Posts Tagged ‘Kementerian Pekerjaan Umum’


17 Nov 2011

Jalan Kaki

Bagaimana menurut Anda? Bisakah Anda menyumbang foto dan komentar kasus jalur pejalan-kaki yang baik dan buruk? Mohon kirim ke info@rujak.org.

Jalur pejalan-kaki sejatinya bagian dari “Daerah Milik Jalan” (DMJ, Right-of-Way). Jadi dia bersifat publik, dikuasasi negara melalui pemerintah, untuk kepentingan umum. Kepentingan umum itu adalah untuk orang berjalan kaki dengan nyaman. Tetapi mengapa hampir tidak ada jalur pejalan kaki yang beradab di kota kita? Ada perebutan: ada sepeda motor naik. Ada pot bunga. Ada tukang tambal ban. Ada penjual makanan….Sementara halaman gedung kosong, parkir mobil disediakan, parkir motor tidak disediakan, sehingga meluap ke jalur pejalan kaki atau biasa disebut juga kaki-lima atau trotoar (dari bahasa Perancis trotoir). Sementara restoran mahal disediakan, tempat makan mayoritas pekerja kantor tidak disediakan, maka muncul warung di atas jalur pejalan kaki. Apakah kaki-lima selamanya adalah ruang abu-abu yang dibiarkan tanpa mediasi, tanpa pimpinan, dan terus menerus menjadi ajang konflik?

Bahkan zebra cross kehilangan makna. Pengendara mobil dan kendaraan bermotor lainnya tidak lagi sadar bahwa mereka diharuskan mengalah kepada penyeberang jalan oleh Undang Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan. Begitu juga ”trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain” di jamin oleh undang-undang tersebut. Kelemahan undang-undang itu adalah, sementara para pejalan kaki wajib menggunakan fasilitas yang disediakan baginya, tidak ada pasal yang menyebutkan bahwa mobil dan motor juga seharusnya wajib menggunakan (hanya) fasilitas yang disediakan baginya, tanpa boleh menyerobot fasilitas pejalan kaki.

Ternyata pemerintah RI, melalui Departemen Pekerjaan Umum, punya panduan yang menarik. Bagaimana menjadikannya kenyataan di kota kita?

Tapi, lihat Susah Payah Jalan Kaki di Manggarai.

Kaki Lima baru di Menteng: siar-siar tidak diisi acian. Supaya air menyerap? Apa tahan lama tanpa bergerak? Dua bulan lagi kita lihat

27 Comments »

Topics: , , , , | Agent of Change: none |


09 Sep 2010

Sayembara Prakarsa Masyarakat untuk Kota Lestari

Pemerintah menghargai prakarsa masyarakat dengan grant (dana hibah) atas dasar kompetisi proposal. Sayembara Prakarsa Masyarakat dalam Penataan Ruang untuk Kota Lestari putaran kedua sedang diselenggarakan. Putaran pertama diselenggarakan tahun 2009 dengan memberikan grant kepada 6 pemenang yang terpilih dari 42 proposal. Lihat pengumuman di bawah ini, atau klik di sini.

Sayembara ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Penataan Ruang, Kementerian Pekerjaan Umum, bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kota Lestari, yaitu sejumlah aktivis warga di bidang kota lestari.

Tahun  ini diharapkan lebih banyak proposal yang akan disertakan, dan lebih banyak yang akan terpilih sebagai pemenang.

Ayo, warga yang punya ide inovatif, sampaikan proposal Anda.

Inilah kesempatan kita mengubah hubungan antara warga dan pemerintah menjadi positif dan saling melengkapi, guna bersama-sama berubah menuju kota lestari.

No Comments »

Topics: , , , | Agent of Change: none |