SAMIN vs SEMEN


maxresdefault

 

 

“Sejak nenek moyang, kita butuh tanah, air dan pangan. Tidak butuh semen. Daripada krisis pangan, mending krisis semen. Sejak bayi lahir butuh air, tanah dan pangan” – perempuan SAMIN.

Saat ini, 180 Ha lahan di 4 desa (Mujomulyo, Karangawen, Larangan dan Tambakromo) milik 560 KK di Kecamatan Tambakromo, Pati terancam “dikuasai” oleh Group Indocement.
Pada tahun 2009 orang-orang  SAMIN memenangkan gugatan PTUN hingga Mahkamah Agung atas PT Semen GRESIK yang berencana membangun pabrik semen di wilayah Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah di tahun 2006.

Dandhy Laksono berhasil, kembali, memproduksi sebuah film dokumenter berjudul SAMIN vs SEMEN yang menggambarkan perjuangan orang SAMIN dan petani Pati untuk melawan serbuan perusahaan semen (PT Semen Gresik, Grup Indocement dan PT Semen Indonesia)  di wilayah Pati, Rembang dan sekitarnya.

Yang menarik dari film ini adalah tergambarkan nya kehidupan lestari orang SAMIN yang hidup dari alam dan memberikan penghormatan setingi-tingginya pada alam yang memberikan berkah pada mereka; tanah, air dan pangan.

 

One thought on “SAMIN vs SEMEN

  1. rental bus pariwisata makassar says:

    Just desire to say your article is as astounding. The clarity in your
    post is just cool and i could assume you are an expert on this subject.
    Fine with your permission allow me to grab your feed
    to keep up to date with forthcoming post. Thanks a million and please keep up the gratifying
    work.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *