Apa arti rumah?

Impian

Apakah definisi rumah? Apakah itu berarti sebuah bangunan dengan alamat yang tertera dalam KTP masing-masing? Atau sebuah tempat dimana kita menghabiskan sebagian besar waktu, entah itu tidur atau bermain? Atau tempat yang penuh dengan memori dan keluarga? Atau hanya tempat kita tidur, dan esok pagi bertolak pergi ke tempat lain?

Apakah berarti tempat yang kita kunjungi satu tahun sekali setiap libur raya?

Mari renungkan arti rumah? Munkinkah rumah tak hanya lagi berarti kelompok-kelompok ruang yang terdiri atas ruang tidur, ruang keluarga dan ruang makan? Toh cafe, lounge, restaurant mampu menjadi pengganti ruang-ruang itu?

Sementara ada warga-warga yang menghabiskan waktunya di kota lain yang bukan domisilinya, seperti hasil survey disini. Apakah dengan demikian rumahnya adalah tempat dia menghabiskan banyak waktu?

Jakarta pun demikian. Kota yang pada malam hari berjumlah sekitar 8 juta penduduk, sedangkan siang harinya hampir berlipat ganda. Kota dimana warganya dapat tinggal berdampingan dengan kereta api disaat bersamaan ada yang berdomisili di kaki langit. Ada juga yang terus mendeskripsikan ruang-ruang tinggal itu, seperti eksplorasi arsitek-arsitek muda ini. Lalu bagaimana dengan anda?

Apakah rumah itu?

Foto oleh Dita Wisnuwardani

15 thoughts on “Apa arti rumah?

  1. yus mangunsong says:

    ..tempat dimana tinggal orang-orang yang kucintai..dan mencintaiku tentunya..:)..

    (maksudnya di post di sini aja p marco..hehe…)

  2. Realrich says:

    tempat privasi untuk keluarga, lingkaran terkecil yang sesuai dengan budayanya

    budaya dari tiap2 keluarga sendiri berbeda-beda, ada 1 rumah yang berisi banyak keluarga, ada yang hanya 1 generasi, fungsinya pun berbeda2, tipenya pun berbeda2, namun metamorfosa perubahan fungsinya cenderung lambat.

    luar biasa pergerakan AMI kemarin, memberikan satu sudut pandang berbeda bagaimana arsitek2 muda melihat definisi sebuah rumah, salut 🙂

  3. dedy says:

    rumah, tempat perhentian kehidupan, dimana segala kenangan di buat di situ, berbagi cinta, tempat melepaskan lelah, tempat bersembunyi dari deru kota besar, tempat menjadi diri sendiri, tempat yang selalu dirindukan buat-jiwa-jiwa di jalan?

  4. Umo says:

    Rumah adalah tempat kita canda-serius, senang-sedih, tempat kita belajar, tempat kita berdoa, tempat kita menghayal, tempat kita mengadu, tempat menampung saudara-keluarga, tempat kita kenyang-laper, tempat kita memohon ampun, tempat kita berbuat nakal dan banyak lagi

  5. Rikmadenda says:

    “Aku” sendiri adalah rumah, tanpa “aku” tidak ada rumah, aku harus mencari siapa aku agar mengerti apa itu rumah, aku hanya bisa bermimpi…Apa itu arsitektur…

    salam dari “ruang mimpi”

  6. Tito says:

    Elemen penting rumah untuk saya: Tempat tidur, WC, meja kursi. Dan tempat nyimpen buku. Kalau ada jendela, udara seger, dan tetangga yang engga (terlalu) ribut, itu nilai plus. Di luar ‘rumah’, saya merasa nyaman di ruang apapun yang nyaman untuk membaca.

  7. desaindonesia.com says:

    pembahasan yang menarik. kalo buat saya sendiri, rumah adalah tempat kita berteduh dari hawa panasnya matahari, dinginnya malam dan hujan. lebih dari itu sebagai tepat kita melepas lelah setelah seharian beraktifitas di luar. so, bagaimanapun bentuk dalamnya, harus senyaman mungkin. itu menurut saya.

  8. adhi says:

    rumah? berlindung atau bernaung, berhenti atau beristirahat, hasrat atau kekuasaan.

    suatu wadah yang menjadi aktivitas dasar manusia untuk bermimpi, menyiapkan aktivitasnya dan berfikir untuk kembali, dijadikan sebagai alat pelindung dan menerjemahkan hasrat kekuasaannya dengan hirarki aktivitas karena rasa memilikinya.

    mungkin kali ya? 😛

    • erik says:

      Rumah?dalam arti fisk adalah tempat berlindung dari hujan,panas. Dan tempat istirahat kita beserta keluarga
      Dalam arti no fisik rumah adalah keyakinan dal diri. /kepercayaan seseoramg terhadaf tuhannya, kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *