<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rujak &#187; Peta Hijau</title>
	<atom:link href="http://rujak.org/tag/peta-hijau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rujak.org</link>
	<description>For a Better Jakarta. Everyone is Invited.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 03:28:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Undangan Seminar: “Sustainable Urbanism and Its Challenges to Civil Society.”</title>
		<link>http://rujak.org/2010/01/undangan-seminar-%e2%80%9csustainable-urbanism-and-its-challenges-to-civil-society-%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/01/undangan-seminar-%e2%80%9csustainable-urbanism-and-its-challenges-to-civil-society-%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 04:06:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Agriculture]]></category>
		<category><![CDATA[Architecture]]></category>
		<category><![CDATA[arts & culture]]></category>
		<category><![CDATA[inisiatif warga]]></category>
		<category><![CDATA[lestari]]></category>
		<category><![CDATA[organic farming]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sustainability]]></category>
		<category><![CDATA[urban agriculture]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=1502</guid>
		<description><![CDATA[Hari/Tanggal : Jumat/5 Februari 2010 Pukul : 14:00 Tempat : Aula The Japan Foundation Jakarta The Japan Foundation mengundang anda untuk hadir dalam acara Ceramah Kebudayaan yang akan diberikan oleh mantan ketua Pengurus Harian Dewan Kesenian Jakarta, bapak Marco Kusumawijaya. Beliau baru saja kembali pada bulan Desember 2009, dari kunjungan dua bulannya ke Jepang atas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Hari/Tanggal : Jumat/5 Februari 2010<br />
Pukul : 14:00<br />
Tempat : Aula The Japan Foundation Jakarta</em></p>
<p>The Japan Foundation mengundang anda untuk hadir dalam acara Ceramah Kebudayaan yang akan diberikan oleh mantan ketua Pengurus Harian Dewan Kesenian Jakarta, bapak <strong>Marco Kusumawijaya</strong>.</p>
<p>Beliau baru saja kembali pada bulan Desember 2009, dari kunjungan dua bulannya ke Jepang atas undangan the Japan Foundation dan International House of Japan. Dari hasil kunjungan tersebut, beliau mendapatkan banyak tambahan pengetahuan dan wawasan yang menarik dalam bidang kebudayaan dan kesenian, yang hendak ia bagi kepada orang-orang di Indonesia.</p>
<p>Acara Ceramah Kebudayaan ini adalah untuk membagi hal-hal yang ia lihat dan dapatkan di Jepang, yang ia harapkan dapat menambah kaya wawasan kebudayaan di Indonesia</p>
<p>Hadir mendampingi beliau adalah dua orang pakar sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Dr. Bachtiar Alam, Antropolog dan      Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Universitas      Indonesia.</li>
<li>Latipah Hendarti, Ph.D Students      Ecological Economy, Department of Forest Sciences, Seoul National      University.</li>
</ol>
<p>Acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Dipo di (021) 520 1266.</p>
<p>Tempat terbatas!</p>
<p><strong>Profil Singkat Marco Kusumawijaya</strong></p>
<p>Marco Kusumawijaya, Ketua Pengurus Harian  Dewan Kesenian Jakarta saat ini, adalah seorang arsitek yang juga aktif dalam bidang tata kota, pelestarian lingkungan hidup, seni, dan pembangunan berkelanjutan. Beliau diundang pada bulan September hingga November 2009 yang lalu ke Jepang, dalam <em>Asia Leadership Fellow Program</em> yang diselenggarakan oleh the Japan Foundation dan Intenational House of Japan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/01/undangan-seminar-%e2%80%9csustainable-urbanism-and-its-challenges-to-civil-society-%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tur Hijau bersama Komunitas Peta Hijau Jakarta: Mengenal Waduk dan Situ</title>
		<link>http://rujak.org/2010/01/tur-hijau-bersama-komunitas-peta-hijau-jakarta-mengenal-waduk-dan-situ/</link>
		<comments>http://rujak.org/2010/01/tur-hijau-bersama-komunitas-peta-hijau-jakarta-mengenal-waduk-dan-situ/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 07:55:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agents for Change]]></category>
		<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=1484</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 16 Januari 2010;  Pukul : 07.30 – 12.00 WIB Bulan Januari-Februari adalah bulan waspada bagi warga Jakarta. Sebagian besar warga tahu kalau di 2 bulan ini curah hujan akan tinggi dan Jakarta banjir. Bertahun-tahun Pemda DKI upaya mengatasi banjir, namun belum membuahkan hasil maksimal. Antara lain membangun waduk, konservasi situ/danau, membuat kanal baru (Banjir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu, 16 Januari 2010;  Pukul : 07.30 – 12.00 WIB</p>
<p>Bulan Januari-Februari adalah bulan waspada bagi warga Jakarta.</p>
<p>Sebagian besar warga tahu kalau di 2 bulan ini curah hujan akan tinggi dan Jakarta banjir. Bertahun-tahun Pemda DKI upaya mengatasi banjir, namun belum membuahkan hasil maksimal. Antara lain membangun waduk, konservasi situ/danau, membuat kanal baru (Banjir Kanal Timur).</p>
<p>Komunitas Peta Hijau Jakarta (PHJ) lewat kegiatan &#8220;Tur Hijau&#8221;, kali ini hendak mengajak warga Jakarta untuk mengenal fungsi-fungsi dari waduk dan situ yang ada di kota ini. Ada 2 lokasi yang akan kita kunjungi, yaitu Waduk Setiabudi dan Situ/Danau Ragunan.  Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati ulang tahun ke 6 busway hadir di kota Jakarta (15 Januari 2004). Busway atau salah satu transportasi publik (selain kereta listrik) di Jakarta ini, masih jauh dari ideal. Masih banyak harapan-harapan warga Jakarta yang belum terpenuhi. Namun lepas dari itu semua, sepatutnya kita (warga) sebagai pemangku kepentingan (stake holder) merayakan tahun keenam busway transjakarta.</p>
<p>Komunitas PHJ mengajak teman-teman untuk merayakan tahun ke-6 kehadiran busway , dengan menggunakan busway mengunjungi Waduk Setiabudi dan Situ Ragunan, pada:<br />
<strong>Sabtu, 16 Januari 2010;  Pukul : 07.30 – 12.00 WIB</strong></p>
<p>Rute : Waduk Setiabudi menuju Situ Ragunan dengan menggunakan busway.</p>
<p>Titik kumpul : pk 07.00 WIB di luar halte busway Dukuh Atas (yang bawah, dekat Landmark Building-nanti ada bendera Green Map)</p>
<p>Biaya : Rp 50.000/orang, sudah termasuk tiket busway pp, snack dan makan siang, tiket masuk KB Ragunan.  Pendaftaran via email : petahijaujakarta@yahoo.com &#8211; Silakan kirim nama dan nomer ponsel. Pendaftaran akan ditutup bila peserta sudah mencapai kuota 30 orang atau batas waktu terakhir Jumat, 15 Januari pukul 15.00 WIB.</p>
<p>Peserta disarankan membawa botol minuman sendiri, untuk mengurangi sampah kemasan plastik.  Info lebih lanjut :  021-68465892</p>
<p>Ada apa di antara Waduk Setiabudi – Situ Ragunan?  Waduk Setiabudi, terbagi dalam 2 waduk, yaitu Setiabudi Timur dan Barat. Waduk ini setiap harinya menerima limbah cair dari pemukiman maupun perkantoran yang menjamur di sepanjang Rasuna Said. Sayangnya, hanya satu waduk yang memiliki alat penghancur limbah. Selain itu waduk Setiabudi berfungsi sebagai pengendali banjir, bila ketinggian air mencapai batas tertentu, maka air akan dibuang ke kanal barat.  Situ Ragunan, di dalam kawasan kebun binatang ini, mempunyai beberapa situ alam maupun buatan. Situ-situ di Ragunan ini adalah tempat yang ideal untuk fungsi-fungsi resapan air tanah. Karena lokasinya relatif terawat, maka situ Ragunan ini juga berfungsi sebagai tempat rekreasi. Dari lokasi ini, kita dapat belajar bagaimana bila sebuah situ dapat memberikan manfaat lingkungan (resapan air) maupun budaya seperti tempat rekreasi dan mendatangkan usaha-usaha ekonomi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2010/01/tur-hijau-bersama-komunitas-peta-hijau-jakarta-mengenal-waduk-dan-situ/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesian Green Map makers look into the future in Borobudur</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/indonesian-green-map-makers-look-into-the-future-in-borobudur/</link>
		<comments>http://rujak.org/2009/07/indonesian-green-map-makers-look-into-the-future-in-borobudur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 07:41:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=641</guid>
		<description><![CDATA[  Green Map needs to persistently engage people residing in the areas being mapped in order to help generating intimate knowledge of places, and giving local voice a chance in the changing world. Green Map needs to ever amphasize its participatory method. Indonesian Green Map makers all over the country need to assemble together the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-642" title="IMG_0758" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/IMG_0758-300x225.jpg" alt="IMG_0758" width="300" height="225" /></p>
<p>Green Map needs to persistently engage people residing in the areas being mapped in order to help generating intimate knowledge of places, and giving local voice a chance in the changing world. Green Map needs to ever amphasize its participatory method. Indonesian Green Map makers all over the country need to assemble together the total assets they have so far generated to be the basis for strengthening their capacity to achieve that goal.<span id="more-641"></span></p>
<p>The Green Map makers in different places differ in stages of their respective map making projects, in their social characteristics, and resources and assets.  There is a need to organise themselves in such a way as to make possible for them to help each other with their complementary skills and resources. A dynamic flow of those skills and resources need to be created. To effect more impact, the Indonesian Green Map makers can also act as a coherent entiti with their assets consolidated as a whole. </p>
<p>Those are among the lessons learned during the national gathering of Indonesian Green Map makers in Borobudur, Cenral Java, on July 17-19, 2009.  </p>
<p>The gathering took place in a hamlet within the village of Borobudur, in the centre of which stands the famous Buddhist temple of Borobudur, the largest of its kind in the world. Participants, obviously lacking representatives from outside Java, stayed in village houses with the the residing families. The plenary meetings were accomodated in a larger village house. They were also entertained by, and participated in, the village’ local children mask-dance and <em>Kuda Lumping</em> (“jumping horse”) dance, as well as many other spontaneous interactions.</p>
<p>The Borobudur villagers have just completed their first edition of Borobudur Mandala Green Map, that maps not only the area immediately surrounding the magnificent temple but also the hamlets surrounding it. This is very much in time for the villagers to use it to show their own view of the area, and to voice their thoughts  for the re-planning of the area as a strategic tourist destination by the government.</p>
<p>As mainstreaming green issues is no longer a challenge today, as it was 10 years ago, the use of Borobudur Mandala Green Map is an important step in the history of Indonesian Green Map making, as it has a potential to be used by the local residents to effect changes in the planning practice.</p>
<p>Recognising, generating, and giving a voice to “intimate knwoledge” of long-time residents of places are never more important than today, when we so desperately need to change the current simplistic and often destructive planning practices. We need to respect this intimate kowledge not only because of their rights to voice it, but also because there are often so much benefits in it for all humanity. This intimate knwoledge is also often an important source of solution to many development problems that cannot otherwise be solved by uninformed public policies.</p>
<p>Jakarta Green Map will start its second residents-based Green Map in August 2009 (see www.rujak.org/event…) in Pondok Indah. (The first one being the unpublished Mangga Dua Neighbourhood Green Map made by 12 young residents n 2004). Hopefully lessons from Borobudur and Jogja Green Map makers will be informing Pondok Indah Green Map. Hopefully it will also leads to actions to positively change the neighbourhood and the residents.</p>
<p>More pictures at http://www.flickr.com/photos/rujak/sets/72157621738298808/</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-669" title="IMG_0751" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/IMG_0751-300x225.jpg" alt="IMG_0751" width="300" height="225" /><br />
<img class="alignleft size-medium wp-image-666" title="IMG_0610" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/IMG_0610-300x225.jpg" alt="IMG_0610" width="300" height="225" /><img class="alignleft size-medium wp-image-667" title="IMG_0664" src="http://rujak.org/wp-content/uploads/2009/07/IMG_0664-300x225.jpg" alt="IMG_0664" width="300" height="225" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2009/07/indonesian-green-map-makers-look-into-the-future-in-borobudur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Community Gathering: Komunitas Hijau Pondok Indah</title>
		<link>http://rujak.org/2009/07/komunitas-hijau-pondok-indah-gathering/</link>
		<comments>http://rujak.org/2009/07/komunitas-hijau-pondok-indah-gathering/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 15:56:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Marco Kusumawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Hijau Pondok Indah]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Hijau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rujak.org/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Community gathering of Komunitas Hijau Pondok Indah, Taman Puspita, Pondok Indah, Jakarta, July 5, 11:00-14:00. The gathering is to introduce the community and its proposed programme, including green map making RSVP in Facebook Dengan Hormat,   Bersama ini kami &#8220;Komunitas Hijau Pondok Indah&#8221; mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri acara Pembentukan Komunitas Hijau Pondok Indah, pada : [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Community gathering of Komunitas Hijau Pondok Indah, Taman Puspita, Pondok Indah, Jakarta, July 5, 11:00-14:00. The gathering is to introduce the community and its proposed programme, including green map making</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/home.php#/event.php?eid=114921791521">RSVP in Facebook</a><span id="more-244"></span></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">Dengan Hormat,</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman; min-height: 16.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">Bersama ini kami &#8220;Komunitas Hijau Pondok Indah&#8221; mengundang Bapak/Ibu</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">untuk menghadiri acara Pembentukan Komunitas Hijau Pondok Indah, pada</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">:</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">Hari / tanggal   : Minggu, 5 Juli 2009</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">Tempat           : Taman Puspita, belakang Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI)</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">                        Jalan Taman Duta, Pondok Indah, Jakarta 12310</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">Pukul              : 11.00 &#8211; 14.00</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman; min-height: 16.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">Kami mengharapkan partisipasi dan masukan-masukan dari Bapak / Ibu sekalian</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">demi terbentuknya Komunitas Hijau Pondok Indah dan konsep-konsep</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">program yang baik.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman; min-height: 16.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">Atas kesempatan waktu dan keringanan langkah Bapak/Ibu, kami</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">mengucapkan terima kasih.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman; min-height: 16.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman; min-height: 16.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">Hormat Kami,</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman; min-height: 16.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">Ricky Lestari</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">(Komunitas Hijau Pondok Indah)</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman; min-height: 16.0px;"> </p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">PS : please RSVP at our facebook Barbecue at Taman Puspita or</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 14.0px Times New Roman;">Komunitas Hijau Pondok Indah, thank you.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rujak.org/2009/07/komunitas-hijau-pondok-indah-gathering/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

