Posts Tagged ‘plastic bag’


06 Jan 2011

Survei Penggunaan Kantong Kresek

Pernah gak memerhatikan bahwa hampir setiap orang yang kita temui di jalan menjinjing kantong kresek? Pernah gak mencoba menghitung berapa banyak kantong kresek yang keluar dari sebuah swalayan tiap jamnya, terutama di akhir pekan?

Tak bisa dipungkiri, saat ini kantong kresek merupakan barang yang sangat populer digunakan oleh warga di seluruh dunia. Bisa dikatakan lebih populer dari ponsel atau gadget-gadget yang marak dipromosikan di berbagai media.

Di Indonesia sendiri maraknya penggunaan kantong kresek didukung oleh kehadiran supermarket di era tahun 1980-an. Sejak saat itu perlahan-lahan penggunaan tas/ keranjang belanja mulai ditinggalkan, diganti dengan kantong kresek. Tak hanya di kota besar, tapi juga hingga ke desa-desa atau pulau-pulau terpencil.

Untuk mengetahui berbagai hal terkait dengan penggunaan kantong kresek, maka sekelompok warga di beberapa kota di Indonesia berupaya mengembangkan sebuah survei.

Tujuan survei antara lain untuk:

  • Mengidentifikasi pola penggunaan kantong kresek oleh konsumen di beberapa kota besar di Indonesia
  • Menggali sumber utama yang membagikan kantong kresek kepada konsumen
  • Mengidentifikasi kesediaan konsumen & penjual untuk mengurangi kantong kresek

Besar harapan kami warga di kota-kota besar, seperti Jabodetabek, Bandung, Yogya, Surabaya & Denpasar, bersedia menjadi responden survei, serta turut menyebarluaskan survei ke jejaringnya.

Untuk mengisi survei, silakan berkunjung ke: surveykresek.blogspot.com

Adapun hari terakhir pengisian survei tanggal 14 Januari 2011. Hasil survei nantinya akan kami publikasikan.
Untuk informasi lebih lanjut, sila kirim surel ke: surveykresek@gmail.com

No Comments »

Topics: , , | Agent of Change: none |


05 Feb 2010

Aksi Bersih Sampah Suaka Margasatwa Muara Angke, 7 Februari 2010

Dear Monsters,
Selamat Hari Lahan Basah Sedunia, 2 Februari 2010
“Caring for Wetlands, an Answer to Climate Change”

Dalam rangka menyambut Hari Lahan Basah Sedunia, Jakarta Green Monster kembali mengadakan acara Bersih Sampah Angke

Mari-mari gulung lengan bajumu untuk membersihkan sampah bersama
Jakarta Green Monster dan masyarakat lainnya,,,

Minggu, 7 Februari 2010
Lokasi: Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA)
pukul 08.00 – 12.00 WIB.

Apa saja yang harus dibawa??
1. Pakaian ganti
2. Botol Minuman (Panitia hanya menyediakan air minum isi ulang)
3. Sepatu/sepatu boot)
4. Makanan ringan

Untuk informasi dan pendaftaran peserta, hubungi:
Yulia Es Campur : 081314366870
Hendra ‘Kobe’ Aquan : 08157988053
Putri Ayusha : 085648177747

salam,
Putri Ayusha

Mengapa bersih sampah?

sampah-sampah yang mengalir masuk ke SMMA bisa menutupi akar mangroove
dan menyebabkan pohon2 tersebut mati,,,
SMMA merupakan rumah bagi 7 spesies mangroove, 91 spesies burung
seperti Bangau Bluwok, Kareo Padi, Pecuk Ular Asia, dsb, serta monyet
ekor panjang, dan lain sebagainya.

Kawasan ini juga menjadi tempat perlindungan bagi burung Bubut Jawa
(Centropus nigroforus) yang merupakan burung endemik Pulau Jawa. Saat
ini bubut Jawa berjumlah tidak lebih dari 10 ekor.

Jakarta yang merupakan hutan beton ternyata masih memiliki lahan basah
yang dihuni oleh berbagai jenis burung,,,tanpa lahan basah ini Jakarta
bisa lebih kebanjiran dan tenggelam air pasang

kosongkan jadwal mari-mari selamatkan lahan basah tersisa di Jakarta
dari tumpukan sampah

Bagaimana Menuju Suaka Margasatwa Muara Angke?

Menggunakan Kendaraan Umum

1. Busway
Naik busway Harmoni – Kalideres, turun di Halte Jelambar (samping
Citraland). Cari angkot berwarna merah nomer B 01 jurusan Grogol -
Angke. Turun di pintu gerbang Pantai Indah Kapuk. tepat di ujung Jl.
Muara Karang, ditandai dengan Pizza Hut dan apartemen. Jalan kaki
masuk ke Pantai Indah Kapuk, setelah menyeberang jembatan (sekitar 50
meter dari gerbang, di sebelah kanan Anda adalah Suaka Margasatwa
Muara Angke. Ikuti jalan setapak di seberang kompleks ruko Meditarania
Niaga, pintu masuk Suaka Margasatwa Muara Angke sekitar 300 meter dari
jembatan.

2. Bus dari Terminal Grogol
Naik kendaraan apa saja yang berhenti di Terminal Grogol. Cari angkot
berwarna merah nomer B 01 jurusan Grogol – Angke. Turun di pintu
gerbang Pantai Indah Kapuk. tepat di ujung Jl. Muara Karang, ditandai
dengan Pizza Hut dan apartemen. Jalan kaki masuk ke Pantai Indah
Kapuk, setelah menyeberang jembatan (sekitar 50 meter dari gerbang, di
sebelah kanan Anda adalah Suaka Margasatwa Muara Angke. Ikuti jalan
setapak di seberang kompleks ruko Meditarania Niaga, pintu masuk Suaka
Margasatwa Muara Angke sekitar 300 meter dari jembatan.

3. Bus dari Terminal Blok M
Naik bus Steady Safe Non AC No 37 Jurusan BLOK M – Muara Angke,
ongkosnya cukup Rp. 2000. Bus ini umumnya gak sampai Muara Angke
(sesuai info dari keneknya), tapi cuman sampai Megamall Pluit.
Dari Megamall Pluit dilanjutkan naik angkot dua kali, nomornya 11
warna merah, dengan ongkos Rp. 2000 turun di Jl Mandara. Dari situ
naik lagi angkot warna merah yang melewati kawasan Pantai Indah Kapuk
dengan ongkos Rp. 1000 turun di depan ruko Mediterania yang langsung
berseberangan dengan pintu masuk Suaka Margasatwa Muara Angke.

Menggunakan Kendaraan Pribadi Roda Empat atau Lebih

1. Melalui Tol Dalam Kota
Ambil pintu keluar Pluit. Ikuti jalan melintasi Mega Mall Pluit. Lurus
hingga masuk Jl. Muara Karang yang ditandai dengan perempatan dengan
jembatan. Ikuti terus sampai ujung Jl. Muara Karang, ditandai dengan
Pizza Hut dan apartemen. Belok ke kiri, masuk ke Pantai Indah Kapuk,
setelah menyeberang jembatan (sekitar 50 meter dari gerbang, di
sebelah kanan Anda adalah Suaka Margasatwa Muara Angke. Anda bisa
parkir di kompleks ruko Meditarania Niaga, persis di seberang pintu
masuk Suaka Margasatwa Muara Angke.

2. Melalui Tol Bandara
Ambil pintu keluar Pantai Indah Kapuk. Masuk dalam kompleks Pantai
Indah Kapuk. Ikuti jalan yang menuju Mediterania. Anda bisa parkir di
kompleks ruko Meditarania Niaga, persis di seberang pintu masuk Suaka
Margasatwa Muara Angke.

Menggunakan Motor atau Sepeda
Dari arah Grogol, masuk ke Jl. Jembatan Tiga, ikuti hingga Jl.
Jembatan Lima. Ikuti terus jalan utama sampai melewati Mega Mall
Pluit. Lurus hingga masuk Jl. Muara Karang yang ditandai dengan
perempatan dengan jembatan. Ikuti terus sampai ujung Jl. Muara Karang,
ditandai dengan Pizza Hut dan apartemen. Belok ke kiri, masuk ke
Pantai Indah Kapuk, setelah menyeberang jembatan (sekitar 50 meter
dari gerbang, di sebelah kanan Anda adalah Suaka Margasatwa Muara
Angke. Anda bisa parkir di kompleks ruko Meditarania Niaga, persis di
seberang pintu masuk Suaka Margasatwa Muara Angke.

Catatan:
Warga sekitar Suaka Margasatwa Muara Angke mengenalnya dengan nama
Cagar Alam. Jadi, jika Anda hendak bertanya, tanyakan di mana lokasi
cagar alam.

No Comments »

Topics: , , , , | Agent of Change: Jakarta Green Monster |


02 Feb 2010

Undangan Tanpa Plastik dari Kalangan Kesenian

Selain Dewan Kesenian Jakarta, kini terdaftar beberapa ruang kesenian telah juga menanggalkan bungkus plastik dari undangannya: Nadi Gallery dan Edwin Gallery.

Soal bungkus plastik ini menunjukkan bagaimana suatu kebiasaan buruk muncul bukan karena perlu tapi karena tersedianya sesuatu (plastik) secara murah dan mudah.

Kini waktunya kembali ke kebiasaan lama yang baik: Kartu Pos selembar yang diisi bolak-balik, dengan ruang untuk perangko dan alamat tujuan sudah tersedia.

Kalau Anda mengetahui organisasi apa saja yang mulai dengan sengaja menanggalkan kebiasaan menggunakan kantong/bungkus plastik untuk kemasan produk dan undangannya, mohon daftarkan di sini beserta link ke websitenya. Akan kami promosikan. Terima kasih sebelumnya.

Undangan Tanpa Plastik

No Comments »

Topics: , | Agent of Change: none |


31 Jul 2009

Peringatan Pemerintah tentang Kantong Plastik “KreseK”

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA

Jalan Percetakan Negara 23, Jakarta 10560 Indonesia

Telephone: 62-21 – 4244688, Fax. : 62-21 – 4250764

PERINGATAN PUBLIK / PUBLIC WARNING TENTANG KANTONG PLASTIK “KRESEK”

Nomor: KH.00.02.1.55.2890 Tanggal : 14 Juli 2009

Menindaklanjuti hasil pengawasan terhadap kantong plastik kresek, Badan POM RI perlu mengeluarkan peringatan kepada publik sebagai berikut:

  1. Kantong plastik kresek berwarna terutama hitam kebanyakan merupakan produk daur ulang yang sering digunakan untuk mewadahi makanan.
  2. Dalam proses daur ulang tersebut riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui, apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia, limbah logam berat, dll.
  3. Dalam proses tersebut juga ditambahkan berbagai bahan kimia yang menambah dampak bahayanya bagi kesehatan.
  4. Jangan menggunakan kantong plastik kresek daur ulang tersebut untuk mewadahi langsung makanan siap santap.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen Badan POM RI dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau e-mail ulpk@pom.go.id dan ulpkbadanpom@yahoo.com atau melihat di website Badan POM, www.pom.go.id

Demikian peringatan ini disampaikan untuk disebarluaskan.

1 Comment »

Topics: | Agent of Change: none |


23 Jun 2009

China Reports 66% Drop in Plastic Bag Use

 

 

 

Source: www.worldwatch.org
A strict Chinese limit on ultra-thin plastic bags significantly reduced bag-related pollution nationwide during the past year. The country avoided the use of 40 billion bags, according to government estimates.

(more…)

2 Comments »

Topics: | Agent of Change: none |