Photography Exhibition on Rome Great Mosque

Mosque3 (2)11-19 August 2009, at Multifunctional Hall, Instituto Italiano di Cultura Jakarta, Jalan Cokroaminoto, Jakarta.

Pameran fotografi : MESJID AGUNG ROMA

Untuk menyambut bulan suci Ramadhan, Istituto Italiano di Cultura Jakarta dibawah naungan Kedutaan Besar Italia untuk Indonesia, bekerjasama dengan Pusat Kebudayaan Islam Roma dan Pusat Kebudayaan Perancis Surabaya akan mengadakan pameran fotografi “Mesjid Agung Roma”. Mesjid ini dirancang oleh Arch. Paolo Portoghesi arsitek asal Italia.

Pameran fotografi ini akan diadakan di:

I. Jakarta

Hari/Tanggal: Selasa, 11 – 19 Agustus 2009

Pukul: 09.30 – 18.00 (setiap hari kecuali Minggu)

Tempat: Ruang Serbaguna – Istituto Italiano di Cultura Jakarta

Jalan HOS Cokroaminoto 117 Menteng, Jakarta 10310

(Informasi selanjutnya dapat menghubungi 021 3927531-32)

II. Surabaya

Hari/Tanggal: Senin, 24 Agustus 2009

Tempat: Centre Culturel et de Cooperation Linguistique (CCCL Surabaya)

Jalan Darmokali 10, 60265 Surabaya

Tel. 031 5678639

Terjemahan.

Dikutip dari situs www.wikipedia.com

LA GRANDE MOSCHEA DI ROMA

(MESJID AGUNG ROMA)

Mesjid Agung Roma didirikan di wilayah utara kota, dikaki perbukitan (Monti) Parioli, di daerah Acqua Acetosa (berbatasan dengan lapangan olahraga di daerah tersebut yang bernama sama) dan diatasnya juga berdiri sebuat Pusat Kebudayaan Islam di Italia (Centro Culturale Islamico d’Italia).

Mesjid ini merupakan yang terbesar di benua Eropa, karena memiliki luas tanah 30 ribu meter persegi dan mampu menampung ribuan penganut muslim didalamnya. Selain menjalankan fungsi keagamaan, mesjid ini juga menjalankan beragam fungsi sosial budaya yang bernuansa keislaman, termasuk diantaranya perayaan pernikahan, bantuan pemakaman, pendalaman Al-Qur’an, konvensi dan ragam aktivitas lainnya.

KONSTRUKSI MESJID

Pelaksanaan pembangunan mesjid ini dijalankan atas keinginan dan bantuan dana dari Raja Faisal, Raja Saudi Arabia pada saat itu, yang didukung penuh oleh seluruh anggota kerajaan Arab Saudi, termasuk pula oleh Dewan Pengurus Dua Mesjid Suci di kota Mekkah dan Madinah. Pengerjaan konstruksinya dirancang dan diawasi oleh Paolo Portoghesi, Vittorio Gigliotti dan Sami Mousawi.

Seperti tertera pada “epigraph” (tulisan) di eksterior luarnya, pembangunan mesid ini memakan waktu lebih dari duapuluh tahun. Pembebasan tanahnya dilakukan pada tahun 1974 oleh Dewan Kota Roma, dan peletakan batu pertama baru dilaksanakan sepuluh tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1984 ( = tahun 1405 Hijriah) dan saat itu dihadiri oleh Presiden Republik Italia, Sandro Pertini. Peresmian mesjid dilakukan pada tanggal 21 Juni 1995, yang merupakan puncak musim panas di tahun tersebut.

ARSITEKTUR MESJID

Warna hijau mendominasi secara kuat keseluruhan bangunan mesjid. Bangunan mesjid ini juga mencerminkan suatu perpaduan yang pemikiran modern nan harmonis yang kahirnya membentuk struktur bangunan tiang dan garis garis kurva melengkung yang mengelilingi ruang sembahyang, serta diterangi lampu, yang bisa diartikan bagaikan sebuah oase diantara bintang bintang dan kolom kolom yang berada didalam ruang tersebut. Hal ini tentunya menimbulkan suatu aura yang khidmat untuk memanjatkan doa bagi para umat muslim didalamnya. Bahan lain yang dipergunakan dalam bangunan mesjid merupakan bahan dan warna “khas” dari wilayah di sekitar Roma, misalnya pemilihan jenis marmer “travertino” dan “cotto rosato”.  Hiasan dekoratif ruangan lainnya banyak ditentukan oleh ukuran ruangan serta banyak memakai bahan keramik berglazur beraneka warna yang menceritakan tentang isi Al-Qur’an, Allah dan pencerahan.

STRUKTUR ORGANISASI MESJID

Saat ini imam besar mesjid tersebut berasal dari mesir, bernama Alà al-Din Muhammad Isma’il al-Ghobashi. Penanggung jawab Pusat Kebudayaan Islam di Italia adalah Abd. Allah Ridwan, yang sekaligus juga menjadi pengelola seluruh areal kompleks.

Imam besar lain yang pernah  bertugas di  mesjid tersebut adalah:

  • 1983 – 1993: Muhammad Nur al-Din Isma’il (kelahiran Kafr al-Elw, 17 oktober 1920), berasal dari Mesir, alumnus Universitas Islam al-Azhar di Kairo, jurusan studi Islam dengan spesialisasi di sektor teologi mesjid.
  • 1993 – 21 mei 2006: Mahmud Hammad Shwayta
  • Sejak 2007 – kini Alà al-Din Muhammad Isma’il al-Ghobashi

BIOGRAFI

Diterjemahkan dari situs berbahasa Inggris, http://en.wikipedia.org/wiki/Paolo_Portoghesi

PAOLO PORTOGHESI

Dilahirkan pada tanggal 2 Nopember 1931 di Roma, Paolo Portoghesi adalah seorang arsitek, pakar teori, sejarah dan arsitektur di Universitas La Sapienza di Roma. Sebelumnya ia juga pernah mengepalai bidang arsitektur untuk acara terkemuka, the Venice Biennale (1979 – 1992), pimpinan redaksi majalah Controspazio (1969 – 1983) dan juga dekan di Fakultas Arsitektur di Politecnico di Milano (1968 – 78).

Portoghesi belajar arsitektur di Fakultas Arsitektur di University of Rome, dan menyelesaikan kuliahnya pada tahun 1957. Dia memulai karirnya sebagai dosen dalam bidang sejarah dan kritik arsitektur di Universitas yag sama sejak tahun 1961. Pada tahun 1964, ia membuka praktek di bidang arsitektur di Roma bersama dengan rekannya, seorang arsitek yang juga insinyur, Vittorio Gigliotti (lahir pada tahun 1921).

Portoghesi dikenal sebagai seorang dosen dan periset andal di bidang arsitektur klasik, khususnya artitektur bergaya barok, lebih spesifik lagi mengarah kepada seni arsitektur dari Borromini dan Michelangelo. Sebagai arsitek, bersama dengan seorang koleganya yang lain di Roma, Bruno Zevi, ia juga memiliki minat yang luas di bidang arsitektur kontemporer dan Italy mengenal mereka sebagai para ahli arsitektur gergaya neorealism dan neo-Liberty. Kedua arsitek ini dikenal sebagai pelopor arsitektur modern yang lebih ramah lingkungan dan karya mereka bisa disejajarkan dengan karya dari para tokoh seperti Victor Horta dan Frank Lloyd Wright. Selanjutnya perjalanan karir Portoghesi berhasil untuk terus menemukan gaya arsitekturnnya yang khas. Secara nyata, perhatiannya terhadap masalah lingkungan bisa ditelusuri dalam buku teranyarnya berjudul Nature and Architecture (2000).

