Covid19 dan usia penduduk

Ditulis oleh: Jonathan Hardianto Wibisono, Peneliti di Rujak Center for Urban Studies

Manula yang berusia di atas 60 tahun lebih rentan terhadap COVID-19. Sesuai penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Biologi Molekular Eijkman, banyak kasus kematian akibat COVID-19 pada orangtua kisaran usia 45-65 tahun disebabkan oleh sistem imun  atau kekebalan tubuh yang sudah tidak sekuat ketika usia muda. Faktor lainnya adalah pasien dengan rentang usia di atas 60 tahun juga kerap memiliki riwayat penyakit lain seperti penyakit jantung, diabetes, penyakit saluran pernapasan, hipertensi, dan kanker. 

Kasus di Italia menunjukan hanya 12% saja pasien meninggal akibat COVID-19  tanpa ada riwayat penyakit bawaan lain, sedangkan 88% sisanya memiliki riwayat penyakit bawaan lain. Kemudian, kasus kematian menurut World Health Organization (WHO) adalah sekitar 4,05% dimana 0 hingga 1,3% adalah pasien dengan usia di bawah 60 tahun dan 1,4 hingga 22% berusia di atas 60 tahun. Di Jakarta, rentang usia yang paling banyak terpapar COVID-19 berada di 20 hingga 50 tahun. Kendati demikian, dibutuhkan langkah-langkah preventif agar manulatidak terpapar virus karena dengan tingkat kematian yang tinggi, manula menjadi sangat rentan meninggal karena COVID-19. 

Data berikut menunjukan lokasi kelurahan di Jakarta dengan jumlah pasien positif COVID-19 dan data jumlah penduduk yang berusia di atas 60 tahun. Dapat dilihat bahwa terdapat beberapa kelurahan yang memiliki pasien positif COVID-19 terbanyak di Jakarta juga memiliki jumlah manula yang cukup banyak. Hal ini dapat dikorelasikan sebagaimana manula sangat rentan terhadap penyebaran akan COVID-19 dan butuh penanganan preventif yang memadai.

Perbandingan kelurahan positif Covid-19 dan jumlah penduduk usia di atas 60 tahun

 

 

Tautan ke peta diatas.

 

Berikut analisa hukum dan hak asasi manusia bagi manula dari Lokataru Foundation.

 

Foto dari Kumparan/Nugroho Sejati.

One thought on “Covid19 dan usia penduduk

  1. Pingback: Kota kita pada Era Pandemik COVID19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *