
Ada yang menyebutnya sebagai Hari Batik. Mendadak batik menjadi bagian dari Jakarta, batik merambah jalan, perkantoran, bis, mall hingga salon. Dalam berbagai motif dan teknik, cap tulis atau kombinasi, murah mahal, sutra katun, bunga atau fraktal, malah mungkin terselip batik-batik impor dari China.
Jika Semarang merayakan batik dengan peragaan batik di Simpang Tugu oleh para duta-duta wisatanya, maka Jakarta pun tak kalah. Ada gerai-gerai hipermart yang memberikan hadiah spesial bagi konsumen berbatik, toko buku memberi diskon, hingga toko es krim dan gerai mie. Hingga toko khusus batik pun ramai dikunjungi. Semuanya berlomba-lomba memberikan apresiasi terhadap batik. (more…)

