Polusi Suara Berdampak Serius pada Seluruh Diri

IMG_1065
Slamet Abdul Syukur mengingatkan bahaya polusi suara

Polusi suara berdampak pada banyak fungsi tubuh manusia, karena indera pendengaran  adalah sensor pemberi masukan kepada otak untuk mengatur banyak fungsi lainnya, termasuk emosi, keseimbangan, dan bahkan kecerdasan. Selain itu, kebiasaan mendengarkan suara yang melebihi ambang batas juga menumpulkan kemampuan indera pendengaran untuk dapat menangkap suara-suara yang lebih halus dan indah. 

Sekitar 20 orang, antara lain Dr. Damayanti, Ketua Komisi Nasional Penanggulangan Gangguan Kesehatan Pendengaran, musisi Ivan Slank, dokter spesialis THT, ahli burung Ady Kristanto (penulis buku Alam Jakarta), penggiat Peta Hijau Bayu Wardhana, pemrajarsa TEDxJakarta Karina Sigar, direktur Ruang Rupa dan anggota Komite Senirupa Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Ade Dharmawan, dan pendiri Institut Grafi Sosial Arif Aditya, pada Rabu tanggal 12 Agustus 2009 di DKJ mendengarkan dan membahasa paparan dan himbauan komposer senior Slamet Abdul Syukur.

Menurut Slamet Abdul Syukur, anggota Akademi Jakarta, sudah waktunya kita mulai menyadarkan masyarakat akan bahaya polusi suara yang mulai meningkat bahayanya terhadap kesehatan kita semua, justru karena hal ini belum sepopuler seperti polusi udara dan lain-lain pengganggu kualitas hidup kita.

Ada rencana menyelenggarakan kegiatan bersama di bulan November 2009 sebagai bagian dari proses perubahan menuju penanggulangan kebisingan yang berkelanjutan

Akademi Jakarta dan DKJ mengajak publik, baik organisasi mauun perorangan, untuk bersama-sama melakukan sesuatu.

Gagasan dan keinginan terlibat dapat disampaikan kepada info@rujak.org atau info@dkj.or.id.

Lihat juga paparan Dr.Ronny Suwento, ahli THT dari RS Cipto Mangunkusumo, yang juga hadir pada pertemuan tersebut: http://www.scribd.com/doc/18627438/Music-Induced-Tim-120809

4 thoughts on “Polusi Suara Berdampak Serius pada Seluruh Diri

  1. Dian says:

    Suara (sound) adalah gelombang.

    Suara di pakai untuk; berkomunikasi. Komunikasi horizontal dan vertikal (doa). That is the power of sounds.

    Dalam komunitas spiritual/religious; suara (dalam bentuk doa) adalah media untuk memohon kepada Tuhan untuk memberikan /mengabulkan keinginananya. Dalam komunitas ini juga suara dipakai untuk membatalkan niat2 jahat manusia.

    Dalam penelitian mengenai Air dari Masaru Emoto; dibuktikan bahwa air yang dialiri oleh suara konser mozart, beethoven, doa2 semuanya mengalami perubakan cell.

    Demikian powerfulnya gelombang suara. Saya sangat setuju kalau polusi suara dapat merubah energi listrik yang berada di badan manusia.

    memang harus ditanggulangi bersama.

  2. jajap tanudjaja says:

    Yang lebih dominan dalam hal gangguan kesehatan adalah tidak menerimanya alam bawah sadar kita akibat suara yang tidak kita kehendaki……Ambil contoh kita perlu musik bila kita sedang santai atau kita perlu suara yang dikeluarkan oleh radio/Tv bila kita sedang mendengarkan berita. dan kita akan merasa terganggu bilamana kita mendengar suara (walaupun kecil tetapi kontinyu) bilamana kita mau tidur.

    Perlu kiranya ditentukan suatu rumusan standard tertentu mengenai tingkat kebisingan (dBi), tempat suara, waktu timbulnya suara, kondisi yang menyebabkan terjadinya/timbulnya suara, asal suara, dan faktor lain yang berkaitan dengan kegiatan/ aktivitas manusia yang merasa terganggu.

    Sebagai contoh: Pada sebuah gedung, saat listrik PLN padam maka dipakai Diesel Genset untuk menggantikan listrik PLN. Salah satu Perda DKI sudah menentukan Sound Pressure Level (SPL)/ tingkat kebisingan pada kondisi itu ditentukan sebesar : 65 dBi pada jarak 1 meter diluar ruang mesin.

  3. Suwiwi Nusantara says:

    Dalam filsafat Pancasila semua religi terlindung sesuai dengan syarat2 yang berlaku. Keberadaan reformatif yang tidak jelas membuat kelompok-kelompok minoritas mengekspresikan kebenarannya atas kehendak sendiri yang berakibat tidak berguna bagi masyarakat secara luas. Ketidakpahaman terhadap agama, toleransi dan “politik-khusus” masyarakat yang diam dalam apati karena kurang istirahat-tidur secara berkualitas, tertimbun dalam sindrom kecapaian kronis. Demokrasi-publik harus mulai berdiri atas kesatuan rakyat dengan tujuan memerdekakan Nusantara dari segala ketidakadilan dan praktek2 yang tidak sesuai dengan konstitusional-nya. Kelebihan suara yang timbul dari knalpot bising dan loadspeaker adalah hasil dari persekutuan kebisingan, oknum yang mencari perhatian. Bukan kelakuan dan keinginan mayoritas yang berjuang setiap hari. Kesopanan dalam masing-masing suku dan agama perlu bangkit kembali berdasarkan akar budaya, langit konstitusi dan pendidikan negeri yang menjadikan seseorang dapat diajari untuk berfikir dan berdiri atas pola akhlak dan memahami hak individual dalam masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *