Posts Tagged ‘kaki lima’


29 Jan 2012

#TrotoarKita

Hai teman-teman pejalan-kaki.

Sudah lama hak pejalan-kaki dirampas oleh pemotor. Sering sekali pengendara motor melaju diatas trotoar, atau ada mobil dan motor yang parkir sembarangan di trotoar.

Mari luangkan waktu 15 menit saja, pilih harimu, sebisamu, kapan saja.

Sederhana caranya:

Bentangkan Poster yang sudah tersedia di bawah ini saat ada motor-motor yang melintas di trotoar.

Ada berbagai macam pilihan poster. Jika anda ingin cepat, maka bisa mencetak sendiri poster berikut ini dengan printer anda:

htmpth1

htmpth2
Namun kami juga memberikan opsi mencetakkan flyer dari bahan x-banner yang tahan air dan dapat digulung. Ada beberapa pilihan desain. Silakan pilih.

1. Tipe A (Atas dan Bawah)
004

2.Tipe B (Atas dan Bawah)
002

3. Tipe C
003

Kami akan mencetakannya untuk anda – dan silakan kirimkan email kepada kami di info@rujak.org beserta alamat pengiriman dan tipe banner pilihan anda. Ukuran banner ada 2 macam, yaitu 30x90cm dan 30x120cm.

Mengapa berbanner?

Karena kami ingin memberikan kemudahan kepada siapapun yang ingin terlibat kampanye #trotoarkita ini. Tinggal taruh banner di tas anda untuk langsung siap digunakan kapan saja.

Plus jangan lupa tweetpic kegiatan teman-teman sekalian pada saat berkampanye untuk dikirimkan ke @jalankaki dengan #trotoarkita. Yuk menjaga trotoar kita dengan sambil bergaya! :D

 

Tips dan Trik:

1. PeDe aja, karena kita berada di tempat yang benar, yaitu di trotoar.

2. Jangan menatap bagian kepala pemotor. Tatap saja motornya.

3. Kurangi bahasa verbal dengan pemotor, toh percuma, mereka pakai helm.

4.  Ingin efektif, ajak teman-teman mu ya. Demi keamanan juga, dan plus perlu ada teman kan untuk mentweetpic kan fotomu :D .

Perhatian: hanya untuk warga diatas umur 21 tahun (demi alasan keamanan)

1 Comment »

Topics: , , , | Agent of Change: none |


17 Nov 2011

Jalan Kaki

Bagaimana menurut Anda? Bisakah Anda menyumbang foto dan komentar kasus jalur pejalan-kaki yang baik dan buruk? Mohon kirim ke info@rujak.org.

Jalur pejalan-kaki sejatinya bagian dari “Daerah Milik Jalan” (DMJ, Right-of-Way). Jadi dia bersifat publik, dikuasasi negara melalui pemerintah, untuk kepentingan umum. Kepentingan umum itu adalah untuk orang berjalan kaki dengan nyaman. Tetapi mengapa hampir tidak ada jalur pejalan kaki yang beradab di kota kita? Ada perebutan: ada sepeda motor naik. Ada pot bunga. Ada tukang tambal ban. Ada penjual makanan….Sementara halaman gedung kosong, parkir mobil disediakan, parkir motor tidak disediakan, sehingga meluap ke jalur pejalan kaki atau biasa disebut juga kaki-lima atau trotoar (dari bahasa Perancis trotoir). Sementara restoran mahal disediakan, tempat makan mayoritas pekerja kantor tidak disediakan, maka muncul warung di atas jalur pejalan kaki. Apakah kaki-lima selamanya adalah ruang abu-abu yang dibiarkan tanpa mediasi, tanpa pimpinan, dan terus menerus menjadi ajang konflik?

Bahkan zebra cross kehilangan makna. Pengendara mobil dan kendaraan bermotor lainnya tidak lagi sadar bahwa mereka diharuskan mengalah kepada penyeberang jalan oleh Undang Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan. Begitu juga ”trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain” di jamin oleh undang-undang tersebut. Kelemahan undang-undang itu adalah, sementara para pejalan kaki wajib menggunakan fasilitas yang disediakan baginya, tidak ada pasal yang menyebutkan bahwa mobil dan motor juga seharusnya wajib menggunakan (hanya) fasilitas yang disediakan baginya, tanpa boleh menyerobot fasilitas pejalan kaki.

Ternyata pemerintah RI, melalui Departemen Pekerjaan Umum, punya panduan yang menarik. Bagaimana menjadikannya kenyataan di kota kita?

Tapi, lihat Susah Payah Jalan Kaki di Manggarai.

Kaki Lima baru di Menteng: siar-siar tidak diisi acian. Supaya air menyerap? Apa tahan lama tanpa bergerak? Dua bulan lagi kita lihat

27 Comments »

Topics: , , , , | Agent of Change: none |


23 Apr 2010

Kaki Lima Kota dan Arsitektur

23 April – 2 MeiKami dari panitia HUT SKETSA,

Lomba Desain Konsep

Workshop (23,24,27 April 2010)

Lomba Fotografi (penjurian 28 April 2010)

Seminar Arsitektur (29 April 2010)

Pameran Arsitektur di eX (30 April-2 Mei 2010)
Talkshow: Fengshui dalam Arsitektur (2 Mei 2010 )

Launching: Public Expose jilid 1 (1 Mei 2010)

INFO:
Vincent (08978820856)Lydia (08170139193)

No Comments »

Topics: , , , , , | Agent of Change: none |