Posts Tagged ‘RTRW’


09 Apr 2010

To Build City-Region Anew: Space for Participation and Citizens’ Initiatives.[1]

Paper written for Tokyo University’s “Sustainabel City-region Workshops,” 23-24 February 2010, Shangri-La Hotel, Tainan, Taiwan.

By: Marco Kusumawijaya

Abstract

This paper discusses experiences of participatory practices and citizens’ initiatives in city-region building in a context of recently and rapidly democratising country, Indonesia. While these experiences are rooted in specific post-authoritarian Indonesia, they nevertheless indicate some ideas that might be important for our our transition towards sustainability. The paper argues that participation and citizens’ initiatives are more than just a fulfilment of a political right, but a new way of building sustainable city-region.

Keywords: Participation, Spatial Planning, Citizens’ Initiatives, Aceh, Jakarta.

Introduction: Context and Connviction (more…)

No Comments »

Topics: , , , , , , , , , , | Agent of Change: none |


22 Mar 2010

Jakarta Needs Us, too.

The NYC knows how to get attention of citizens I guess.
http://www.nyc.gov/html/planyc2030/html/greenyc/greenyc.shtml
Unfortunately I do not remember the contents, just graphics and feeling of hope/energy from the city.

1 Comment »

Topics: , | Agent of Change: none |


22 Mar 2010

Kata Gubernur Jakarta

Menurut KOMPAS, Gubernur Fauzi Bowo mengatakan bahwa “…Tidak semua bagian RTRW dapat menyesuaikan aspirasi tersebut (publik).Jika semua bagian disesuaikan dengan aspirasi publik, RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah Jakarta)  justru akan kehilangan orientasi untuk mencapai tujuan yang lebih besar”.

Setujukah Anda bahwa bila semua aspirasi publik ditampung akan menyebabkan hilangnya orientasi dan tujuan yang lebih besar? Apakah publik harus juga memahami dan menyetujui “orientasi dan tujuan besar itu?

1 Comment »

Topics: , , | Agent of Change: none |


22 Feb 2010

STOP PRESS: Koreksi atas pemberitaan KOMPAS, Senin, 22 Februari 2010

Kepada yth. Redaksi KOMPAS,

Terima kasih atas pemberitaannya tentang keberadaan Koalisi Warga untuk Jakarta 2030.

Saya ingin menyampaikan koreksi atas berita Saudara pada KOMPAS Hari Senin, 22 Februari, 2010, halaman 27 (“Mungkin Perlu Koin Atasi Bencana”) kolom 7, alinea dari atas.

Pada alinea itu tertulis:

Marco Kusumawijaya,……, mengatakan, pemerintah seharusnya bertindak cepat. Pemprov DKI, misalnya, diminta segera menetapkan rencana tata ruang wilayah (RTRW) DKI 2010-2030.

(Saya garis bawahi “segera menetapkan”)

Pertama, saya merasa semampu ingatan saya belum pernah diwawancarai oleh penulis berita, Sdr. Neli Triana.

Kedua, tuntutan saya dan Koalisi Warga untuk Jakarta 2030 adalah JUSTRU agar MENUNDA penetapan RTRW Jakarta 2010-2030, dan agar MENGULANGr proses penyusunannya secara partisipatif, karena rancangan yang ada sekarang belum memenuhi syarat-syarat substansi maupun prosedural sesuai peraturan perundang-undangan yang sudah ada.

Pandangan saya ini termuat juga dalam tulisan terlampir yang sebelumnya sudah saya kirimkan kepada Redaksi KOMPAS yth.

Salam hormat,

Marco Kusumawijaya

No Comments »

Topics: , , | Agent of Change: none |


22 Feb 2010

Mengapa RTRW Jakarta 2010-2030 Tidak Dianggap Serius?

Chairil Anwar, Koleksi Dewan Kesenian Jakarta

Mengapa menurut Anda?

RTRW Jakarta 2010-2030 adalah salah satu bentuk rencana pembangunan jangka panjang yang sangat penting. Mengapa kesalahan-kesalahan mendasar dan bodoh bisa terjadi pada Naskah Akademis dan RAPERDAnya?

Ini adalah kesempatan emas, yang hanya terjadi sekali seumur hidup suatu generasi warga dalam usia produktif untuk ikut memiliki dan menentukan rencana masa depan kotanya. Ini juga kesempatan emas seorang Gubernur. Karena, tidak setiap Gubernur punya kesempatan yang langkah dan indah ini untuk membuktikan kepemimpinannya dan mewariskan suatu pegangan rencana yang akan melewati masa jabatannya.

Hanya suatu proses yang sungguh partisipatif yang dapat menggerakkan seluruh warga.

Mengapa ini tidak terjadi?  Apakah Anda punya jawaban?  Mohon sumbang saran Anda, yang akan tampil langsung di halaman depan (pada kotak “Recent Comments”).

Anda juga dapat memberikan masukan tentang RTRW ini melalui survei di sini. Masukan Anda akan menjadi bahan pagi perancangan visi dan misi untuk disampaikan kepada Gubernur Jakarta.

No Comments »

Topics: , , | Agent of Change: none |


19 Feb 2010

Seni dan Kota bersama Goenawan Mohammad dan Ade Dharmawan

Koalisi Warga untuk Jakarta 2030 mengundang seluruh warga yang peduli dengan nasib Kota Jakarta 20 tahun mendatang dan mengundang rekan-rekan untuk hadir dalam Serial Diskusi Rencana Tata Ruang Wilayah Jakarta (RTRW) 2010- 2030:

Serial 14: SENI DAN KOTA
SABTU 20 FEBRUARI 2010
13.00 – 17.00 WIB
@Italian Institute of Culture – Jakarta
JL. Hos Cokroaminoto, 117
Menteng, 10310 Jakarta

PEMBICARA:
Goenawan Mohammad
Firman Ichsan*
Ade Dharmawan*
*dalam konfirmasi (more…)

No Comments »

Topics: , , | Agent of Change: none |


09 Feb 2010

Jakarta Kompleks: Seri Diskusi Koalisi Warga untuk Jakarta 2030

poster111
Jakarta KOMPLEKS!
Bagaimana Memahami Persoalan Jakarta yang kompleks secara utuh

Kamis/11 Februari 2010
Jam 14.00 – 17.00 WIB
Tempat: Humanitarian Forum Indonesia Meeting Room
Lt. 2, Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah
Jl. Menteng Raya 62, Jakarta

No Comments »

Topics: , , | Agent of Change: none |


06 Feb 2010

Why do we need to redo Jakarta 2010-2030 Spatial Masterplan through a participatory process?

IMG_0239

Jakarta needs its people.

That is the simple but fundamental argument to redo Jakarta 2010-2030 Spatial Masterplan through a participatory process. Jakarta needs its people to own the plan so that they will participate in implementing it willingly. Participation builds a strong link called “ownership” between making and implementing a plan. They can only do so if they participate in the making of basic strategic options and decisions. This means deployment of a true participatory process that goes beyond passive “consultative participation” where people are merely asked their opinions about options and decisions that have been made or predetermined by others, usually the bureaucrats and their consultants. (more…)

10 Comments »

Topics: , | Agent of Change: none |


01 Feb 2010

Sampaikan Pandangan dan Harapan Anda atas Jakarta!

Tahukah Anda, saat ini nasib kota Jakarta 20 tahun ke depan sedang dipertaruhkan?

Kota bukanlah hanya sebagai tempat kita tinggal atau mencari nafkah, tapi juga tempat membesarkan anak-cucu, menuntut ilmu, menjalin pertemanan, berekreasi, dan beragam aktivitas lainnya.

Rancangan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jakarta 2030, sebuah perencanaan yang menentukan wajah kota Jakarta dalam 20 tahun mendatang, saat ini sudah di tangan DPRD dan bisa disahkan sewaktu-waktu. Tapi sayangnya, rencana yang akan menentukan nasib warga tersebut justru disusun nyaris tanpa melibatkan warga.

Padahal sebagai warga kota, Anda tentu punya mimpi tentang masa depan kota Jakarta. Kota yang layak huni tidak hanya bagi orang dewasa yang aktif, tapi juga anak-anak, remaja, lansia, ibu-ibu, dan difabel.

Survei ini bertujuan untuk menggali aspirasi warga Jakarta dan komuter tentang masa depan kota Jakarta dalam 20 tahun mendatang. Survei ini dilakukan oleh dan dari warga, untuk masa depan kota Jakarta yang lebih baik.

Sampaikan aspirasi Anda sekarang. Perlu 1 juta suara terkumpul dalam waktu sesingkat-singkatnya untuk membuat perubahan berarti. Kini nasib kota ada di tangan Anda!

Ajaklah sebanyak-banyaknya anggota keluarga, tetangga, kerabat, teman, anak didik, dan kenalan Anda untuk mengisi survei ini.

Tertarik menjadi relawan surveyor? Hubungi Koalisi Warga untuk Jakarta 2030 melalui emailjakarta2030@gmail.com

Catatan:
Warga Jakarta = semua orang yang tinggal di Jakarta baik pemegang KTP Jakarta maupun tidak
Komuter = warga Bodetabek yang sehari-hari bekerja/bersekolah ke Jakarta

1 Comment »

Topics: , , | Agent of Change: none |


20 Jan 2010

Naskah Akademis RTRW Jakarta 2010-2030

http://koalisijakarta2030.wordpress.com/2010/01/19/naskah-akademis-rtrw-2030/

Naskah Akademis menjadi dasar pengambilan keputusan dalam raperda Rencana Tata Ruang Wilayah Jakarta 2030.

Hari ini, kami mendapatkan Naskah Akademis tersebut melalui pihak ketiga, dan secara informal. Walaupun kami telah mengirimkan surat kepada Gubernur yang salah satu poinnya adalah menuntut Naskah Akademis, namun hingga hari ini: Tidak Ada Tanggapan.

Berikut Isi Naskah Akademis (versi tanggal 12 Januari 2010, Revisi keempat)

1 Comment »

Topics: , | Agent of Change: none |