Ada mushola di bawah jembatan (fly-over) Slipi, seberang Slipi Jaya, pada sisi Jalan Katamso Dharmokusumo, yg dulu disebut Jalan Tali. Fly-over ini ternyata disebut “Fly-over Nelimurni”.
Recent Comments
- Saya sangat mendukung gerakan ini. Semoga anak2 muda saat ini juga ter ... Anthony Ladjar
- mantap...selamat berkarya imsar
- Saya baru membaca bagian Sub Babnya sehingga yang pertama kali terlint ... Angga
- Rasanya tidak begitu. Coba lihat lebih teliti. Marco
Topics
- sayembara
- infrastruktur
- arts
- climate change
- bureaucratic reform
- Koalisi Warga untuk Jakarta 2030
- transportation
- ruang tinggal
- arts & culture
- polusi suara
- ASKES
- kayu
- sungai
- lestari
- kampung
- Keselamatan Bangunan
- plastic bag
- warga
- sustainability
- Erik Prasetya
- segel
- Monas
- ruang publik
- Taiwan
- collaboration
- Tsunami
- trotoar
- batik
- tuna-netra
- pecha kucha
- urban poor
- keanekaragaman hayati
- bus
- Pelayanan kesehatan
- participatory process
- air bersih
- pasar
- Menteng
- makanan
- anak
- kertas bekas
- taman
- pejalan kaki
- tata ruang
- Architecture
- Kanal Banjir Timur
- Gempa
- kota
- sampah
- pertanian
- gubernur
- spatial plan
- Film
- graphic design
- perubahan iklim
- green drinks
- macet
- city-region
- urban agriculture
- RTRW
- kuliner lokal
- Rika Febriyani
- Agriculture
- permukiman
- University of Tokyo
- jalan-kaki
- kaki lima
- Buku Baru
- sepeda
- pameran
- kepadatan
- networking
- design
- Peta Hijau
- assets-based development
- JEMA
- Banjir Kanal Timur (BKT)
- iwan fals
- participasi
- jakarta
- workshop
- inisiatif warga
- Goethe Institute
- open source
- participation
- visual culture
- creativity
- rumah
- mal
- ciliwung
- Kementerian Pekerjaan Umum
- Banjir
- green-space
- tokyo
- Aceh
- Farhan
- organic farming
- Urbanization
- housing