Mahakarya Poroghesi sesuai urutan tahun pembuatan:

  • Casa Baldi, Rome (1959)
  • Casa Andreis Scandriglia (1964)
  • Casa Bevilacqua (1964)
  • Theatre of Cagliari (1965)
  • Casa Papanice Roma (1966)
  • Church of Sacra Famiglia, Salerno (1969)
  • The Grand Hotel, Khartoum, Sudan (1972-73)
  • Royal Court, Amman, Jordan (1973)
  • Central mosque, Rome (1974)
  • Academy of Fine Arts, L’Aquila (1978-82)
  • ENEL Condominium, Tarquinia (1981)
  • Tegel residence, IBA Berlin, Germany (1984-88)
  • Le terme di Montecatini, Pistoia (1987)
  • The Politeama Theatre, Catanzaro (1988)
  • The garden and library of Calcata (1990)
  • La piazza Leon Battista Alberti, Rimini (1990)
  • Church of Santa Maria della Pace, Terni (1997)
  • Grande Mosque, Strasburg, France (2000)
  • The Rinascimento in Talenti park, Rome (2001)
  • The Montpellier Gardens (Lattes), France
  • The Central American Parliament, Esquipulas, Guatemala
  • The Primavera restaurant, Moscow, Russia
  • Town Hall square, Pirmasens, Germany.
  • Headquarters of the Royalties Institute, St. Peter’s College, Oxford, UK
  • Public square, Shangai, China (2006)
  • Strasbourg Mosque, due for completion 2010

Penghargaan yang telah diterimanya

Referensi yang digunakan untuk penulisan artikel ini;

  • Christian Norberg-Schulz, Alla ricerca dell’architettura perduta, Rome 1982
  • G.C. Priori, L’architettura ritrovata, Rome 1985
  • G.C. Priori, Paolo Portoghesi, Bologna 1985
  • M. Pisani, Dialogo con Paolo Portoghesi, Rome 1989
  • P. Zermani, Paolo Portoghesi a Palazzo Farnese, Parma 1990
  • M. Pisani, Paolo Portoghesi, Milan 1992
  • G.C. Argan et al., Il punto su Paolo Portoghesi, Rome 1993
  • C. Di Stefano and D. Scatena, Paolo Portoghesi designer, Rome 1998
  • C. Di Stefano and D. Scatena, Paolo Portoghesi architetto, Rome 1999
  • Paolo Portoghesi, After modern architecture, New York, Rizoli, 1982
  • Stanley J. Grenz, A Primer on Postmodernism, Wm. B. Eerdmans Publishing Company, 1996.
  • Paolo Portoghesi, Nature and Architecture, Skira, Milan, 2000.
  • Paolo Portoghesi and Fulvio Irace (eds), Emilio Ambasz: A Technological Arcadia, Skira, Milan, 2005.

Lmw/13072009

2 thoughts on “Photography Exhibition on Rome Great Mosque

  1. Istituto Italiano di Cultura Jakarta says:

    RALAT:

    Pameran fotografi : MESJID AGUNG ROMA

    Untuk menyambut bulan suci Ramadhan, Istituto Italiano di Cultura Jakarta dibawah naungan Kedutaan Besar Italia untuk Indonesia akan mengadakan pameran fotografi “Mesjid Agung Roma” terimakasih kepada Duta Besar Mario Scialoja dan Gabriele Tecchiato dari Pusat Kebudayaan Islam Roma. Mesjid ini dirancang oleh Paolo Portoghesi arsitek asal Italia. Pameran akan dibuka oleh Duta Besar Italia Roberto Palmieri, Selasa 11 Agustus 2009, 11am di Istituto Italiano di Cultura Jakarta dan akan dilanjutkan oleh presentasi visual arsitektural mesjid oleh Avio Mattiozzi.
    Pameran akan diadakan di:

    I. Jakarta

    Hari/Tanggal: Selasa, 11 Agustus – 19 September 2009

    Pukul: 09.30 – 18.00 (setiap hari kecuali Minggu)

    Tempat: Ruang Serbaguna – Istituto Italiano di Cultura Jakarta

    Jalan HOS Cokroaminoto 117 Menteng, Jakarta 10310

    (Informasi selanjutnya dapat menghubungi 021 3927531-32)

    II. Surabaya

    Hari/Tanggal: 24 Agustus – 14 September 2009

    Tempat: Centre Culturel et de Cooperation Linguistique (CCCL Surabaya)

    Jalan Darmokali 10, 60265 Surabaya

    Tel. 031 5678639

  2. biuteria srebrna says:

    It’s onerous to find educated individuals on this topic, however you sound like you understand what you’re speaking about! Thanks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *