2.jpg" alt="para_bocah2" width="200" height="217" /></a>Sementara di deretan bangku paling belakang, tampak dua kakak beradik &#8211; Toby (10 thn) &amp; Thomas (8 thn) &#8211; asyik bermain <em>game</em> PSP2 sejak awal acara berlangsung. Dengan begitu, sang ayah dapat dengan tenang memberikan presentasi di depan forum, dan sang ibu pun tidak perlu pusing memikirkan anaknya selama acara berlangsung.</p>
<p>Para peserta diskusi tampaknya tidak terganggu dengan adanya kehadiran bocah-bocah lucu ini. Diskusi pun tetap berjalan lancar hingga selesai. Bahkan bagi pengunjung, tingkah polah mereka menjadi hiburan tersendiri di tengah diskusi.</p>
<p>Untuk sebuah acara diskusi yang membahas tentang pemukiman berbasis komunitas, kehadiran anak-anak di tengah-tengah peserta diskusi memberikan nuansa kekeluargaan yang sangat kuat.</p>
<p>Di akhir acara, salah seorang peserta yang juga ibunda dari Noe berkomentar,”Asyik juga ya kalau ada banyak acara diskusi seperti ini, yang membolehkan peserta untuk membawa anaknya.”</p>
<p>Wah ide menarik! Bagaimana, setujukah Anda, jika pada beberapa acara diskusi/seminar yang diselenggarakan di akhir pekan, peserta dimungkinkan untuk membawa serta anaknya?”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2009/07/para-bocah-yang-ikut-meramaikan-diskusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

