Sabtu Kota: Water Sensitive City

Sabtu Kota: Water Sensitive City

oleh Elisa Sutanudjaja

26 Januari 2013

Jam 10.00 – 12.00

di Institut Perancis di Indonesia

Jl. Salemba 25, Jakarta

Informasi: info@rujak.org / 021 31906809

Dalam menghadapi manajemen banjir, solusi yang kerap muncul adalah pembangunan infrastruktur, seperti kanal dan gorong-gorong, hingga terowongan raksasa. Atau pendekatan lain yang kerap menguruk rawa dan menambah ketinggian tanah terus-menerus. Apakah ini pendekatan lestari?

Apakah ada pendekatan lain yang berusaha memahami alam dan selaras dengan siklus alam? Diskusi ini bertujuan untuk menguakkan pendekatan lestari dalam manajemen air dan banjir.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *