<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rujak &#187; Koalisi Warga untuk Jakarta 2030</title>
	<atom:link href="http://rujak.org/tag/koalisi-warga-untuk-jakarta-2030/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rujak.org</link>
	<description>For a Better Jakarta. Everyone is Invited.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Sep 2010 08:18:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Jakarta Kompleks: Seri Diskusi Koalisi Warga untuk Jakarta 2030</title>
		<link>http://rujak.org/2010/02/jakarta-kompleks-seri-diskusi-koalisi-warga-untuk-jakarta-2030/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/02/jakarta-kompleks-seri-diskusi-koalisi-warga-untuk-jakarta-2030/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 13:17:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Koalisi Warga untuk Jakarta 2030]]></category>
		<category><![CDATA[RTRW]]></category>
		<category><![CDATA[spatial plan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=1623</guid>
		<description><![CDATA[
Jakarta KOMPLEKS!
Bagaimana Memahami Persoalan Jakarta yang kompleks secara utuh


Kamis/11 Februari 2010
Jam 14.00 – 17.00 WIB
Tempat: Humanitarian Forum Indonesia Meeting Room
Lt. 2, Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah
Jl. Menteng Raya 62, Jakarta


(untuk informasi, hubungi jakarta2030@gmail.com)
Sila kunjungi situs kami: koalisijakarta2030.wordpress.com untuk mengetahui perkembangan kami dan diskusi-diskusi terdahulu.
Pengantar Diskusi:

Kesalahan manusiawi ketika manusia memiliki kecenderungan berpikir linear dan keterbatasan dalam memahami persoalan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="font-family: Arial;"><strong><img class="aligncenter size-full wp-image-1628" title="poster111" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2010/02/poster1111.jpg" alt="poster111" width="393" height="274" /></strong></span></div>
<div><span style="font-family: Arial;"><strong>Jakarta KOMPLEKS!<br />
Bagaimana Memahami Persoalan Jakarta yang kompleks secara utuh</strong></span></div>
<div><span style="font-family: Arial;"><strong><br />
</strong></span></div>
<div><span style="font-family: Arial;"><strong>Kamis/11 Februari 2010</strong></span></div>
<div><span style="font-family: Arial;"><strong>Jam 14.00 – 17.00 WIB</strong></span></div>
<div><span style="font-family: Arial;"><strong>Tempat: Humanitarian Forum Indonesia Meeting Room</strong></span></div>
<div><span style="font-family: Arial;"><strong>Lt. 2, Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah</strong></span></div>
<div><span style="font-family: Arial;"><strong>Jl. Menteng Raya 62, Jakarta</strong></span></div>
<div><span style="font-family: Arial;"><strong><span id="more-1623"></span><br />
</strong></span></div>
<div><span style="font-family: Arial; font-size: x-small;">(untuk informasi, hubungi <a style="color: #2089cc; text-decoration: underline; outline-style: none; outline-width: initial; outline-color: initial;" href="mailto:jakarta2030@gmail.com">jakarta2030@gmail.com</a>)</span></div>
<div><span style="font-family: Arial; font-size: x-small;">Sila kunjungi situs kami: koalisijakarta2030.wordpress.com untuk mengetahui perkembangan kami dan diskusi-diskusi terdahulu.</span></div>
<div><span style="font-family: Arial; font-size: x-small;">Pengantar Diskusi:</span></div>
<div>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;"><span style="font-size: small;">Kesalahan manusiawi ketika manusia memiliki kecenderungan berpikir linear dan keterbatasan dalam memahami persoalan yang komplek. Sepertinya itu pula yang terjadi dalam perumusan RTRW 2030 oleh Bappeda, sebuah penyederhanaan (kalau bukan pengabaian) terhadap kompleksitas persoalan, sebagaimana diungkapkan Hendro Sangkoyo dalam Diskusi 9: Ekonomi kota silam.</span></p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;"><span style="font-size: small;">Padahal kemampuan memahami persoalan secara utuh merupakan prasyarat dalam merancang strategi yang efektif. Jika hanya mengacu pada kejadian (gejala), penanganan persoalan pun cenderung bersifat reaktif dan tidak memecahkan akar persoalannya. Tanpa kemampuan memahami persoalan secara utuh hingga menyentuh struktur persoalan maka penerapan kebijakan tak ubahnya menjadi ajang uji-coba dan sebagai akibatnya resiko kegagalan, yang seringkali tak kecil nilainya, harus ditanggung oleh warga.</span></p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;"><span style="font-size: small;">Salah satu contoh nyata kebijakan yang hanya mengatasi gejala adalah mengatasi kemacetan dengan membangun jalan. Kemacetan hanya berkurang sesaat setelah jalan baru selesai dibangun, karena kondisi bebas macet ini kemudian justru menjadi daya tarik untuk menggunakan mobil/motor pribadi. Sementara meningkatnya kebutuhan mobilitas penduduk, yang menjadi akar persoalannya tetap tidak tersentuh.</span></p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;"><span style="font-size: small;">Oleh karena itu <strong>Serial Diskusi 11 </strong>akan mengusung tema “Bagaimana memahami persoalan Jakarta yang kompleks secara utuh?“ dengan narasumber Bapak<strong>Muhammad Tasrif.</strong> Tujuan diskusi ini adalah meningkatkan pemahaman peserta antara lain terkait dengan:</span></p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;"><span style="font-size: small;"><strong><em>Bagaimana </em></strong><em>suatu perilaku muncul dari struktur sistem pada kebijakan yang dibuat&amp;dilaksanakan.</em></span></p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;"><span style="font-size: small;"><strong><em>Bagaimana </em></strong><em>sudut pandang berbeda dapat memperkaya pemahaman terhadap struktur persoalan.</em></span></p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;"><span style="font-size: small;"><strong><em>Apa </em></strong><em>yang dimaksud dengan membuat perubahan yang bersifat struktural.</em></span></p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;"><span style="font-size: small;"><strong><em>Bagaimana </em></strong><em>mengembangkan skenario dalam perencanaan</em></span></p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;"><span style="font-size: small;"><strong><em>Bagaimana </em></strong><em>menentukan parameter pengendalian</em></span></p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;"><span style="font-size: small;">Diharapkan pemahaman ini dapat membantu Koalisi Warga untuk Jakarta 2030 dalam meletakkan aspek sosial-ekonomi-budaya, permukiman, lingkungan dan infratruktur kota Jakarta dalam suatu kerangka tinjauan yang utuh; serta merumuskan usulan yang SMART untuk perbaikan RTRW 2030.</span></p>
<p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; line-height: 24px; padding: 0px;">Muhammad Tasrif: menyelesaikan sarjana Teknik Elektro di ITB dan Master of Engineering dalam bidang Industrial Engineering and Management di Asian Institute of Technology. Gelar doktor diselesaikan di ITB dalam bidang Ilmu Teknik dengan disertasi tentang pemodelan system dynamics. Telah menulis artikel akademik di beberapa jurnal nasional dan internasional seperti Journal of Energy Policy dan Jurnal Studi Pembangunan. Juga telah memberi presentasi di konferensi internasional dalam bidang kebijakan energi, system dynamics, dan simulasi dan pemodelan.<br />
Saat ini menjabt sebagai Ketua Program Magister Studi Pembangunan ITB. Aktif dalam komite nasional antara lain National Implementing Committee for Promotion of Renewable Energy, Energy Efficiency, and Greenhouse Gas Abatement dan Pengawas Independen Pelaksanaan Tarif Dasar Listrik.</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/02/jakarta-kompleks-seri-diskusi-koalisi-warga-untuk-jakarta-2030/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
