Taman Internet di Batam

Tulisan dan Foto dari Ricky Lestari.
Terlampir foto-foto beberapa taman kota dengan fasilitas internet dan salah satu danau buatan.

Internet gratis ada di taman Sungai Harapan, Sekupang, dikelilingi pepohonan yg rimbun serta tanaman-tanaman perdu yang tertata. Taman Sungai Harapan merupakan salah satu taman kota, letaknya sejajar dengan Jalan R.E. Martadinata. Fasilitas internet berada ditengah-tengah taman, dinaungi semacam gazebo, yang dapat menampung 10 hingga 12 orang. Fasilitas ini disediakan oleh pemerintah, terbuka untuk umum gratis 24 jam.

Ini suatu petunjuk bahwa kota Batam masih aman, dan pemerintah sangat peduli pada masyarakatnya, terutama dalam bidang pendidikan dan kemajuan teknologi, serta pemanfaatan taman-taman kota secara maksimal. Masyarakat menikmati kesejukan taman sambil belajar, bekerja, membaca dengan membuka laptop.
Jalan RE Martadinata sangat indah karena, selain lebar dan bersih, juga rimbun oleh barisan pohon Angsana (Pterocarpus indicus) dan cemara (Cassuarina sp.) di sepanjang kiri kanan jalan dengan median jalan yg lebar. Sangat dramatis dan romantis; dan yang paling menyenangkan adalah dari hari senin sampai minggu tidak pernah macet.

Di salah satu sisi Jalan RE Martadinata ada danau buatan, Danau Sekupang, yang merupakan salah satu penampung air. (Pulau Batam tidak punya mata air alam). Sangat indah dan luas. Salah satu sisi danau ditanami teratai. Taman danau ini tertata rapih, bersih dan teduh. Ada jalur pejalan kaki yg cukup luas pada sisi luarnya.

Fasilitas internet juga terdapat di taman Engku Putri di Batam Center. Di taman ini ada empat unit gazebo internet. Sayangnya pada saat ini taman Engku Putri sedang dalam perbaikan jadi kurang nyaman. Batam Center adalah pusat kegiatan pemerintahan dan perkantoran swasta. Di sini juga ada pelabuhan feri. Taman Engku Putri sangat luas. Ada bangunan kantor Pemerintah Kota Batam yg bergaya arsitektur Melayu.



17 thoughts on “Taman Internet di Batam

  1. Retty says:

    “Ini suatu petunjuk bahwa kota Batam masih aman, dan pemerintah sangat peduli pada masyarakatnya,” Pas benar, saya lagi berpikir bagaimana kalau di kota lain ada fasilitas ini…taman kota saja seringkali dihiasi grafiti yang tidak bertanggung jawab.

    • Ricky Lestari says:

      Terima kasih atas tanggapannya, Retty!
      Saya sangat sependapat denganmu seandainya hal ini dapat diterapkan di kota lain secara aman dan terpelihara dgn baik. Demi kemajuan masyarakat dan bangsa.

  2. desi says:

    salah satu program batam memang di fokus kan dgn teknologi dan lingkungan nya terbukti di batam masih banyak kita jumpai hutan lindung dan taman2 internet yang seperti di tulis oleh author di atas, saya bangga menjadi salah satu penduduk batam yang masih menjaga keasrian kota nya dan kepedulian pemerintahnya akan kemajuan teknlogi, mudah2an saja taman internet ini bisa bertahan lama ^^

  3. Ida says:

    Pertama2 sy melihat taman internet agak kaget jg…kok bisa ya kota kecil bisa memiliki fasilitas yg bisa memberikan manfaat yg besar bg masyarakatnya. Sdgkan dikota besar di Ind sprtnya sy blm menemukan taman internet sprt ini.
    Bisa sy tambahkan sedikit disepanjang Jl. RE. Martadinata ini byk lho dipake sbg lokasi foto pra weding pasangan pengantin…mgkn krn rindang dan suasanya yg tenang…. Jd klu ada teman2 yg mau menyalurkan hobby fotonya bisa lho jadikan daerah ini sbg alternatifnya…

  4. Uchi says:

    kota yg sangat mengerti akan kebutuhan masyarakat, Semua ada di batam dan kebetulan aku tinggal di batam juga heheheee,,,ngeliat di RUJAK ada taman internet batam, jd pengen coment,emang semenjak ada nya taman internet, dari ABG – ORTU ada di sana, salah satu nya aku sempet ketagihan maen di taman internet ampe berjam -jam dari sore ampe malam,, yahhh secara GRATISSSSSSSSS, semoga kedepan nya pemerintah kota bisa memberikan fasilitas yang bermanfaat lagi untuk masyarakat batam Khusus nya.

    • Ricky Lestari says:

      Terima kasih Uchi.
      Sebagai tambahan info,fasilitas internet ternyata sudah menyebar di hampir seluruh taman kota Batam, termasuk di taman makam Pahlawan.
      Apakah hal ini dapat diterapkan di kota-kota lain, termasuk Jakarta?

  5. Marco Kusumawijaya says:

    Uchi, terima kasih sudah berbagai kabar. Selain taman internet, apalagi ya yang menarik di batam? Bisa berbagi supaya ditiru Jakarta….kirim aja foto dan/atau tulisan ke info@rujak.org

  6. dina says:

    senangnya Batam bisa masuk di rujak..sebagai info, banyak tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi di Batam, terutama pantai. Saya senang sekali Pemkot Batam sangat memperhatikan tentang taman kota dan penghijauan di Batam, secara banyak yang bilang Batam itu panas, mungkin itu tujuan Pemkot Batam sedang menanam banyak pohon supaya Batam itu adem Heeee…..semoga Pemkot Batam juga lebih memperhatikan pantai-pantai indah di Batam, karena memang sebagian besar masih belum terurus dengan benar, padahal ini potensi cukup besar sebagai tempat wisata…bisa jadi Batam menjadi Bali kedua..Heee….siipp buat bu ricky thanks banget liputan tentang Batamnya..jadi bangga ney jadi penduduk Batam walau sebenernya saya cuma pendataang…

    • dina says:

      oke pak marco..nanti kalo memang saia jalan-jalan lagi ke pantai..saia kasih fotonya yah…sekalian saia kasih foto pulau-pulau kecil di Batam, yang bisa jadi tempat wisata..tapi ini kan Rujak (ruang jakarta)..gak papa ney pak..saia kasih info tentang Batam…ntar jadi Rubat donk..Ruang Batam..Heeee….

  7. dipo says:

    Taman Internet hanya seujung kuku tentang kondisi Batam…ada juga pengrusakan secara sistematis hutan-hutan baik yang dilakukan oleh investor atas nama devisa dan pemerintah atas nama oknum untuk fee lahan, atau penimbunan laut yang secara brutal memusnahkan hutan bakau. Otorita Batam juga mengalokasikan hutan lindung dan hutan wisata secara arogan dan semena-mena sehingga akhirnya rakyat kecil yang tersia dan terlunta..

    • Marco Kusumawijaya says:

      Bung Dipo, kalau ada data spesifik dan foto-foto untuk berita dari Anda sebelumnya, dengan senang hati rujak.org akan memuatkannya. Terima kasih.

  8. Widhi says:

    Mohon pencerahan, untuk taman makan pahlawan di kota Batam itu alamatnya dimana ya.., kabarnya disitu ada pula fasilitas wifi nya. Apakah sampai sekarang masih bisa di manfaatkan. Terima kasih

    • Ricky Lestari says:

      Sdr Widhi yb,
      Sy coba bantu memberikan info sebatas yg baru saya ketahui saat ini. Taman makam pahlawan yg dimaksud bernama Pusara Bhakti, Bulan Gebang Batuaji. Lokasi agak dipinggir kota, dekat dg area Sekupang. Ya benar ada fasilitas wifi disana dan baru diresmikan, kalau tak salah bulan September lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *