Tanggulangi Mitos Sebelum Maju

Tanggulangi Mitos Sebelum Maju

Kota adalah entitas permukiman yang memiliki demikian banyak lapisan, entah itu dalam satuan geografis, infrastruktur, hunian hingga budaya. Upaya simplifikasi terhadap masalah malah justru memperparah kondisi di masa depan. Cara-cara teknokratis yang tidak melibatkan warga juga hanya membingungkan penghuni kota, terutama pada saat pemerintah berusaha mengimplementasi kebijakan terkait perkotaan.

Untuk kota yang memiliki sejarah panjang dan keunikan geografis seperti Jakarta, membuat ia menjadi kota yang hiperkompleks, yang tentunya perjalanan mencari solusi tidak akan pernah selesai dengan simplifikasi dan keputusan yang diambil dari ruang tertutup dan otonom. Banyak kebijakan yang diambil adalah pengulangan kesalahan masa lampau, seakan menjadi mantra abadi yang terus menerus diberlakukan.

Restu Gunawan, seorang sejarawan merangkap birokrat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam disertasi sejarah telah mengungkapkan kegagalan 400 tahun upaya kanalisasi sungai-sungai di Jakarta. Namun seakan tidak belajar dari sejarah, Jakarta malah kembali dan terus mengulangi sistem polder yang tergantung dengan pompa dan upaya mengalirkan air secepat-cepatnya ke hilir ala kanal.

Survey terakhir Kompas, 22 Januari 2017 menyatakan setidaknya 71.2% warga DKI Jakarta tidak mengetahui rencana pembangunan di lingkungan tempat tinggalnya. Dan sekitar 80% warga Jakarta tidak pernah melihat peta zonasi tata ruang DKI Jakarta. Survey Koalisi Warga Jakarta 2030 selama 2 bulan di tahun 2010 menyatakan 98% tidak pernah diajak oleh pemerintah dalam menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah DKI Jakarta. Musrenbang 2018 (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) di level RW sudah dimulai sejak 2 minggu lau, namun sampai hari ini begitu minim pemberitahuan dari Pemprov DKI Jakarta, bahkan pemberitahuan via akun twitter resmi @DKIJakarta. Ini adalah mitos yang harus segera dipatahkan, sebelum warga dan pemerintah dapat saling percaya dan bahu membahu membangun kotanya.

Sebetulnya ada begitu banyak mitos di Kota Jakarta yang harus dipatahkan, namun setidaknya 10 mitos ini adalah yang kerap kali beredar, baik di kalangan pembuat kebijakan sendiri maupun warga DKI Jakarta. Selamat menikmati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *